Mengintip megahnya sistem kereta bawah tanah Korea Utara

Merdeka.com - Korea Utara selalu menjadi bahan spekulasi publik, sebagian besar karena negara pimpinan Kim Jong-un ini sangat sekretif. Bahkan turis yang berkesempatan mengunjungi negara komunis ini tak bisa berbagi 'wajah asli' Korea Utara dengan publik. Kunjungan mereka ke sana sangat dibatasi oleh yang berwenang. Bahkan foto yang boleh disimpan pun harus lolos persetujuan para pemandu wisata yang sudah ditunjuk negara.Namun sejumlah wisatawan berhasil menyelundupkan foto yang dilarang keluar Korea Utara dan membiarkan masyarakat dunia melihatnya. Salah satu yang berhasil melakukannya adalah Elliott Davies. Dilansir Gizmodo, Davies termasuk segelintir orang asing yang berkesempatan mengunjungi seluruh sistem kereta bawah tanah Pyongyang.
Elliott Davies berfoto di salah satu stasiun kereta bawah tanah Korea Utara ©2016 Elliott Davies - Earthnutshell.com
Selama ini, sistem metro Pyongyang termasuk bagian dari fasilitas umum di Korea Utara yang jarang ditunjukkan pada wisatawan asing. Sebagian besar pengunjung hanya pernah melihat dua stasiun dan ada beberapa bagian stasiun yang terlarang untuk dipotret. Apalagi kabarnya stasiun tersebut berfungsi ganda sebagai tempat penyimpanan bom. Kerahasiaan ini melahirkan teori konspirasi kalau kecanggihan sistem kereta Korea Utara cuma tempelan alias palsu.
Bagian dalam sistem kereta bawah tanah Korea Utara ©2016 Elliott Davies - Earthnutshell.com
Menurut keterangan Davies dalam blog pribadinya, Pyongyang metro terdiri dari dua jalur dan 16 stasiun yang tersembunyi sampai kedalaman 110 meter di bawah tanah. Pemerintah Korea Utara berani memberikan klaim kalau ini adalah sistem metro terdalam di dunia.
Jika melihat foto-foto yang berhasil diabadikan oleh Davies, tampaknya klaim ini cukup beralasan. Meskipun terhitung sepi jika dibandingkan dengan sistem kereta bawah tanah Jepang dan Korea Selatan, stasiun-stasiun bawah tanah di Pyongyang tampak megah dan bersih, tak seperti yang dibayangkan kebanyakan orang.
Kereta yang digunakan merupakan peninggalan masa Jerman Timur, sesuai reportase BBC. Namun tanda yang menunjukkan kalau kereta-kereta tersebut diimpor dari Jerman Timur telah dihapus.
Sekarang rasa penasaran publik atas 'isi perut' sistem kereta bawah tanah Korea Utara sudah terjawab. Mungkin ke depannya akan ada lebih banyak turis asing yang berhasil membawa keluar potongan-potongan wajah asli Korea Utara ke dunia maya. Kita tunggu saja.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya