Mobil Daihatsu jadul masih banyak di jalan, begini dukungan komponen dari pabrikan

Merdeka.com - Sekitar 55 komunitas mobil Daihatsu berkumpul di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/11). Menariknya, di acara yang bertepatan dengan Hari Pahlawan ini, puluhan komunitas mobil Daihatsu jadul bahkan yang tidak diproduksi lagi tumpah ruah di sana, seperti Hi-Jet, Charade, Zebra, Taruna, Taft, Charade, Classy, Feroza, dan sebagainya.
Pantau Merdeka.com, mobil-mobil itu masih dalam kondisi cukup bagus ala anak komunitas dan tampak masih sering dipakai jalan.
Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang menyelenggarakan acara "Bandung Lautan Daihatsu (Balad) 2018, mengaku tidak menyangka bisa melihat kembali mobil-mobil Daihatsu yang sudah tua dan tidak diproduksi lagi. Seperti Fellow Max yang diproduksi 1970-an dan Bemo Daihatsu, yang kondisinya masih bisa dipakai jalan. Untuk itu, ADM memberikan apresiasi kepada Pikiran Rakyat yang berhasil mengumpulkan dan mendatang mereka di acara Balad ini.
"Ini temuan yang luar biasa. Kami juga tidak tahu mereka dapat komponennya dari mana," ujar Amelia sambil tertawa saat dijumpai di arena Balad 2018 di Kabupaten Bandung.
Bagaimana dukungan Daihatsu terhadap komponen mobil-mobil jadulnya?
Menurut Amelia, Daihatsu mempunyai dua kebijakan terkait komponen mobil yang sudah tua dan tidak diproduksi lagi di Indonesia. Pertama, terkait komponen slow moving atau non-reguler maintenance, pihaknya menyediakan komponennya selama 8 tahun. Namun, sejak Daihatsu Indonesia banyak mengekspor produknya, jangka waktunya ditambah menjadi 15 tahun sejak mobil tersebut diproduksi.
Kedua, terkait komponen reguler untuk perawatan rutin, ini berjalan sesuai bisnis saja. Artinya, ada komponen original yang disiapkan oleh Daihatsu, tapi ada pula komponen non-original di pasaran. Komponen ini biasa dikenal dengan komponen KW yang biasanya diproduksi di China.
Pada pandangannya, hal tersebut memang menimbulkan pro dan kontra. Namun, prinsipnya, sepanjang bagus buat konsumen dalam arti membantu kebutuhan komponen bagi pemilik mobil Daihatsu, tidak apa-apa.
"Ini kami maklumi saja sebagai bisnis, karena merek Daihatsu bersama Toyota adalah yang terbesar di pasar otomotif Indonesia," ujar Amelia. (mdk/sya)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya