Jadi presiden, Prabowo targetkan 100 perusahaan IPO per tahun
Prabowo akan fokus mendorong BUMN untuk melantai di bursa terlebih dahulu.

Calon presiden Prabowo Subianto berjanji bakal giat mendorong perusahaan Indonesia agar dapat melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Prabowo menargetkan bakal ada 100 perusahaan Indonesia per tahunnya melantai di bursa.
Anggota Tim Ekonomi Prabowo-Hatta, Sandiaga Uno, mengatakan peningkatan investasi pasar modal merupakan hal penting. Pasalnya, ekonomi Tanah Air turut menggeliat karenanya.
"Target BEI cukup tahun ini sebanyak 30 perusahaan, nanti bisa jadi Prabowo bisa membuat 50 perusahaan atau 100 perusahaan tiap tahun. Agar kita tidak kalah dengan negara Asia lainnya," di Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (20/6).
Sandiaga turut membantah adanya kemungkinan reaksi pasar berkontraksi akibat investor asing lari saat Prabowo menjadi presiden. Menurutnya, besarnya pasar Indonesia membuat kinerja investasi domestik selama ini cukup kuat.
"Ekonomi Indonesia itu kuat karena 240 juta tidak mungkin ditolak investor asing pasti mereka mencari keuntungan," jelas dia.
Di samping itu, untuk mewujudkan visi dan misi Prabowo-Hatta di pasar modal, dirinya mengajak para pengusaha muda untuk dapat mengembangkan usaha guna meningkatkan ekonomi hingga ke pasar bawah.
"Selain mengajak pengusaha muda, Prabowo juga ingin menambah jumlah perusahaan terutama BUMN. Agar dapat bersaing di negara lainnya," ungkapnya.
Baca juga:
Jokowi-JK andalkan swasta bangun infrastruktur
Jokowi: Kirim kontainer lebih mahal ke Papua dibanding Eropa
Jokowi janjikan pembangunan 100 sentra perikanan
Ciptakan kedaulatan pangan, Jokowi janji bangun 25 bendungan
Teken kerja sama dengan Kadin, Prabowo disebut capres pro-bisnis