Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Gunung Sampah' Diprediksi Kalahkan Taj Mahal, PM India Kembali Umbar Janji

'Gunung Sampah' Diprediksi Kalahkan Taj Mahal, PM India Kembali Umbar Janji Narendra Modi. ©Reuters

Merdeka.com - Perdana Menteri India Narendra Modi kembali mengumbar janji untuk melarang penggunaan plastik sekali pakai. Pesan ini disampaikan dalam pidatonya di Hari Kemerdekaan pada Kamis (15/8) di Delhi.

Modi meminta masyarakat India ikut membersihkan negara mereka dari sampah plastik. Langkah awal untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai ini akan dilakukan pada 2 Oktober. Penentuan tanggal itu sesuai dengan ulang tahun tokoh perdamaian dunia asal India, Mahatma Gandhi.

Data Dewan Pengendalian Polusi Pusat dari Kementerian Lingkungan Hidup India menyebutkan, sekitar 70 persen dari plastik hasil konsumsi, dibuang begitu saja dan tidak dilakukan pengolahan limbah di sebagian besar kota India.

Akibatnya, India menjadi 'rumah untuk pegunungan sampah' yang menjulang di sekitar pinggiran kota-kota besar. Ghazipur yang terletak di Bagian Timur New Delhi disebut-sebut sebagai gunung sampah. Beberapa bulan lagi, tingginya diperkirakan melebihi Taj Mahal yang mencapai 73 Meter (240 kaki).

Sampah plastik juga berakhir di aliran Sungai Gangga. Sungai Gangga juga tercatat sebagai sungai kedua setelah Yangtze China dengan jumlah plastik yang disumbangkan ke lautan dunia. Menurut studi tahun 2017.

Modi mengimbau masyarakat untuk ikut membantu untuk mengatasi masalah plastik yang semakin mengkhawatirkan.

"Jika Anda melihat plastik sekali pakai di rumah atau di jalan, bantu pemerintah kota di kota dan desa Anda untuk membersihkannya,” kata Modi.

"Mari kita jadikan India bebas dari plastik sekali pakai, bisakah kita?"

Modi juga meminta para pelaku bisnis ikut mendukung langkah tersebut.

"Saya juga meminta para pendiri, teknisi, dan industri pemula untuk menemukan cara mendaur ulang plastik," katanya.

"Plastik sekali pakai adalah akar dari banyak masalah kita, tetapi solusinya harus datang dari kita."

Larangan penggunaan plastik sekali pakai ini bisa menjadi langkah awal menangani masalah yang lebih besar.

Ini bukan pertama kalinya Modi berjanji untuk mengatasi masalah sampah plastik. Pada Juni 2018 dia sempat mengatakan bahwa India akan menghilangkan plastik sekali pakai pada tahun 2022.

Reporter Magang: Ellen Riveren (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP