Pesona Pantai Plengkung di Banyuwangi, Jadi Salah Satu Lokasi Surfing Terbaik di Asia
Dengan potensi wisatanya yang sangat tinggi, Pantai Plengkung kerap dijadikan venue untuk perlombaan surfing kelas dunia.

Dengan potensi wisatanya yang sangat tinggi, Pantai Plengkung kerap dijadikan venue untuk perlombaan surfing kelas dunia.

Pesona Pantai Plengkung di Banyuwangi, Jadi Salah Satu Lokasi Surfing Terbaik di Asia
Pesisir Pulau Jawa dikenal dengan pemandangan pantai dan lautnya yang indah. Beberapa lokasinya bahkan menjadi memiliki ombak terbaik bahkan di Asia Tenggara, lho.
Di Banyuwangi, Jawa Timur terdapat spot pantai yang cocok untuk melakukan aktivitas surfing baik untuk pemula hingga profesional, yaitu Pantai Plengkung. (Foto: Pixabay)
Pantai ini terkenal dengan ombaknya yang tinggi dan besar sehingga banyak wisatawan yang melakukan surfing di tempat ini. Pantai Plengkung juga dikenal dengan G-Land dan diakui sebagai salah satu spot surfing terbaik di Asia Tenggara.
Seperti apa keindahan ombak dan apa makna julukan G-Land di Pantai Plengkung ini? Simak rangkuman informasinya yang dihimpun merdeka.com dari berbagai sumber.
Mengarah Samudra Hindia
Letak pantai yang masih bagian dari Taman Nasional Alas Purwo ini menghadap langsung ke Samudra Hindia. Ombaknya pun begitu sempurna dengan ketinggian kurang lebih 4-8 meter dan panjangnya sekitar 2 km.
Tak hanya itu, ombak di Pantai Plengkung ini dibagi menjadi tiga tingkatan, mulai dari kong waves dengan tinggi ombak mencapai 6-8 meter, speedis waves (5-6 m), dan many track waves (3-4 m).
Gelombang ombak yang cantik ini tidak selalu muncul setiap waktu. Bila ingin merasakannya, datanglah pada bulan April hingga Agustus. Ombak dengan tinggi 3-4 meter biasa dipilih oleh peselancar pemula untuk mengasah ketrampilan.
Satu dari Tujuh Ombak Terbaik
Selain minat wisatanya yang tinggi, kualitas ombaknya termasuk dalam tujuh kategori ombak terbaik di seluruh dunia.
Dengan potensi wisatanya yang sangat tinggi, Pantai Plengkung kerap dijadikan venue untuk perlombaan surfing kelas dunia. Mulai dari Quicksilver Pro Surfing Championship pada 1995, 1996, dan 1997, serta Da Hui Pro Surfing World Championship seri III pada 2003.

Arti Julukan G-Land
Dihimpun dari kanal Liputan6.com, G-Land mengarah ke sebuah nama teluk yaitu Grajagan. Selain itu, huruf G ini juga diambil dari kata Green karena pantai ini sebagai bagian dari Green Forest.
Kemudian, huruf G-nya juga diambil dari kata Great yang menggambarkan ombak pantai yang besar dan panjang. Ada juga yang mengatakan jika G pada pantai ini diartikan seperti gulungan ombaknya yang membentu huruf G.
Istilah G-Land ini biasa digunakan oleh para turis-turis mancanegara yang ingin merasakan sensasi bermain surfing di Pantai Plengkung ini.