10 Kegunaan Asam Salisilat untuk Wajah, Tubuh, dan Kulit Kepala

Merdeka.com - Kulit adalah bagian organ manusia yang sering kali mengalami gangguan. Gangguan yang paling sering dialami kulit adalah gatal-gatal, ruam, jerawat, kulit bersisik, kapalan, atau gangguan kulit lainnya. Tentunya asam salisilat tidak asing lagi bagi kamu yang memiliki masalah jerawat.
Asam salisilat adalah salah satu obat yang mampu mengatasi berbagai gangguan kulit. Obat dengan kandungan asam salisilat sering kali diresepkan oleh dokter untuk mengatasi masalah kulit.Mengenal Asam Salisilat
Mengenal Asam Salisilat
Apa itu asam salisilat? Salicylic acid atau asam salisilat merupakan senyawa BHA (Beta Hydroxy Acids) yang sering digunakan dalam obat untuk mengatasi permasalahan kulit. Asam salisilat termasuk ke dalam golongan keratolytic yang berguna sebagai eksfoliator, sehingga sangat baik dalam membersihkan sel kulit mati.
Salah satu kegunaan asam salisilat yang utama adalah mempermudah proses pengelupasan sel-sel kulit yang perlu diregenerasi. Dalam mengatasi jerawat, asam salisilat bekerja dengan cara meredakan peradangan serta membuka pori-pori yang tersumbat.
Obat dengan kandungan asam salisilat biasanya tersedia dalam bentuk topikal. Misalnya krim, gel, larutan, dan sabun. Produk seperti ini biasanya bisa didapatkan secara bebas di apotek. Namun, konsultasi dengan dokter sebelum penggunaan tetap dibutuhkan untuk mendapatkan dosis dan durasi penggunaan yang sesuai dengan kondisi kulit.
Kegunaan Asam Salisilat untuk Kulit
Kegunaan asam salisilat untuk kulit ternyata cukup banyak. Tidak hanya mengatasi jerawat. Berikut ini beberapa di antaranya.
- Mengatasi ketombe
- Mengatasi jerawat
- Mengatasi peradangan pada kulit
- Mengangkat sel-sel kulit mati
- Membersihkan pori-pori
- Melembabkan kulit
- Mengatasi mata ikan dan kutil
- Membantu pengobatan psoriasis
- Membantu pengobatan eksim
- Membantu mengatasi dermatitis seboroik dan iktiosis
Bisa dilihat, kegunaan asam salisilat sangat variatif. Mulai dari perawatan wajah, tubuh, hingga kulit kepala.
Asam salisilat juga banyak ditemui pada produk-produk eksfoliasi dan pengobatan jerawat.
Cara Mendapatkan Manfaat Asam Salisilat
©Shutterstock
Sebelum memanfaatkan kegunaan asam salisilat buat kulit, sebaiknya pahami dulu cara penggunaan yang tepat. Melansir Lifepack, berikut ini pedoman umum dalam menggunakan produk berbahan asam salisilat untuk kulit.
Asam salisilat dapat membantu meningkatkan penyerapan obat oles lainnya. Namun bila digunakan bersama calcipotriol, asam salisilat dapat mengurangi efektivitas dari calcipotriol.
Penggunaan asam salisilat bersama obat jerawat seperti adapalene atau tretinoin topikal mampu meningkatkan risiko terjadinya kulit kering atau iritasi.
Jika Anda sulit menentukan dosis dan cara penggunaan produk dengan kandungan asam salisilat yang tepat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau apoteker. Anda juga perlu meminta pendapat profesional jika berencana untuk menggunakan asam salisilat bersama obat atau produk skincare.
Merek Dagang Asam Salisilat di Pasaran
© instagram.com/marckscosmeticind
Ingin mencoba kegunaan asam salisilat buat kulit? Banyak produk dengan kandungan ini yang beredar di pasaran. Berikut ini beberapa di antaranya.
Obat Kulit (Salep/Gel) dengan Kandungan Asam SalisilatBerikut ini beberapa jenis produk skincare dengan kandungan asam salisilat. Mulai dari facial wash sampai serum.
Demikian berbagai merek dagang produk dengan kandungan asam salisilat yang bisa ditemukan di pasaran.
Anda bisa mendapatkan produk-produk ini di apotek, minimarket, supermarket, dan gerai kosmetik terpercaya.
Tips Memanfaatkan Kegunaan Asam Salisilat
Melansir Alodokter, pemanfaatan kegunaan asam salisilat yang benar adalah sebagai berikut.
Pastikan Anda menggunakan produk berkandungan asam salisilat sesuai dengan aturan yang tertera pada produk.
Jangan sekali-sekali menggunakan produk berbahan asam salisilat tanpa membaca petunjuk atau menggunakan takaran yang tepat.
Efek Samping Kegunaan Asam Salisilat
Melansir Halodoc, penggunaan produk atau obat dengan kandungan asam salisilat tidak mengalami efek samping yang serius. Meskipun begitu, terdapat beberapa beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah menggunakan asam salisilat.
Efek samping yang biasanya terjadi seperti kemerahan pada kulit, kulit terbakar, hingga kulit yang mengelupas dekat area kulit yang sedang dirawat. Apabila kamu mengalami efek samping tersebut dan tidak kunjung membaik, segera memeriksakan diri ke dokter kulit.
Apabila produk atau obat dengan kandungan asam salisilat digunakan dengan dosis yang berlebih, maka dapat menimbulkan berbagai gejala overdosis. Mulai dari pusing, diare, sakit perut, muntah, sakit kepala berat, hingga masalah pendengaran seperti telinga berdenging.
Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memanfaatkan Kegunaan Asam Salisilat
Produk atau obat dengan kandungan asam salisilat tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Pasalnya, studi pada hewan percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan apabila besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Belum diketahui apakah asam salisilat dapat terserap ke dalam ASI atau tidak. Apabila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat atau produk dengan kandungan asam salisilat tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Nah, itulah penjelasan mengenai kegunaan asam salisilat dan manfaatnya untuk kulit. Meskipun asam salisilat dijual bebas di apotek, tetapi penggunaannya jangan sampai melebihi dosis yang dianjurkan dokter atau label pada kemasan, ya.
Apabila kamu mengalami keluhan seperti kulit mengelupas yang tidak membaik, dianjurkan segera melakukan pemeriksaan ke dokter kulit. Sebab, bisa jadi kondisi tersebut merupakan gejala dari psoriasis yang tidak disadari.
(mdk/mgn)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya