Bacaan Takbir Idul Fitri 7 Kali, Lengkap dengan Latin dan Terjemahannya
Sholat Idul Fitri memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu melaksanakan takbir 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua, disertai dengan dzikir.

Sholat Idul Fitri merupakan ibadah yang sangat signifikan bagi umat Muslim di seluruh dunia, menandai momen kemenangan setelah sebulan penuh menjalani puasa. Salah satu aspek utama dalam sholat Idul Fitri adalah bacaan takbir, yang berfungsi sebagai ungkapan syukur dan penghormatan kepada Allah SWT. Takbir pada hari raya ini bukan hanya diucapkan sebagai simbol ibadah, tetapi juga mengandung makna yang dalam, mengingatkan umat Muslim akan kebesaran Allah.
Saat melaksanakan sholat Idul Fitri, takbiratul ihram diucapkan sebagai pembuka ibadah. Di antara takbir tersebut, umat dianjurkan untuk melafalkan bacaan tambahan yang dapat memperdalam makna takbir. Khususnya pada rakaat pertama sholat Idul Fitri, terdapat ketentuan khusus yang mengharuskan jumlah takbir dilafalkan sebanyak tujuh kali. Memahami tata cara dan bacaan takbir ini sangat penting untuk memastikan ibadah dilaksanakan dengan khusyuk.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai bacaan takbir, termasuk tata cara dan bacaan yang harus diucapkan di sela-sela takbir tersebut, yang perlu dilafalkan dengan penuh perhatian, dirangkum oleh merdeka.com, Minggu (30/3).
Bacaan Niat Sholat Idul Fitri
Menurut NU Online, sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri, umat Muslim dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu. Membaca niat ini merupakan langkah awal yang penting dalam pelaksanaan sholat. Niat tidak hanya cukup dilakukan dalam hati, tetapi juga bisa diucapkan agar tujuan ibadah lebih jelas. Apabila seseorang bertindak sebagai makmum, niat yang diucapkan adalah:
- "Ushalli sunnatan li 'dil fithri rak'ataini (ma'mman) lillahi ta'ala."
- "Aku niat shalat sunah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah ta'ala."
Sementara itu, jika seseorang bertindak sebagai imam, niat yang diucapkan akan sedikit berbeda:
- "Ushalli sunnatan li 'dil fithri rak'ataini (imaaman) lillahi ta'ala,"
- "Aku niat shalat sunah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah ta'ala."
Meskipun membaca niat ini disunahkan, hal yang lebih penting adalah memiliki niat yang tulus dalam hati untuk melaksanakan sholat tersebut. Sholat Idul Fitri tidak memerlukan azan atau iqamah, cukup dengan seruan "ash-shaltu jmi'ah" sebagai tanda dimulainya sholat berjemaah.
Bacaan Takbir Idul Fitri 7 Kali
Pada rakaat pertama sholat Idul Fitri, setelah melaksanakan takbiratul ihram, umat Muslim dianjurkan untuk mengucapkan takbir sebanyak tujuh kali berturut-turut. Di antara takbir yang diucapkan, terdapat beberapa bacaan yang sangat disarankan untuk dipanjatkan, yaitu:
- سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
- "Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar,"
- "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."
Pengucapan takbir yang dilakukan secara berulang ini merupakan momen yang sangat berarti dalam merayakan kemenangan serta keberkahan hari raya. Walaupun takbir ini memiliki arti yang sangat penting, umat Islam dianjurkan untuk mengucapkannya dengan penuh ketulusan dan kekhusyukan, karena takbir adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Rakaat Kedua: Takbiratul Ihram Lima Kali
Pada rakaat kedua, jamaah Muslim melaksanakan takbir sebanyak lima kali. Seperti pada rakaat pertama, takbir ini diucapkan setelah berdiri dengan mengangkat tangan. Dalam setiap pengucapan takbir, disarankan untuk membaca kalimat yang telah diajarkan, yaitu "Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar."
Lima kali takbir ini bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan kesempatan untuk memperdalam pemahaman tentang sholat dan menyempurnakan ibadah yang dilakukan. Setelah melaksanakan takbir, umat Muslim melanjutkan sholat dengan membaca Al-Fatihah, diikuti dengan surat Al-Ghsyiyah, dan kemudian melaksanakan gerakan sholat seperti biasa hingga salam. Meskipun takbir ini bersifat sunah, maknanya sangat mendalam dan berkontribusi pada kekhusyukan saat melaksanakan sholat Idul Fitri.
Berdoa Setelah Sholat Idul Fitri
Setelah melaksanakan sholat Idul Fitri, sangat dianjurkan bagi umat Muslim untuk berdoa dengan penuh keikhlasan. Momen ini dianggap sangat sakral, di mana umat Muslim memohon ampunan serta keberkahan dari Allah SWT. Salah satu doa yang sering diucapkan setelah sholat Idul Fitri adalah:
اَللّهُمَّ أَعْطِنِي خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا فِيْهِ، وَاْصرِفْ عَنِّي شَرَّهُ وَشَرَّ مَا فِيْهِ، اَللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي فِيْهِ كُلَّ خَيْرٍ وَاجْعَلْنِي بَارًّا فِيْهِ بِوَالِدَيَّ، وَاجْعَلْنِي يَا الله مِنْ عِبَادِكَ الْمغْفٌوْرِ لَهُمْ فِي هَذَا الْيَومِ الْمُبَارَكَ، اللهُمَّ ارْحَم ْمَوْتَنا وَمَوْتَى الْمُسْلِمِيْنَ، .اللهم تَقَبَّلْ ِمنَّا الطَّاعَاتِ وَاغْفِر ْلَنَا الْخَطَايَا وَالسَّيِّئَاتَ.
- "Allahumma'thini khaira hadzal yaum wa khaira ma fihi. Washrif anni syarra ma fihi. Allahummaktubli fihi kulla khairin waj'alni barran fihi bi walidayya, waj'alni ya Allah min ibadikal maghfur lahum fi hadzal yaum al-mubarak. Allahumarham mautana wa mautal muslimin. Allahumma taqabbal minna tha'ati waghfir lanal khathaya was sayyi'at"
- "Ya Allah, berikanlah aku kebaikan dari hari ini dan kebaikan dari setiap hal yang ada pada hari ini. Dan jauhkanlah aku dari kejelekan di hari ini dan kejelekan setiap sesuatu yang ada pada hari ini. Ya Allah, catatlah pada hari ini setiap kebaikan dan jadikanlah kebaikan bagi kedua orang tuaku, serta jadikanlah aku sebagai hamba-Mu yang Engkau ampuni pada hari yang penuh berkah ini. Ya Allah, ampunilah dosa para keluarga kami yang sudah meninggal dan seluruh kaum muslimin yang telah meninggal. Ya Allah, terimalah ketaatan kami dan ampunilah segala kesalahan dan keburukan yang telah kami perbuat."
Doa tersebut mengandung permohonan agar segala kebaikan yang ada di hari raya ini dapat diberikan kepada umat Muslim, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun umat Muslim secara keseluruhan. Selain itu, umat Islam juga memohon ampunan dari Allah atas segala dosa dan kesalahan yang telah mereka lakukan. Melalui doa ini, umat Muslim berharap dapat meraih keberkahan, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT. Momen berdoa ini juga berfungsi untuk memperkuat ikatan ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan-Nya.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa itu takbir Idul Fitri yang dilakukan sebanyak tujuh kali?
Takbir yang dilakukan sebanyak tujuh kali adalah takbir yang diucapkan dalam rakaat pertama sholat Idul Fitri setelah takbiratul ihram.
2. Apakah bacaan zikir perlu dibaca di sela-sela takbir
Ya, dianjurkan untuk membaca bacaan zikir seperti "Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar" di sela-sela takbir untuk menambah kekhusyukan.
3. Berapa kali takbir dilakukan pada rakaat kedua?
Pada rakaat kedua, takbir dilakukan sebanyak lima kali berturut-turut.
4. Apa doa yang dianjurkan setelah sholat Idul Fitri?
Salah satu doa yang dianjurkan adalah, "Allahumma'tini khaira hadzal yaum," yang bermakna memohon kebaikan dan keberkahan pada hari raya tersebut.