Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemprov DKI: 15 Pasien Positif Corona Meninggal di Jakarta

Pemprov DKI: 15 Pasien Positif Corona Meninggal di Jakarta sebaran kasus corona di Jakarta. ©2020 Merdeka.com/web corona.jakarta.go.id

Merdeka.com - Kasus positif Corona semakin bertambah dari hari ke hari. Hingga Rabu (17/3), sudah ada 227 orang dinyatakan positif virus Covid-19 tersebut. 19 Orang di antaranya meninggal dunia, 11 orang berhasil sembuh.

Berdasarkan situs resmi Pemprov DKI yang memantau pergerakan virus, corona.jakarta.go.id sebanyak 160 warga yang telah didiagnosa positif data per Rabu (18/3) pukul 18:00 WIB.

Dari 160 warga yang positif Covid-19: 118 orang di antaranya tersebar di beberapa kelurahan. Sedangkan 42 kasus positif lainnya belum diketahui.

Website tersebut juga melaporkan, total kasus keseluruhan mencapai 517 kasus yang tengah diperiksa di DKI Jakarta. Sebanyak 357 kasus yang saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan.

Selain itu, ‪dari 160 kasus positif,‬ 90 pasien masih dirawat di RS (56,25%)‬, 13 sembuh (8,125%)‬, 15 meninggal (9,375%)‬, 42 menjalani self isolation (26,25%).

Ada perbedaan data pasien meninggal setelah terjangkit Corona yang disajikan Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat. Pemerintah Pusat melalui Gugus Tugas penanganan percepatan Corona menyampaikan pasien meninggal di Jakarta 12 orang.

Data Pemerintah Pusat

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengaku timnya menemukan banyak tambahan kasus positif Corona. Penambahan 55 kasus positif.

"Total sampai hari ini, 227 kasus positif," ujar Yuri, Rabu (18/3).

Tambahan itu berasal dari: Banten 4 kasus positif. Yogyakarta 1 kasus positif. DKI 30 kasus positif. Jawa Barat 12 kasus positif. Jawa Tengah 2 kasus, Sumatera Utara 1 kasus, Lampung 1 kasus, Riau 1 kasus, kalimantan timur 1 kasus.

Untuk pasien yang sudah sembuh dan dipulangkan mencapai 11 kasus. Rinciannya, 1 kasus di Banten, di Jakarta ada 9 kasus, Jawa Barat 1 kasus. "Jadi yang sudah sembuh dan dipulangkan 11 kasus."

Untuk kasus yang meninggal, pemerintah menyebut ada RS yang sejak tanggal 12 hingga 17 Maret belum memberikan data. Sehingga ketika data diperbaharui, terjadi lonjakan jumlah kasus meninggal.

"Data sudah diperbaiki. Setelah diakumulasi, kasus meninggal sampai 18 Maret yaitu Bali 1 meninggal, Banten 1 meninggal, DKI Jakarta 12 meninggal, Jawa Barat 1 meninggal, Jawa Tengah 2 meninggal, Jawa Timur 1 meninggal, Sumatera Utara 1 meninggal. Jadi total 19 meninggal," katanya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP