4 Aksi Ganjar usai mengamuk di jembatan timbang Batang

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tiba-tiba menjadi sorotan publik. Banyak yang memberikan decak kagum kepada Ganjar lantaran dirinya sempat ngamuk saat melakukan sidak pada Minggu (27/4) lalu.
Ganjar murka karena menemukan praktik pungli saat melakukan inspeksi mendadak di jembatan timbang di Subah, Kabupaten Batang.
Menurut Ganjar, sidak yang dilakukan dirinya itu dilatarbelakangi banyaknya komplain masyarakat yang diterimanya terkait dengan praktik pungli di jembatan timbang. Dia memergoki seorang kernet truk yang kelebihan muatan meletakkan uang di meja petugas jembatan timbang Subah tanpa meminta kuitansi. Politisi PDIP itu pun semakin emosi ketika menemukan amplop berisi uang di dalam laci meja petugas.
"Saya melihat langsung, beberapa kernet memberikan uang Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu atau di bawah denda resmi tertinggi sebesar Rp 60 ribu kepada oknum Dishub di jembatan timbang karena muatannya melebihi batas tonase," kata dia.
Video rekaman Ganjar ngamuk itu sudah banyak diunggah di Youtube. Dalam video-video tersebut, terlihat Ganjar sangat marah kepada sopir yang kedapatan menaruh uang di atas meja petugas. Tak hanya itu saja, beberapa petugas juga terlihat dimaki-maki olehnya. Menurut dia, pungli semacam itu tak dibenarkan dan harus segera diberantas.
Berikut beberapa aksi Ganjar setelah marah-marah di jembatan timbang seperti dirangkum merdeka.com:
Minta Dishubkominfo panggil 281 petugas dishub se-Jateng
Sehari setelah Ganjar Pranowo ngamuk di jembatan timbang, keesokan paginya Ganjar langsung bertandang menemui Kepala Dishubkominfo Jateng, Urip Sihabudin, di kantornya.Sebanyak 281 petugas Dishubkominfo yang bertugas di jembatan di seluruh Jawa Tengah dipanggil untuk mengikuti evaluasi paska dipergokinya praktik pungli Ganjar Pranowo beberapa hari lalu.Kepala Dishubkominfo Jateng, Urip Sihabudin mengatakan 281 petugas itu berasal dari 16 jembatan timbang yang berada di wilayah Jateng."Mereka akan dievaluasi dan dinyatakan layak atau tidak untuk kembali bertugas di jembatan timbang. Yang tidak layak akan kita tempatkan di kantor," kata Urip.
Minta 3 petugas jembatan timbang diberi sanksi tegas
Ganjar meminta agar tiga petugas yang berada di jembatan timbang saat sidak diberikan sanksi tegas. Ganjar mengungkapkan, tiga petugas Dishubkominfo yang bertugas di jembatan timbang Subah, Batang, mengaku setiap hari menerima uang yang masuk ke kantong pribadi masing-masing Rp 350 ribu, Rp 200 ribu, dan Rp 100 ribu.Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishubkominfo Jateng Urip Sihabudin mengevaluasi dan memperbarui sistem di instansi yang dipimpinnya sesuai instruksi Gubernur Jateng."Kejadian-kejadian yang memang menunjukkan adanya pelanggaran pasti akan kami tindak tegas," kata Urip.
Mau bahas masalah pungli kepada gubernur tetangga
Ganjar masih merasa kesal dengan masalah pungli di jembatan timbang itu. Dia berencana akan melakukan koordinasi dengan pemimpin-pemimpin daerah lainnya, khususnya di Jateng, untuk membahas persoalan praktik pungli yang masih sulit dihilangkan selama ini."Saya juga akan berbicara dengan gubernur di provinsi tetangga untuk membahas penyelesaian terbaik mengenai pungli jembatan timbang karena Jateng inikan dilalui truk-truk dari provinsi lain," ujar politisi PDIP itu.Penghentian berbagai praktik pungli di jembatan timbang, kata Ganjar, juga akan menambah pendapatan asli daerah Provinsi Jateng karena pihak-pihak yang melanggar akan membayar denda sesuai dengan ketentuan.
Jembatan timbang langsung ditutup sementara
Menurut Kepala Dishubkominfo Jateng Urip Sihabudin, usai Ganjar memarahi tiga petugas karena praktik pungli kernet truk, petugas Dishubkominfo langsung diberi tugas untuk menutup jembatan timbang. Instruksi tegas itu langsung diturunkan oleh Ganjar."Penutupan mulai pagi tadi (Selasa, 29/4) dan hanya beberapa jam, karena petugas masih dipanggil di kantor Dishubkominfo setempat. Petugas dipanggil di kantor, evaluasi dan dibriefing,"ungkapnya.Urip juga tetap merencanakan proses evaluasi terkait maraknya praktik pungli di jembatan timbang itu akan selesai dalam waktu dua hari."Jika dari 281 petugas ternyata hanya 200 yang mendapat nilai evaluasi yang layak, maka hanya 200 petugas saja yang dikembalikan ke jembatan timbang. Nanti dari hasil evaluasi akan ditentukan mana petugas yang siap dikembalikan ke posisinya," ungkapnya.
(mdk/gib)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya