Ahok: Saya sejak dulu dengan PDIP baik-baik
Dia mengklaim, PDIP sebenarnya bersedia memberikan tiket instan bagi Ahok untuk maju tapi dengan syarat.
Wacana rujuknya bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Saiful Hidayat kembali bergulir. Spekulasi bahwa Ahok bakal tandem bersama Djarot dengan dukungan PDIP pun muncul di tengah gejolak Pilgub DKI.
Apalagi, belakangan sejumlah pihak termasuk Djarot beranggapan sinergi antara dirinya dengan Ahok cukup baik dan warga mengidamkan pasangan ini memimpin Jakarta di periode kedua.
Ahok sendiri mengakui sejak dulu hubungannya dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri cukup baik. Dia mengklaim, PDIP sebenarnya bersedia memberikan tiket instan bagi Ahok untuk maju tapi dengan syarat melalui jalur partai.
"Siapa yang ngomong ya, dari dulu saya sana PDIP baik-baik," kata Ahok di Balai kota, Jakarta, Jumat (3/6).
Bahkan saking dekatnya dengan PDIP, Ahok menyebut dirinya sudah seperti bagian internal dari partai yang memiliki kursi terbanyak di DPRD DKI itu. "Ya pasti dong saya kan sudah seperti bagian dari PDIP dari dulu. Ini kan ibu Mega punya hak prerogatif," klaim Ahok.
Mengenai kesiapan Ahok akan menerima pinangan PDIP bila target sejuta dukungan dari Teman Ahok tidak tercapai, dia percaya tugas relawan itu akan segera diselesaikan. Sehingga, mantan Bupati Belitung ini tegas untuk tetap berjuang dengan Teman Ahok melalui jalur perseorangan.
"Bukan menutup peluang ya. Artinya gini loh saya kalau dia kumpulin sejuta (KTP) saya langsung Teman Ahok dihargai dong," tukasnya.