Dulunya Perakit Bom Bali, Pria Sukoharjo Ini Kini Jualan Soto
Merdeka.com - Tiap orang punya masa lalunya masing-masing. Terkadang masa lalu itu terlalu suram untuk diingat. Tapi tiap orang perlu meninggalkan masa lalu suram untuk menyambut masa depan yang cerah.
Masa lalu suram itulah yang ingin ditinggal seorang pria asal Desa Manang, Kecamatan Grogol, Sukoharjo bernama Joko Trihermanto (45). Dulu, pria yang akrab disapa Jack Harun itu merupakan seorang perakit dan spesialis pemegang timer bom. Namun dia telah “move on” dari masa lalu kelam itu dan kini membuka usaha warung soto yang ia namakan “Bang Jack”.
“Dulu saya memang ahli meracik bom hasil belajar langsung dari Dokter Azahari. Eh ternyata keahlian saya meracik itu bisa saya pakai juga untuk meracik soto. Kata pengunjung yang beli sih enak,” kata Jack setengah bercanda mengutip dari kanal YouTube Ganjar Pranowo pada Senin (15/3). Berikut selengkapnya:
-
Apa yang dilakukan pelaku? Mereka juga meminta Y agar menyerahkan diri agar dapat diperiksa. 'Saya imbau kepada yang diduga pelaku berinisial Y yang sesuai dengan video yang beredar agar menyerahkan diri,' kata Rahman saat dikonfirmasi, Minggu (28/4).
-
Siapa pelakunya? Orang ke-3 : 'Seperti biasa saya menjemput anak saya pulang sekolah sekitar jam tersebut'Karena 22 jam sebelum 5 April 2010 adalah jam 1 siang 4 april 2010 (hari minggu)
-
Kenapa Ki Joko Bodo memutuskan untuk berhijrah? Ki Joko Bodo memutuskan untuk hijrah dengan langkah-langkah yang cukup drastis namun berdampak besar bagi kehidupannya.
-
Siapa pelaku pembakaran di Tanjung Priok? Pengungkapan kasus ini bermula dari peristiwa kebakaran Seorang paman bernama DZ (53), tega menghabisi nyawa remaja perempuan berinisial AZH (15) yang juga merupakan keponakannya di Jalan Sunter Permai Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
-
Siapa sosok Ki Joko Bodo di rumah? 'Jadi kalau di rumah benar-benar hangat. Pak Agung (nama asli Ki Joko Bodo) benar-benar jahil, suka karaokean. Tapi kalau sudah di luar rumah kok malah dingin sekali ini. Kayak orang lain,' ujar Sasti.
Mantan Teroris
©YouTube/Ganjar Pranowo
Jack mengungkapkan, dulunya dia aktif dalam terorisme sejak 1999. Kemudian pada 2002, dia terlibat dalam Bom Bali I di mana dia berperan sebagai perakit dan timer bom.
Saat menjadi timer, Jack memutuskan kapan sebuah bom diledakkan. Dia pun juga pernah terlibat dalam sebuah perampokan bersama Noordin M. Top di Malang.
“Tapi sekarang saya sudah bertekad kembali ke pangkuan ibu pertiwi dan berbaur dengan masyarakat. Warung soto ini salah satunya. Dulu di sini pernah ada beberapa eks narapidana teroris (napiter) yang bekerja secara bergantian,” kata Jack mengutip dari YouTube Ganjar Pranowo.
Kembali ke Masyarakat
©YouTube/Ganjar Pranowo
Sewaktu tertangkap di tahun 2004, Jack mendapatkan vonis hukuman penjara selama 6 tahun yang ia jalani selama 4,5 tahun di LP Cipinang. Pada 2008, dia dibebaskan dari penjara dan kembali ke masyarakat. Jack mengungkapkan bahwa ada tantangan sendiri saat kembali ke masyarakat.
“Berat dan tidaknya penolakan di masyarakat itu tergantung kita. Kalau kita normal, bersikap netral, dan ikut kegiatan di masyarakat Insya Allah kita di masyarakat tidak ada masalah,” ungkap Jack.
Buka Warung Soto
©YouTube/Ganjar Pranowo
Sejak 2016, Jack membuka warung soto “Bang Jack”. Saat ditemui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Jack menyambutnya dengan ramah. Kepada Ganjar dia menceritakan pengalamannya setelah keluar dari penjara.
“Warung ini sudah 5 tahun. Saya memang suka kuliner. Ketika keluar dari tahanan saya pernah kerja di restoran dan pernah punya angkringan,” kata Jack.
Gratiskan Soto pada Masyarakat
©YouTube/Ganjar Pranowo
Dalam sehari, Jack membuka warung sotonya selama 5 jam, yaitu dari pukul 05.30 hingga 10.30. Sekali dalam sebulan, yaitu pada hari Jumat pertama, Jack menggratiskan seluruh dagangannya pada masyarakat.
“Namanya Jumat barokah. Semua pengunjung gratis makan di sini. Dengan mengadakan seperti ini, setidaknya setiap bulan ada orang yang kangen sama saya,” kata Jack sambil tertawa. (mdk/shr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Pak Beno adalah seorang pengusaha mie di Bantul lulusan SMP yang pernah mengalami jatuh bangunnya kehidupan.
Baca SelengkapnyaSosok bintang sinetron kolosal Aji Basa Pamungkas kini banting setir jualan tahu bakso.
Baca SelengkapnyaSeorang pensiunan Perwira Tinggi TNI AU memilih menjadi penjual bakmi pasca purna tugas sebagai prajurit TNI.
Baca SelengkapnyaKini, dia pun mulai menuai hasilnya. Setiap bulan, dia mampu meraup omzet Rp25 juta.
Baca SelengkapnyaSelama menjalani kehidupan yang keras di Jakarta, Pak Beno belajar arti penting dari pantang menyerah.
Baca SelengkapnyaUsai purna tugasnya di tubuh militer tanah air, Mbah Wo memilih tak berdiam diri.
Baca SelengkapnyaMerintis dari bawah Benny Santoso sukses menjadi pengusahan olahan tempe yang kekinian
Baca SelengkapnyaDari bisnis kayunya, Slamet disebut telah menyetor pajak sebesar Rp1 miliar kepada negara.
Baca SelengkapnyaSetelah lama menghilang dari dunia musik, Teamlo akhirnya muncul kembali dengan kabar mengejutkan.
Baca SelengkapnyaSempat kerja di Bandara Soekarno-Hatta selama dua tahun, Opi memutuskan buat banting setir berjualan bakso ikan dengan gerobak.
Baca SelengkapnyaDengan ijazah SD dan uang seadanya, Sujoko bekerja serabutan saat tiba di Jakarta.
Baca SelengkapnyaProduksi abon miliknya saat ini mencapai 2 ton per hari.
Baca Selengkapnya