Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menengok Patok Kayu di Jatibarang, Tapak Tilas Soekarno di Indramayu yang Tak Terurus

Menengok Patok Kayu di Jatibarang, Tapak Tilas Soekarno di Indramayu yang Tak Terurus Patok Soekarno di Jatibarang Indramayu. ©2020 Kanal Youtube Indramayu Channel

Merdeka.com - Bagi masyarakat Indramayu khususnya Jatibarang mungkin tidak asing dengan keberadaan taman Jatibarang. Lokasi yang juga kerap disebut bunderan Jatibarang itu biasa dipadati masyarakat untuk mencari kuliner khas setempat.

Jika kita teliti, di belakang warung-warung tenda tersebut terdapat sebuah kayu berukuran cukup besar yang tertancap di atas tanah. Letaknya tepat dekat dengan sebuah tugu jam yang menjulang cukup tinggi.

Sekilas, kayu tersebut terlihat biasa. Namun siapa sangka, jika kayu tua yang berdiri tersebut memiliki nilai sejarah perjuangan bangsa.

Kayu yang diberi nama patok jati itu konon menjadi penanda bahwa Presiden Soekarno pernah singgah di kota mangga tersebut. Ia singgah untuk membantu merebut kemerdekaan dari tentara penjajah.

Memantau Markas PETA

soekarnopatok soekarno di jatibarang indramayu

©2020 Kanal Youtube Indramayu Channel

Seperti disebutkan di channel YouTube Indramayu. Saat menjelang kemerdekaan, presiden yang juga akrab disapa Bung Karno itu sedang singgah di Jatibarang untuk memantau markas PETA (Tentara Sukarela Pembela Tanah Air) yang terletak di Desa Bulak, Kabupaten Indramayu.

Konon dahulu Desa Bulak Lor dikenal sebagai salah satu tempat di Jawa Barat yang terdapat barak atau markas dari para tentara Peta. Sehingga dalam perkembangannya di kawasan tersebut terbentuklah sebuah kawasan yang kini dinamakan Blok Peta.

Membacakan Pidato Semangat

Sementara itu, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, jika Soekarno saat itu sedang singgah untuk membacakan pidato semangat kepada para tentara Pasukan Pembela Tanah Air (Peta) yang terus melawan kekejaman penjajahan Jepang menjelang detik-detik proklamasi.

“Di Jatibarang Soekarno berpidato di bawah pohon Jati, letaknya hanya beberapa puluh kilo meter saja dari Stasiun,” tulis keterangan dari akun Facebook Lensa Indramayu. 

Sebagai bentuk kenang-kenangan, maka dibuatlah sebuah penanda oleh generasi selanjutnya bahwa Presiden Soekarno pernah singgah dan memberikan dorongan kepada para pejuang di Indramayu.

Terlupakan

patok soekarno di jatibarang indramayu

Patok yang menjadi penanda Soekarno pernah berpidato di Jatibarang Indramayu

©2020 Kanal Youtube Indramayu Channel

Sayangnya patok tersebut seakan terlupakan, dengan kondisi yang sangat memprihatinkan sebagai benda yang dianggap bersejarah tersebut. Di sekitarnya terlihat rerumputan dan sampah yang memperburuk tampilannya.

Selain itu, bentuknya pun hampir rusak dengan perubahan warna menjadi kusam akibat termakan usia. Selain itu, masyarakat di sana pun masih banyak yang belum mengetahui tentang keberadaan tapak tilas presiden pertama Republik Indonesia tersebut.

“Lah cah..aku asli jatibarang malah baru tau..sering makan mie loh di taman duduknya..gak tau kalau ada benda bersejarah..di situ letaknya,“ tulis Sefa Rama di kolom komentar.

“Bener.. kok kelihatan gak diurus ya.. Reang wong gadingan dau weruh yen ning kono ana peninggalan bersejarah (saya orang gadingan baru tahu jika di situ ada peninggalan bersejarah),” kata Yadi Adriyan. (mdk/nrd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP