Mengenal Sosok Bagus Kahfi, Pesepak Bola Asal Magelang yang Gabung Klub Yunani

Merdeka.com - Pada Senin (22/8), klub asal Yunani, Asteras Tripolis FC memperkenalkan seorang pemain baru untuk mengarungi musim baru Liga Super Yunani. Dia tak lain merupakan pemain asal Indonesia, Amiruddin Bagus Kahfi.
Menjalani satu musim yang pahit karena tak mendapat banyak kesempatan bermain di Jong Utrecht, ternyata tidak membuat Bagus Kahfi kapok. Kini dia bersiap menyambut petualangan baru menghadapi kerasnya persaingan Liga Yunani.
Lalu seperti apa kisah perjalanan karier pemain bola dua puluh tahun asal Magelang itu sejauh ini? Berikut selengkapnya:
Bawa Indonesia Juara Piala AFF U-16
©2022 Bola.com
Nama Bagus Kahfi pertama kali dikenal publik lewat aksi-aksinya saat membela Indonesia di ajang Piala AFF U-16 tahun 2018 silam. Di akhir kompetisi itu, Bagus Kahfi sukses membawa Indonesia juara setelah di final mengalahkan Thailand melalui adu penalti.
Dalam pertandingan itu, Bagus berhasil menjadi top skor dengan mencetak 12 gol. Dengan pencapaian ini, banyak klub-klub profesional yang melirik Bagas. Pada akhirnya Bagus memilih Barito Putera sebagai klub profesionalnya yang pertama.
Bergabung dengan Klub Belanda
©2022 Bola.com
Setelah memperkuat Barito Putera kurang lebih selama setahun, Bagus kemudian merantau ke Eropa. Pada tahun 2020 lalu ia ditawar klub FC Utrech untuk memperkuat tim mudanya atau lebih dikenal dengan nama Jong Utrecht.
Kepindahan Bagus dari Barito ke Utrech ini sempat memunculkan polemik di mana Utrecht disebut ingin mendapatkan Bagus tanpa mengeluarkan uang transfer. Padahal Bagus masih terikat kontrak dengan Barito hingga Oktober 2021.
Namun akhirnya sikap Barito melunak setelah Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, mendatangi kediaman CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman. Setelah berdiskusi, manajemen Barito bersedia melepas Bagus dengan surat penawaran yang diajukan Utrecht.
Musim yang Berat di Utrecht
©2022 Bola.com
Publik sepak bola Indonesia menaruh optimis terhadap karier baru Bagus Kahfi di Belanda. Sayangnya di sana dia menjalani musim yang berat dan jarang mendapatkan kesempatan bermain. Bahkan selama setahun dia hanya bermain sekali dengan total waktu bermain empat menit.
Karena kesempatan yang kurang, Bagus tidak memperpanjang kontrak dengan Utrecht dan memilih bergabung dengan klub bola lainnya di Eropa. Sembari menunggu pengurusan visa rampung, dia menjalani latihan bersama klub lamanya, Barito Putera.
Punya Saudara Kembar
©2022 Bola.com
Selama memperkuat timnas kelompok umur, Bagus Kahfi saling bahu-membahu bersama saudara kembarnya, Bagas Kaffa. Bahkan pelatih mereka saat masih di Timnas U-16, Fakhri Husaini, mengaku bingung membedakan keduanya.
Apalagi selama memperkuat Timnas U-16, baik Bagus maupun Bagas memiliki gaya rambut yang nyaris serupa. Karena hal ini Fakhri sempat menginstruksikan Bagas untuk bermain di posisi striker dan Bagus di posisi bek kanan. Padahal posisi bermain keduanya adalah sebaliknya. (mdk/shr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya