Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Guntur Tak Berani Cium Pacarnya, Sukarno Tertawa Terbahak-bahak

Guntur Tak Berani Cium Pacarnya, Sukarno Tertawa Terbahak-bahak Guntur Soekarnoputra. Buku Bung Karno Bapakku, Kawanku, Guruku©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Saat tumbuh remaja, Guntur Soekarnoputra, putra sulung Presiden Sukarno, lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah Jl. Sriwijaya, Kebayoran. Dia tinggal bersama sang ibu. Sejak 1953, Fatmawati meninggalkan istana merdeka dan memilih hidup sendiri. Anak-anaknya bebas memilih. Tetap tinggal di Istana atau bersama Fatmawati di rumah Kebayoran.

Setelah kelulusan SMA, Guntur meminta bantuan ibunya untuk berbicara kepada sang ayah mengenai hadiah kelulusan. Guntur meminta bantuan sang ibu, lantaran dia tak berani memintanya sendiri.

"Bu, apa sudah bilang sama bapak apa yang aku mau? Boleh apa nggak?" tanya Guntur antusias dan cemas. Cerita ini ditulisnya dalam bukunya yang berjudul Bung Karno Bapakku, Kawanku, Guruku."Belum beri jawaban, hendak dipikirkan," jawab Fatmawati.

Sejak dulu, Bung Karno selalu mengajarkan putra-putrinya tidak manja. Meskipun anak Presiden, mereka tidak mudah untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Sukarno akan memberikan hadiah yang diinginkan anaknya, apabila mereka berhasil menorehkan prestasi.

Seperti pada tahun 1962. Guntur mendapatkan nilai ujian akhir SMA yang cukup bagus. Namun kali ini berbeda dengan sebelumnya. Kali ini Guntur merasa ayahnya tidak akan setuju dengan keinginannya.

Apa Keinginan Guntur?

Beberapa hari setelah Guntur meminta bantuan ibunya, Sukarno memanggilnya ke Istana. Pukul tujuh pagi, Guntur sampai di Istana. Hatinya dagdigdug. Dia berlari melewati para ajudan dan tamu-tamu negara. Dia langsung menuju kamar ayahnya.

"Ibu sudah bicara sama Bapak perkara keinginanmu, Bapak ndak bisa kasih izin buat itu. Bagaimanapun juga kau adalah anak presiden RI. Mintalah yang lain," kata Bung Karno.

Sebenarnya, apa yang diinginkan Guntur? Ternyata dia ingin bebas. Tanpa adanya pengawalan. Alasnanya, Guntur merasa risih. Guntur ingin menjadi rakyat biasa tanpa pengawalan berlebihan. Mendengar jawaban yang tidak diinginkan membuat amarah Guntur memuncak.

"Petugas pengecut!!! Peraturan brengsek!! Gua bakar ni Negara!!!" Guman Guntur.

1.000 Cara Guntur

Guntur mencoba cara lain. Dia berbicara dengan ajudan Sukarno, Letnan Kolonel Sabur. Namun usahanya tidak membuahkan hasil. Peraturan tetap peraturan. Apalagi dari yang berkuasa tidak mengiyakan.

"Pokoknya saya nggak mau dikawal lagiiii!!!!" Ucap Guntur sambil berteriak.

Tidak menyerah begitu saja. Guntur terus memikirkan cara agar bisa terbebas dari pengawal. Berhari-hari Guntur memeras otaknya untuk mendapatkan alasan yang pas. Tujuannya supaya sang ayah mau mewujudkan keinginannya.

Lama berpikir, Guntur akhirnya kembali ke Istana mencoba peruntungannya. Guntur berharap cemas usahanya akan berhasil. Alasan yang dia buat sudah dipikirkan dengan matang. Ya, tentang asmara.

Seperti yang diketahui, Sukarno selalu memberikan nasehat tentang asmara kepada para pembantunya di pemerintahan. Ternyata itu yang dijadikan Guntur sebagai senjatanya.

Guntur Tak Berani Cium Pacarnya

Guntur bercerita kepada ayahnya mengenai pacarnya. Sukarno sangat antusias. Dia meminta Guntur mengenalkan sang pacar padanya. Bung Besar juga memberi pesan pada Guntur untuk mencari pacar yang cantik. Guntur bercerita bahwa pacarnya ingin meminta putus darinya. Mendengar itu Soekarno kaget dan heran.

"Soalnya aku… eh… ng… nggak pernah…c..c..cium dianya!" ucap Guntur ragu-ragu.

Pengakuan Guntur sontak membuat Sukarno tertawa terbahak-bahak. Ternyata anak sulungnya belum berani mencium perempuan.

"Ho…Hoo…Hoo… kau terlalu!!! Kau jangan bikin malu aku!!!" kata Sukarno sambil tertawa.

"Aku nggak bisa paksa dia supaya mau dicium sambil diawasi para pengawal-pengawal!!?! Makanya… sudahlah pak, aku nggak usah pake kawal-kawalan… gimana aku mau pacaran kalau begini caranya?" Jawab Guntur.

Mendengar alasan itu, hati Sukarno dengan mudahnya luluh. Dia akhirnya menuruti permintaan Guntur agar tidak dikawal. Usaha dan alasan yang dipikirkan Guntur dengan keras selama berhari-hari, akhirnya membuahkan hasil.

Reporter Magang: Ita Rosyanti (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Cerita di Balik Aksi Heroik Megawati Lilitkan Bendera Pusaka untuk Bung Karno di Wisma Yaso
Cerita di Balik Aksi Heroik Megawati Lilitkan Bendera Pusaka untuk Bung Karno di Wisma Yaso

Cerita itu disampaikan Guntur Soekarnoputra dalam buku berjudul 'Sang Saka Melilit Perut Megawati, Humaniora, Sejarah, dan Nasionalisme Internasionalisme'.

Baca Selengkapnya
Bocil Dicuekin Prabowo saat Ingin Salaman, Endingnya Langsung Dikasih Hormat
Bocil Dicuekin Prabowo saat Ingin Salaman, Endingnya Langsung Dikasih Hormat

Menhan, Prabowo Subianto dalam sebuah video nyuekin bocil yang ingin salaman, endingnya langsung dikasih hormat.

Baca Selengkapnya
Guntur Bicara soal Kabar Bung Karno Punya Emas Berton-ton di Swiss dan Intan Kartika
Guntur Bicara soal Kabar Bung Karno Punya Emas Berton-ton di Swiss dan Intan Kartika

Hal ini dikatakan Guntur dalam acara bedah buku berjudul 'Sang Saka Melilit Perut Megawati, Humaniora, Sejarah, dan Nasionalisme Internasionalisme'.

Baca Selengkapnya
Hubungannya Tak Direstui, Begini Kisah Cinta Beda Agama Ayah dan Ibu Bung Karno yang Berujung Kawin Lari
Hubungannya Tak Direstui, Begini Kisah Cinta Beda Agama Ayah dan Ibu Bung Karno yang Berujung Kawin Lari

Tanpa kenekatan mereka berdua, tidak akan lahir bapak proklamator Indonesia.

Baca Selengkapnya
Lagi, Gibran Pasrah Dicium Bapak-bapak Berkumis setelah Pimpin Acara Pemotongan Tumpeng
Lagi, Gibran Pasrah Dicium Bapak-bapak Berkumis setelah Pimpin Acara Pemotongan Tumpeng

Sebuah video memperlihatkan Gibran Rakabuming Raka yang kembali mendapatkan ciuman dari bapak-bapak berkumis usai pemotongan tumpeng.

Baca Selengkapnya
Cerita Rakyat Lubuk Emas, Kisah Percintaan Putri Raja yang Tidak Direstui Ayahnya
Cerita Rakyat Lubuk Emas, Kisah Percintaan Putri Raja yang Tidak Direstui Ayahnya

Cerita rakyat ini mengisahkan kesetiaan seorang putri raja kepada kekasihnya yang tidak direstui oleh ayahnya.

Baca Selengkapnya
Bocil Awalnya Dikira Dikacangin Pensiunan Jenderal Kopassus, Ending-nya Ajib Banget
Bocil Awalnya Dikira Dikacangin Pensiunan Jenderal Kopassus, Ending-nya Ajib Banget

Sempat dikira tak mendapatkan respon, nyatanya momen si bocil dengan sang mantan Danjen Kopassus berujung manis.

Baca Selengkapnya
Anak Presiden Pakai Kaca Mata Hitam & Jaket Bomber, Merasa Muda-Tampan Ditepuki Eks Panglima TNI
Anak Presiden Pakai Kaca Mata Hitam & Jaket Bomber, Merasa Muda-Tampan Ditepuki Eks Panglima TNI

Sebuah momen menarik terekam saat Guntur, putra pertama Soekarno itu berpidato dan membahas penampilannya hingga eks Panglima TNI bereaksi.

Baca Selengkapnya
Sesangar-sangarnya Pria Bertato, Ternyata Kalah dan Bertekuk Lutut di Hadapan 'Peri' Imut
Sesangar-sangarnya Pria Bertato, Ternyata Kalah dan Bertekuk Lutut di Hadapan 'Peri' Imut

Berikut momen dramatis pria bertato tak berdaya di hadapan 'peri' imut.

Baca Selengkapnya
Asal-usul Bukit Gundaling, Kisah Cinta Dua Insan yang Tak Direstui Orang Tua
Asal-usul Bukit Gundaling, Kisah Cinta Dua Insan yang Tak Direstui Orang Tua

Sebuah objek wisata yang berada di pinggiran kota Berastagi memiliki kisah yang tragis.

Baca Selengkapnya
Ngobrol Sama Cucu, Megawati Ungkap Rahasia Presiden Soekarno yang Tak Diketahui Publik
Ngobrol Sama Cucu, Megawati Ungkap Rahasia Presiden Soekarno yang Tak Diketahui Publik

Megawati Soekarnoputri beberkan rahasia Presiden Soekarno saat mengobrol bareng cucu. Apa itu?

Baca Selengkapnya
Reaksi Mengejutkan Prabowo saat Istri Pensiunan Jenderal Bintang 4 TNI Mau Cium Tangannya
Reaksi Mengejutkan Prabowo saat Istri Pensiunan Jenderal Bintang 4 TNI Mau Cium Tangannya

Berikut reaksi mengejutkan Prabowo saat istri pensiunan Jenderal TNI ingin cium tangannya.

Baca Selengkapnya