Penyebab Penggunaan AC di Mobil dapat Berisiko Menyebabkan Keracunan
AC mobil dapat menyebabkan keracunan akibat kontaminan, simak penyebab dan cara pencegahannya.

AC kendaraan sering kali dianggap sebagai penyelamat saat menghadapi teriknya sinar matahari. Namun, apakah Anda menyadari bahwa AC mobil juga dapat menjadi sumber risiko? Kasus tragis pasangan suami istri dari Sleman yang ditemukan meninggal di dalam mobil menimbulkan pertanyaan besar tentang keamanan penggunaan AC di kendaraan.
Pasutri yang dikenal dengan inisial ER (32) dan IM (28) ditemukan tidak bernyawa di dalam mobil yang terparkir di Jalan Raya Jogja-Magelang. Menurut kerabat mereka, Budi Prakosa, mereka diduga meninggal akibat keracunan yang disebabkan oleh masalah pada sistem AC mobil.
Ini bukanlah kasus pertama yang terjadi, dan mengingat betapa vitalnya peran AC dalam mobil, penting bagi kita untuk memahami bagaimana sistem ini dapat menimbulkan bahaya. Mari kita selidiki lebih lanjut mengenai potensi keracunan yang mungkin ditimbulkan oleh AC kendaraan.
Benarkah AC Mobil Bisa Beracun?
AC pada kendaraan dapat menjadi penyebab keracunan, bukan karena perangkat itu sendiri, melainkan akibat kontaminan yang menumpuk di dalam sistemnya. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan keracunan telah dirangkum dari berbagai sumber pada Kamis (20/2/2025):
- Gas Karbon Monoksida (CO): Kebocoran dalam sistem pembuangan kendaraan dapat mengakibatkan gas CO masuk ke kabin. Gas ini tidak terlihat dan tidak berbau, sehingga sulit untuk terdeteksi. Gejala keracunan CO termasuk sakit kepala, pusing, dan bahkan kehilangan kesadaran.
- Kotoran dan Mikroorganisme: Filter AC yang tidak bersih bisa menjadi tempat berkumpulnya debu, jamur, dan bakteri. Ketika AC dihidupkan, partikel-partikel ini akan tersebar ke dalam kabin dan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan.
- Bahan Kimia dari Interior Mobil: Produk-produk interior mobil seperti pengharum ruangan mungkin mengandung zat berbahaya. Zat-zat ini dapat menguap dan berinteraksi dengan udara dingin dari AC, yang dapat menimbulkan masalah kesehatan.
- Polusi Udara dari Luar: Dengan jendela mobil yang terbuka, polusi dari lingkungan luar dapat masuk ke dalam kabin. Paparan yang berkepanjangan terhadap polusi ini dapat membahayakan kesehatan.
- Kebocoran Freon: Meskipun freon tidak beracun dalam jumlah kecil, kebocoran freon dapat menunjukkan adanya masalah pada sistem AC yang bisa menyebabkan masuknya kontaminan lain.
Dengan mengetahui faktor-faktor ini, kita dapat lebih waspada terhadap risiko yang ditimbulkan oleh AC di dalam mobil.
Bagaimana Cara Mencegah Keracunan Karena AC Mobil?
Pencegahan merupakan cara paling efektif untuk mencegah keracunan yang disebabkan oleh AC mobil. Berikut adalah beberapa metode yang dapat diterapkan:
- Secara teratur memeriksa dan membersihkan filter AC: Pastikan filter AC selalu bersih untuk menghindari penumpukan debu dan mikroorganisme.
- Memeriksa sistem pembuangan kendaraan: Pastikan tidak ada kebocoran yang dapat mengakibatkan gas berbahaya masuk ke dalam kabin.
- Menghindari tidur di dalam mobil dengan AC menyala: Terutama di area tertutup, karena dapat meningkatkan risiko keracunan CO.
- Memilih produk interior yang aman: Gunakan pengharum dan produk interior yang memiliki label ramah lingkungan.
- Menjaga sirkulasi udara: Jangan hanya mengandalkan mode resirkulasi AC, pastikan ada aliran udara dari luar.
- Melakukan servis rutin untuk AC: Servis secara berkala dapat membantu mempertahankan kualitas dan keamanan sistem AC mobil.
Dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan ini, Anda dapat menikmati kenyamanan dari AC mobil tanpa perlu khawatir tentang risiko keracunan.