Doa Mustajab untuk Mempercepat Jodoh, Ini Panduan Lengkap dan Amalan yang Bisa Dilakukan
Cari jodoh terbaik? Pelajari doa-doa mustajab dalam Islam, amalan, dan tips menemukan pasangan hidup yang sesuai dengan tuntunan agama.

Mencari jodoh merupakan bagian takdir yang telah ditetapkan Allah SWT. Namun, dalam Islam, berikhtiar dan berdoa tetap dianjurkan untuk mendapatkan jodoh terbaik. Artikel ini akan membahas beragam doa yang dapat dipanjatkan, baik doa umum maupun doa khusus, serta amalan pendukung untuk mempercepat datangnya jodoh yang sesuai dengan kriteria ideal.
Berbagai doa dan amalan yang dijelaskan dalam artikel ini bersumber dari berbagai hadits dan kitab suci, serta pengalaman para tokoh agama. Penting untuk diingat bahwa doa merupakan ikhtiar spiritual, yang harus diiringi dengan usaha dan perbaikan diri untuk meningkatkan peluang mendapatkan jodoh yang baik dan berkah.
Selain berdoa, memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang baik, beriman, dan berakhlak mulia juga sangat penting. Allah SWT Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya, maka pasrahkan segala urusan kepada-Nya.
Doa Umum Meminta Jodoh Terbaik
Salah satu doa umum yang dapat dipanjatkan adalah 'Rabbana hab lana min azwajina wa zurriyatina qurrota a'yun.' Artinya: 'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati.' Doa ini dapat dipanjatkan setelah sholat dan wirid. Doa ini memohon pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk hati, tanpa spesifik menyebutkan kriteria.
Doa ini bersifat umum dan menekankan pada kebaikan pasangan, tanpa menspesifikasikan kriteria tertentu. Keikhlasan dan ketaatan dalam berdoa menjadi kunci utama agar doa tersebut dikabulkan oleh Allah SWT. Konsistensi dalam berdoa juga sangat dianjurkan.
Selain doa di atas, terdapat pula doa-doa lain yang dapat dipanjatkan untuk memohon jodoh terbaik. Penting untuk melakukannya dengan khusyuk dan penuh keyakinan.

Doa Spesifik untuk Perempuan dan Laki-laki
Bagi perempuan, dapat dipanjatkan doa: 'Robbi hablii milladunka zaujan thoyyiban, wayakuuna shoohiban, lii fiddiini waddunyaa wal aakhiroh.' Artinya: 'Ya Robb, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.'
Doa ini menekankan kebaikan pasangan dalam berbagai aspek kehidupan, baik agama, dunia, maupun akhirat. Doa ini menunjukkan harapan akan pasangan yang bukan hanya sekedar pendamping hidup, tetapi juga teman dan sahabat dalam menjalani kehidupan.
Sementara untuk laki-laki, doa yang dapat dipanjatkan adalah: 'Rabbi habli milladunka zauhatah thayyibah shaahibatan lii fiddini waddunnya wal akhirah.” Artinya: 'Ya Tuhanku berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisimu, istri yang aku lamar dan nikahi, dan istri yang menjadi seorang sahabat dalam urusan agama, urusan dunia maupun urusan akhirat.' Doa ini memiliki makna yang serupa dengan doa perempuan, menekankan kebaikan pasangan dalam berbagai aspek kehidupan.
Doa dari Surah Al-Qasas Ayat 24

Ayat ini berbunyi: 'Rabbi inni lima anzalta ilayya min khairin faqir.' Artinya: 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.' Meskipun tidak secara langsung meminta jodoh, ayat ini dapat diartikan sebagai permohonan kebaikan umum, yang salah satunya bisa berupa jodoh yang saleh/shalihah.
Membaca ayat ini dapat diartikan sebagai permohonan akan kebaikan secara umum, termasuk jodoh. Kepercayaan dan ketaatan kepada Allah SWT akan memperbesar kemungkinan terkabulnya doa.
Ayat ini mengajarkan kita untuk selalu memohon kebaikan kepada Allah SWT, dan percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya.
Doa Menyebut Nama (khusus) dan Istikharah

Ada juga doa yang memungkinkan penyebutan nama orang yang diinginkan. Doa ini lebih bersifat permohonan agar Allah SWT meluluhkan hati orang tersebut dan memudahkan jalan menuju pernikahan. Namun, penting diingat bahwa doa ini tetap harus diiringi dengan usaha dan ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada orang tersebut dengan cara yang baik dan sesuai syariat Islam.
Contohnya: 'Allahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzi laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allahumma sakhirli...(sebut nama orang dimaksud)...kama sakhkhorta firauna li musa.' (Ya Allah, Engkaulah yang Maha Agung dan Maha Kuasa, dan aku adalah hamba-Mu yang lemah. Ya Allah, taklukkanlah hati ...(sebut nama) bagiku, sebagaimana Engkau menundukkan Firaun untuk Musa.)
Selain doa-doa di atas, sholat istikharah juga dianjurkan untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT dalam memilih jodoh. Sholat istikharah dilakukan dengan khusyuk dan tulus, memohon petunjuk Allah SWT agar diberikan jodoh yang terbaik.
Contoh doa istikharah untuk perempuan: 'Allumma anta taqdru wa l aqdiru wa ta'lamu wa l a'lamu wa anta 'allmul ghuyb, Allhumma in kna l f fuln (sebutkan namanya) khairun f dn wa dunyya wa khirat faqdirhu l wa in kna ghairuhu khairal l f dn wa dunyya wa khirat faqdli l bihi wa qaddirhu l.
Artinya: 'Ya Allah, Engkau Maha Kuasa sedangkan aku tidak berkuasa, Engkau Maha Mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha Mengetahui sesuatu yang gaib. Ya Allah, jika ada kebaikan pada diri si Fulan (sebutkan nama calon suami) untukku, agamaku, duniaku, dan akhiratku, maka takdirkanlah dia untukku, namun jika memang ada orang lain yang lebih baik untukku, agamaku, duniaku, dan akiratku, maka tunaikanlah dan takdirkanlah dia untukku.'
Mencari jodoh merupakan proses yang membutuhkan kesabaran, keimanan, dan usaha. Berdoa dan berikhtiar merupakan dua hal yang saling melengkapi. Dengan berdoa dan memperbaiki diri, kita memohon kepada Allah SWT untuk diberikan jodoh terbaik yang sesuai dengan tuntunan agama. Ingatlah untuk selalu berpasrah kepada Allah SWT, karena Dialah yang Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk kita.