Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Makanan Fermentasi adalah Proses Pengawetan, Berikut Jenisnya

Makanan Fermentasi adalah Proses Pengawetan, Berikut Jenisnya Peyeum Bandung Tape Singkong. indonesiakaya.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Makanan fermentasi seperti yogurt, keju, tempe, tape dan masih banyak lainnya merupakan makanan yang melewati serangkaian proses pengawetan yang dilakukan secara alami dengan bantuan mikroba. Tak hanya populer, makanan fermentasi juga banyak diminati masyarakat.

Pada mulanya istilah fermentasi sendiri digunakan untuk menunjukkan proses pengubahan glukosa menjadi alkohol yang berlangsung secara anaerob. Di mana dalam prosesnya, gula merupakan salah satu bahan paling umum yang digunakan.

Biasanya agar proses fermentasi berlangsung diperlukan mikroorganisme yang akan membantu memecah glukosa menjadi alkohol atau asam. Salah satu mikroorganisme yang penting untuk proses fermentasi adalah ragi.

Fermentasi sendiri memiliki banyak arti menurut para ahli, lebih jauh berikut ini informasi mengenai makanan fermentasi adalah proses pengawetan, lengkap dengan jenisnya telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.

Pengertian Makanan Fermentasi Menurut Para Ahli

JayPengertian makanan fermentasi adalah makanan yang telah melewati proses perubahan kimia dari senyawa kompleks menjadi sederhana melalui bantuan enzim yang dihasilkan mikrobia.

FarnworthPengertian makanan fermentasi adalah makanan yang telah melalui proses pengolahan untuk mendapatkan produk baru agar memperpanjang daya simpan dan kegunaan.

BelitzDefinisi fermentasi dibagi menjadi dua bentuk, yaitu fermentasi homofermentatif dan fermentasi heterofermentatif. Fermentasi homofermentatif adalah proses fermentasi bahan produk asam laktat. Sedangkan fermentasi heterofermentatif adalah fermentasi yang dilakukan dari produk menjadi asam laktat dan etanol.

TaufikMakna fermentasi adalah suatu bentuk proses produksi energi dalam sel dengan keadaan tanpa oksigen (anaerobik) melalui penelitian atau praktikum.

Ada banyak sekali jenis makanan fermentasi yang bisa kamu konsumsi beberapa di antaranya mungkin sangat familiar seperti keju, yogurt, tempe, acar, tape, kefir, natto, kombucha, kimci dan masih banyak lainnya. Mengonsumsi makanan fermentasi dapat melancarkan pencernaan dengan catatan tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Jenis-Jenis Fermentasi

1.Berdasarkan produk yang dihasilkan, fermentasi terbagi atas dua jenis, yaitu:

  • Homofermentatif, merupakan fermentasi yang produk akhirnya hanya berupa asam laktat. Seperti, homofermentatif yaitu suatu proses fermentasi yang terjadi pada pembuatan yoghurt.
  • Heterofermentatif, merupakan fermentasi yang produk akhirnya berupa asam laktat serta terdapat etanol yang sama banyak. Seperti, heterofermentatif merupakan suatu proses fermentasi yang terjadi pada pembuatan tape.
  • 2.Berdasarkan penggunaan oksigen, fermentasi terbagi atas fermentasi aerobik dan anaerobik, yaitu:

  • Fermentasi aerobik yaitu suatu proses fermentasi yang memerlukan oksigen.
  • Fermentasi anaerobik yaitu suatu proses fermentasi tidak memerlukan oksigen.
  • 3. Berdasarkan proses yang dihasilkan oleh mikroba, fermentasi terbagi atas tiga jenis, yaitu:

  • Fermentasi yang memproduksi sel mikroba (biomass). Dalam produksi komersial yang berasal dari biomass ini bisa dibedakan menjadi produksi yeast untuk industri roti, serta produksi sel mikroba digunakan sebagai makanan manusia dan hewan.
  • Fermentasi yang menghasilkan enzim dari mikroba. Secara komersial, suatu enzim bisa diproduksi melalui tanaman, hewan, dan mikroba, namun enzim yang diproduksi oleh mikroba mempunyai beberapa keunggulan yaitu, dapat dihasilkan dalam jumlah besar serta mudah dalam meningkatkan produktivitas jika dibandingkan dengan tanaman atau hewan.
  • Fermentasi yang menghasilkan metabolit mikroba. Metabolit mikroba ini bisa dibedakan menjadi metabolit primer dan metabolit sekunder. Suatu produk metabolisme primer yang dianggap mempunyai peranan penting yaitu seperti etanol, asam sitrat, polisakarida, aseton, butanol, dan vitamin. Sedangkan metabolit sekunder yang dihasilkan dari mikroba yaitu seperti antibiotik, pemacu pertumbuhan, inhibitor enzim, dan lain sebagainya.
  • (mdk/nof)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP