Benchmark adalah Proses Pembandingan Produk dan Layanan dalam Bisnis, Ini Manfaatnya

Merdeka.com - Benchmarking adalah proses pengukuran kinerja produk, layanan, atau proses perusahaan terhadap bisnis lain yang dianggap terbaik di industrinya, alias "terbaik di kelasnya". Poin utama benchmark adalah untuk mengidentifikasi peluang internal untuk perbaikan.
Dengan mempelajari perusahaan dengan kinerja superior, merinci apa yang dapat mewujudkan kinerja superior tersebut, dan kemudian membandingkan proses tersebut dengan cara bisnis Anda beroperasi, Anda dapat menerapkan perubahan untuk menghasilkan peningkatan yang signifikan.
Itu bisa berarti mengubah fitur produk agar lebih cocok dengan penawaran pesaing, atau mengubah cakupan layanan yang Anda tawarkan, atau memasang sistem manajemen hubungan pelanggan (CRM) baru untuk memungkinkan komunikasi yang lebih personal dengan pelanggan.
Benchmark adalah proses yang dapat membantu organisasi mengidentifikasi area, sistem, atau proses yang membutuhkan perbaikan, baik peningkatan bertahap (berkelanjutan) atau peningkatan dramatis (rekayasa ulang proses bisnis).
Peningkatan bertahap, atau berkelanjutan, bersifat inkremental, yang hanya melibatkan penyesuaian kecil untuk menuai kemajuan yang cukup besar. Sedangkan peningkatan dramatis hanya dapat terjadi melalui rekayasa ulang seluruh proses kerja internal.
Jenis Benchmark
Melansir dari laman asq.org, benchmark diklasifikasikan ke dalam dua kategori yang berbeda. Dua kategori dari benchmark adalah teknis dan kompetitif.
Benchmarking Teknis
Benchmarking teknis dilakukan oleh staf desain untuk menentukan kemampuan produk atau layanan, terutama ketika dibandingkan dengan produk atau layanan pesaing. Misalnya, pada skala satu hingga empat, empat adalah yang terbaik, bagaimana desainer memberi peringkat properti produk atau layanan organisasi Anda? Jika Anda tidak dapat memperoleh hard data, upaya desain mungkin tidak cukup, dan produk atau layanan mungkin akan sulit untuk bersaing.
Benchmarking Kompetitif
Benchmarking kompetitif membandingkan seberapa baik (atau buruk) kinerja suatu perusahaan sehubungan dengan persaingan, terutama yang berhubungan dengan atribut, fungsi, atau nilai yang terkait dengan produk atau layanan organisasi. Misalnya, dalam skala satu hingga empat, empat adalah yang terbaik, bagaimana pelanggan memberi peringkat produk atau layanan perusahaan Anda dibandingkan dengan produk atau layanan pesaing utama? Jika Anda tidak dapat memperoleh hard data ini, upaya pemasaran mungkin akan salah target dan upaya desain jadi salah arah.
Prosedur Benchmark
Penjelasan prosedur benchmark adalah sebagai berikut:
Pertimbangan
Perencanaan
Pengumpulan
Menganalisa
Adaptasi
Penerapan Benchmark
Benchmark adalah proses yang dapat diimplementasikan dengan berbagai cara. Mengutip dari laman business.trustedshops.com, benchmark dapat digunakan untuk mengidentifikasi metode untuk mencapai kinerja yang lebih baik, misalnya, untuk efisiensi operasional atau desain produk.
Kemudian, benchmarking juga dapat digunakan untuk membandingkan biaya yang akan datang. Ini dapat membantu mengklasifikasikan dan mengoptimalkan pengeluaran perusahaan Anda. Benchmarking juga memungkinkan Anda untuk fokus pada sumber daya yang dapat menghasilkan manfaat strategis.
Terakhir, benchmarking dapat digunakan untuk mempromosikan penemuan ide dan pertukaran pengalaman di dalam perusahaan.
Manfaat Benchmark
Selain membantu perusahaan menjadi lebih efisien dan menguntungkan, benchmark juga memiliki manfaat lain. Manfaat lain dari benchmark adalah seperti berikut:
Intinya, manfaat benchmark adalah untuk membantu karyawan memahami bagaimana satu bagian kecil dari proses atau produk perusahaan dapat menjadi kunci kesuksesan besar, seperti halnya kontribusi satu karyawan dapat menghasilkan kemenangan besar. (mdk/ank)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya