Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tujuan Iklan Berdasarkan Jenis-Jenisnya, Jangan Sampai Keliru

Tujuan Iklan Berdasarkan Jenis-Jenisnya, Jangan Sampai Keliru ilustrasi iklan. ©2013 shutterstock/ Rafal Olechowski

Merdeka.com - Iklan merupakan sesuatu yang sangat akrab dalam kehidupan kita sehari-hari. Seiring dengan perkembangan teknologi, iklan tidak hanya kita temui saat menonton televisi atau membaca koran. Kini iklan bisa kita temui di mana-mana, dari media sosial hingga baliho-baliho di pinggir jalan. Fungsi utama iklan tentu saja sebagai media untuk memperkenalkan produk pada calon pembeli atau konsumen.

Di tengah perkembangan industri yang memunculkan begitu banyak produk di pasaran membuat para pelaku usaha mau tidak mau harus benar-benar memikirkan strategi iklan yang menarik agar produknya tak kalah bersaing di mata para konsumennya. Bisa dibilang iklan merupakan strategi pemasaran yang paling dasar untuk meraup keuntungan.

Meskipun iklan begitu akrab di telinga kita, namun sering kali masih banyak orang yang masih asing dengan tujuan iklan dan jenis-jenisnya. Untuk lebih memahami soal dunia periklanan, berikut informasi mengenai tujuan iklan berdasarkan jenis-jenisnya yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com pada Minggu, (12/7/2020).

Tujuan Iklan

Secara umum, iklan memiliki tujuan sebagai media untuk membujuk, mendorong, atau mengarahkan khalayak untuk mengakui kebenaran pesan dari iklan dan secara maksimal mengarahkan khalayak untuk mengonsumsi baik produk maupun jasa yang ditawarkan dalam iklan tersebut.

Selain itu, iklan juga bisa jadi media informasi bagi para konsumen mengenai detail produk dan kegunaannya yang membuat konsumen menyadari keberadaan produk tersebut. Sementara itu, iklan juga dibuat untuk menanamkan produk tertentu pada ingatan konsumen.

Jenis-Jenis Iklan

Berdasarkan Tujuannya:

1. Iklan Komersial (Bisnis)

Iklan komersial ini dipasang dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi karena iklan utamanya adalah untuk meningkatkan penjualan. Dalam iklan komersial terdapat tiga pembeda yaitu iklan konsumen, iklan professional, dan iklan bisnis.

2. Iklan Non-komersial

Berbeda dari iklan komersial, iklan non-komersial tidak menitik beratkan untuk mendapatkan keuntungan materiil atau ekonomi. Iklan non-komersial justru bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sosial.

Dalam hal ini keuntungan sosial yang dimaksud adalah agar masyarakat mendapatkan tambahan wawasan, kesadaran diri dan mengubah perilaku dan sikap masyarakat terhadap masalah yang ditampilkan pada iklan tersebut.

Berdasarkan Medianya:

3. Iklan Elektronik

Iklan ini menggunakan media elektronik dalam penyampaian dan tampilan iklannya. Iklan elektronik banyak sekali yang sering kamu temui, antara lain:

- Iklan televisi : live action, animasi, musik, sponsor program, running text, ad lib, promo ad, credit title, back drop, credit title, property endorsement dan lain-lain. Selain itu, ada pula iklan radio, iklan film, dan iklan ruang seperti yang berada di bus, taxi, terminal dan stasiun yang menggunakan media elektronik.

4. Iklan Media Cetak

Biasanya iklan cetak yang kerap kita temui di koran, selembaran, majalah, baliho, poster, stiker dan lain sebagainya. Dalam iklan cetak terdapat ketentuan dalam membuatnya berdasarkan di mana iklan tersebut akan dipasang.

Iklan cetak tidak memiliki lebih dari 4 baris atau tidak sampai lebih dari kolom iklan. Untuk iklan cetak dalam kolom ukurannya lebih tinggi dari pada iklan baris. Iklan cetak display biasanya memiliki ukuran yang luas.

Berdasarkan Isinya:

5. Iklan Pengumuman atau Pemberitahuan

Iklan ini bertujuan untuk menarik masyarakat tertentu saja yang biasanya jangkauan tidak begitu luas. Isinya tentang pemberitahuan sesuatu seperti event, iklan berita duka cita dan lain-lain.

6. Iklan Penawaran (Niaga)

Penawaran merupakan jenis-jenis iklan yang berisi tentang tawaran akan barang atau jasa kepada masyarakat luas seperti iklan barang dan jasa.

7. Iklan Pelayanan Masyarakat

Iklan ini biasanya berasal dari suatu instansi atau lembaga tertentu. Berisi tentang suatu informasi sosialisasi atau pencerahan kepada masyarakat akan suatu isu atau topik tertentu. Contohnya seperti iklan pemilu, iklan keluarga berencana atau iklan gaya hidup sehat.

8. Iklan permintaan

Iklan permintaan sering dianggap sebagai iklan lowongan kerja. Hal tersebut karena iklan ini berisi tentang pihak yang mengiklankan untuk menawarkan dan mengajak masyarakat yang ingin bekerja dengan mereka. (mdk/nof)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP