Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim R&D Daihatsu "Ngetes" FWD All New Xenia di Tanjakan Ekstrem, Ini Daftarnya

Tim R&D Daihatsu tes All New Daihatsu Xenia di jalan tanjakan. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - All New Daihatsu Xenia memilih menggunakan platform baru sistem penggerak roda depan atau front wheel drive (FWD), dan meninggalkan penggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD). Padahal RWD telah teruji selama 18 tahun dan menjadi andalan penggunanya di seluruh Indonesia.

Sistem anyar FWD ini sontak membuat para pengguna setianya cukup ragu atas kemampuannya melibas tanjakan.

Anjar Rosjadi, Research & Development (R&D) Product Planning Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), menjelaskan All New Xenia memilih sistem FWD untuk mengejar kenyamanan lebih baik dari generasi sebelumnya. Pertimbangannya, antara lain kondisi jalan di Indonesia semakin baik ke depan termasuk sudut kemiringan jalan.

Pertimbangan lainnya, generasi ketiga mobil ini menerapkan platform baru Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Salah satu tujuan platform ini adalah menghasilkan kendaraan berkualitas tinggi, berteknologi Terkini, dan konsumsi bensin lebih efisien. Sistem FWD yang membuat bobot mobil lebih ringan dibandingkan RWD mendukung tujuan itu.

"Efisiensi bahan bakar penting supaya sesuai dengan rezim pajak baru kendaraan bermotor: emisi karbon," ucap Anjar di booth Daihatsu-GIIAS 2021, pekan lalu.

Berdasarkan NEDC model, konsumsi bensin All New Xenia adalah 1 liter untuk 18 km (1:18).

Selain mengejar kenyamanan lebih baik, Daihatsu Indonesia juga mengetes sistem FWD mobil Low MPV andalannya supaya tetap jago di tanjakan sekaligus menjawab keraguan fans Xenia.

Audi Tarantini, Head-Test and Validation Department Test & Validation Division-R&D Directorate ADM, buka suara soal ini.

Kata Audi, Daihatsu Indonesia sudah menguji sistem FWD All New Xenia sebelum mobil ini diluncurkan ke pasar pada 11 November lalu. Audi bersama tim lah yang bertugas mengetes dan memvalidasi segala sistem dan fitur baru termasuk sistem FWD, setelah tim product planning selesai mendesain All New Xenia.

"Fokus kami di tanjakan karena ingin menguji kemampuan sistem FWD," ujar Audi.

Menurutnya, tim lantas mengetes sistem FWD mobil sejuta umat ini di beberapa tanjakan terjal di Indonesia. Seperti tanjakan di Kamojang, Garut, Jawa Barat. Kemudian jalur Lembang dan Tangkuban Perahu serta lintas Sumatra (Padang).

tes all new daihatsu xenia di jalan tanjakan

©2021 Merdeka.com

Selama pengetesan unit itu, tidak sedikit tantangan yang dihadapi tim. Sebab karakter tanjakan di Indonesia yang cenderung panjang atau tipe long continues slope. Artinya, jalan menanjak panjang dan cenderung bertambah sudutnya.

"Kami pernah mengetesnya di tanjakan yang memakan waktu 1-2 jam. Sampai di atas, masih ketemu tanjakan terjal lagi dengan sudut 18 derajat. Di kondisi jalan begini, tim beberapa kali mengganti ECU kendaraan untuk mencari settingan mesin yang pas untuk bisa menaklukkan tanjakan," ungkapnya.

Selain menggunakan unit All New Xenia, tim juga menggunakan mobil model lain (Terios) untuk mengambil data environment satu tanjakan. Hasil data tersebut kemudian disimulasikan di lab menggunakan mesin Dyno.

Bahkan jauh sebelum itu, lanjut dia, pada 2017 tim sudah mengetes sistem FWD mobil merek lain yang menjadi kompetitor Xenia di beberapa lokasi jalan menanjak seperti Kelok 44, Sumatra Barat.

"Jadi All New Xenia pasti bisa menaklukkan tanjakan di Kelok 44 dan Cangar-Malang," klaim Audi bersemangat.

Selain mengetes kemampuan FWD, Audi dan tim juga mengetas dua aspek lainnya, yakni radius putar dan ground clearance. All New Xenia memiliki ground clearance setinggi 205 mm dan radius putar 4,9 meter, sehingga Xenia semakin mudah dalam bermanuver.

Desain Sporty, Tinggalkan Krom

Mark Wijaya, Styling Design R&D Center ADM, sebelumnya mengatakan All New Xenia memiliki desain sporty kuat berkat tangan dingin tim engineer (R&D) Center ADM bersama Daihatsu Jepang.

all new daihatsu xenia 2022

©2021 Merdeka.com

Secara desain, generasi ketiga mobil Low MPV ini mengusung konsep sleek cabin.

"Bahasa desain Daihatsu Xenia sekarang adalah dual grill, yakni thin upper dan big lower. Supaya makin sporty, All New Xenia tidak menggunakan krom yang lumrah sebagai simbol mobil mewah. Xenia generasi ketiga meninggalkan krom. Kini hitam adalah warna krom baru," tegas Mark.

Desain All New Xenia, lanjut Mark, kami menyebutnya next level R&D Daihatsu! (mdk/sya)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP