Tujuan Asuransi Jiwa, Pahami Pengertian dan Jenisnya

Merdeka.com - Tujuan asuransi jiwa bisa memberikan perlindungan terhadap dirinya sendiri atau keluarganya. Asuransi memegang peranan penting, karena di samping memberikan perlindungan terhadap kemungkinan-kemungkinan kerugian yang akan terjadi.
Asuransi juga memberikan dorongan yang besar sekali ke arah perkembangan ekonomi lainnya. Salah satu asuransi yang perlu kita miliki adalah asuransi jiwa. Sebelum memilih asuransi jiwa, penting bagimu untuk mengetahui tujuan asuransi jiwa.
Berikut tujuan asuransi jiwa dan pengertiannya yang Merdeka.com rangkum melalui media.neliti.com dan berbagai sumber lainnya.
Pengertian Asuransi Jiwa
Sebelum mengetahui tujuan asuransi jiwa, penting untuk mengetahui pengertian asuransi baik itu mengenai asuransi secara umum maupun terkait asuransi jiwa itu sendiri. Secara umum asuransi dapat diartikan sebagai "jaminan". Dalam KBBI kata "asuransi" dipadankan dengan kata "pertanggungan".
Sementara itu, satu definisi standar tentang asuransi datang dari Undang-Undang No. 2 Tahun 1992 tentang usaha perasuransian yang menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi. Untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau untuk pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.
Sedangkan pengertian asuransi jiwa adalah suatu perjanjian antara tertanggung atau pemegang polis dengan penanggung atau perusahaan asuransi dalam bentuk premi dan pihak tertanggung berhak memperoleh pembayaran sejumlah uang apabila terjadi suatu peristiwa atau musibah tertentu.
Jasa asuransi dalam kehidupan sehari-hari tentu saja dibutuhkan dalam menghadapi risiko keuangan yang timbul sebagai akibat datangnya kematian dan menimbulkan masalah bagi yang ditinggalkan ataupun risiko atas harta benda yang dimiliki.
Tujuan Asuransi Jiwa
Setiap orang pasti memiliki risiko terhadap jiwa dan raga yang perlu dilindungi dari bahaya yang tidak dapat diprediksikan. Kekhawatiran tersebut mendorong Asuransi membuat masyarakat dan perusahaan berada dalam keadaan aman.
Dengan asuransi, paling tidak seseorang sudah mengusahakan perlindungan terhadap dirinya sendiri atau keluarganya dari berbagai bahaya yang mengancam, namun jika terjadi suatu keadaan yang tidak diinginkan seperti kematian, sakit atau bahkan cacat, akan lebih tenang jika sudah memiliki asuransi jiwa.
Adapun berikut ini merupakan informasi mengenai tujuan asuransi jiwa yaitu :
Jenis Asuransi Jiwa
1. Asuransi Jiwa Dwiguna Jenis asuransi jiwa yang pertama adalah asuransi jiwa dwiguna. Sesuai dengan namanya adalah asuransi yang memiliki dua manfaat, yaitu sebagai asuransi jiwa berjangka sekaligus tabungan.
Artinya kamu sebagai pemegang polis dapat memperoleh nilai tunai dari premi asuransi yang sudah kamu bayarkan berupa uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam periode tertentu sesuai dengan kebijakan polis asuransi bersangkutan dan juga dapat menarik polis asuransi dalam waktu tertentu sebelum masa kontrak berakhir.
Asuransi jiwa jenis ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang lebih ingin memastikan ketersediaan dana pendidikan untuk anak, ingin punya dana untuk kebutuhan tak terduga di masa depan, dan ingin punya dana pensiun yang lebih besar.
2. Asuransi Jiwa Unit Link Jenis asuransi jiwa berikutnya adalah asuransi jiwa jenis unit link. Asuransi ini menggabungkan antara manfaat asuransi dengan investasi, dan paling sering ditawarkan oleh agen asuransi.
Jika kamu tertarik berinvestasi namun tidak mengerti tentang investasi dan ingin tetap memastikan jiwa kamu tetap mendapatkan manfaat perlindungan dari kematian, kamu bisa memilih jenis asuransi jiwa ini.
3. Asuransi Jiwa Berjangka Jenis asuransi jiwa yang selanjutnya adalah asuransi jiwa berjangka atau juga disebut term life insurance. Asuransi ini memiliki fungsi untuk memberi proteksi kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu saja. Asuransi jiwa ini biasanya menawarkan kontrak untuk mulai 5, 10, atau 20 tahun, dengan premi tetap dan terhitung murah.
Asuransi ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang ingin mengutamakan masa depan keluarga kamu terutama pendidikan anak. Cocok bagi kamu yang memiliki kebutuhan akan biaya asuransi yang besar namun memiliki kemampuan keuangan yang terbatas.
4. Asuransi Jiwa Seumur Hidup Jenis asuransi jiwa lainnya adalah asuransi jiwa seumur hidup. Asuransi ini juga sering disebut whole life insurance yang berfungsi memberikan perlindungan seumur hidup, meski biasanya perusahaan asuransi membatasi manfaat perlindungan hingga hanya 100 tahun.
Bagi kamu yang tidak punya tanggungan dan menginginkan manfaat yang lebih dari sekadar santunan kematian, atau kamu tertarik dengan ide tabungan jangka panjang ini adalah jawaban yang cocok untukmu.
Jadi, jika kamu menginginkan perlindungan jiwa sekaligus tabungan untuk kebutuhan darurat misalnya membayar biaya tagihan rumah sakit, kamu dapat mempertimbangkan untuk membeli polis asuransi jiwa jenis ini.
(mdk/nof)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya