7 Manfaat Beras Hitam untuk Kesehatan, Sumber Serat dan Detoks Alami

Merdeka.com - Beras adalah salah satu bahan makanan pokok masyarakat Asia secara umum. Beras juga telah lama menjadi topik diskusi hangat di kalangan penggemar kesehatan dan kebugaran. Beras sendiri terdiri dari beberapa jenis seperti beras putih, beras merah, beras ketan, dan beras hitam. Beras hitam mungkin belum terlalu familiar bagi sebagian orang. Padahal, manfaat beras hitam juga tak kalah dengan varian beras lainnya.
Beras hitam berasal dari Cina Kuno, di mana varian beras ini hanya dikonsumsi oleh sejumlah kalangan saja untuk mengobati ginjal, perut dan hati. Beras hitam menjadi properti bagi bangsawan dan orang kaya. Beras hitam terus dibudidayakan tetapi hanya untuk kalangan kelas elit, dalam jumlah terbatas dan di bawah pengawasan yang ketat. Rakyat biasa dilarang menanam atau memakannya, dan sejak itu beras hitam mendapatkan label yang terkenal yaitu 'beras terlarang'.
Saat ini beras hitam tidak lagi dilarang, namun tetap dibudidayakan dalam jumlah yang relatif kecil dibandingkan dengan varietas padi jenis lain. Beras hitam atau beras terlarang adalah varietas beras langka dan sangat tua. Manfaat beras hitam antara lain terdapat dalam kandungan antioksidannya terutama anthocyanin yang bagus untuk penderita diabetes, pasien jantung dan membantu aktivitas otak. Mengutip dari food.ndtv.com, berikut 7 manfaat beras hitam yang paling utama.
1. Kaya akan Antioksidan
Manfaat beras hitam pertama terdapat dalam kandungan antioksidannya yang tinggi. Warna hitam pekat atau ungu dari beras hitam adalah penanda sifat antioksidannya yang tinggi, mirip dengan blackberry dan blueberry.
Lapisan terluar bulirnya (dedak dan lambung), mengandung antioksidan-antosianin dalam jumlah besar. Faktanya jumlah antosianin yang terkandung dalam beras hitam lebih tinggi daripada biji-bijian lain, termasuk beras merah, quinoa merah, atau varietas biji-bijian utuh berwarna lainnya.
Antosianin dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular, membatasi gerakan radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diabetes dan bahkan kanker. Antosianin juga dapat membantu meningkatkan fungsi otak dan mengurangi peradangan.
Karena beras hitam tidak mengalami penyulingan atau pengolahan, ia dapat mempertahankan antioksidan, vitamin, mineral, dan seratnya. Nasi hitam juga mengandung vitamin E, yang berguna dalam menjaga kesehatan mata, kulit, dan kekebalan tubuh.
2. Detoxifier Alami
Manfaat beras hitam yang kedua sebagai detoxifier alami. Fitonutrien yang ada dalam beras hitam membantu membersihkan tubuh dari penyakit yang menyebabkan racun (disebabkan oleh radikal bebas). Beras hitam membantu hati (salah satu detoksifikasi tubuh yang paling signifikan) menghilangkan zat yang tidak diinginkan melalui aktivitas antioksidannya.
3. Sumber Serat Yang Baik
Manfaat beras hitam yang ketiga adalah fakta ia merupakan sumber serat yang baik bagi tubuh. Beras hitam memiliki sekitar 3 gram serat per setengah cangkirnya (100 gram). Kandungan serat yang kaya ini membantu mengatur pergerakan usus, mencegah sembelit, diare dan kembung.
Serat membantu mengikat racun dan limbah dalam saluran pencernaan dan membuang semuanya keluar dari sistem setelah menyelesaikan siklus pencernaan. Serat juga memberi tubuh Anda rasa kenyang setelah dikonsumsi yang mencegah Anda untuk mengonsumsi makanan berlemak lainnya, sehingga membantu penurunan berat badan.
4. Mencegah Risiko Diabetes
Manfaat beras hitam yang keempat untuk membantu menurunkan risiko penyakit diabetes. Untuk menangkal risiko diabetes dan obesitas, disarankan untuk mengonsumsi biji-bijian utuh, bukan hanya karbohidrat olahan.
Seluruh dedak biji-bijian adalah tempat semua serat disimpan dalam beras hitam. Serat ini dapat membantu glukosa (gula) dari biji-bijian untuk diserap oleh tubuh selama jangka waktu yang lebih lama (karena serat membutuhkan waktu paling lama untuk dicerna), sehingga menjaga kadar gula yang konsisten.
5. Mencegah Risiko Obesitas
Manfaat beras hitam yang kelima untuk mencegah risiko obesitas. Bagi orang yang berjuang melawan obesitas, nasi hitam adalah varian beras terbaik untuk dikonsumsi. Penuh serat, nasi hitam tidak hanya memberi Anda perasaan kenyang, sehingga mencegah makan berlebihan; penelitian menunjukkan bahwa varian beras ini juga dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang sering dikaitkan dengan risiko diabetes dan obesitas.
6. Mengandung Protein Lebih Tinggi
Manfaat beras hitam yang keenam terkandung dalam proteinnya yang tinggi. Alasan para ahli gizi menyarankan Anda untuk mengurangi konsumsi beras adalah karena kandungan karbohidratnya yang tinggi versus sangat sedikit kandungan proteinnya.
Protein sangat penting dalam membangun otot dan mengurangi berat badan berlebih. Beras hitam menawarkan peningkatan jumlah protein dalam jumlah yang lebih dibanding varian beras lainnya.
Beras hitam mengandung 8,5 gram protein dalam porsi 100 gram, sedangkan beras cokelat dan beras merah masing-masing mengandung 8 gram dan 7 gram protein untuk porsi yang sama. Di sisi lain, beras putih hanya mengandung 6,8 gram protein.
7. Jaga Kesehatan Jantung
Manfaat beras hitam yang ketujuh untuk membantu menjaga kesehatan jantung. Mengonsumsi nasi hitam juga dapat membawa dampak positif pada kadar kolesterol sehat Anda.
Phytochemical anthocyanin yang ditemukan dalam beras hitam mengurangi kolesterol Low Density Lipo-protein (LDL) yang juga dikenal sebagai kolesterol jahat, yang merupakan kontributor umum penyakit kardiovaskular. Beras hitam juga telah terbukti secara aktif membantu mengurangi atheroschlerosis (pengerasan pembuluh darah). (mdk/edl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya