Ahli kimia UI: Air keras bisa membolongi logam

Merdeka.com - Air raksa merupakan bahan kimia yang berbahaya. Belakangan air raksa yang di masyarakat biasa disebut air keras ini menjadi sorotan karena dijadikan cairan untuk menyakiti orang lain.
Contoh, baru-baru ini seorang pelajar SMK Boedi Utomo, RN alias Tompel (18), menyiramkan air keras ke penumpang bus PPD 213 jurusan Kampung Melayu-Grogol dengan alasan balas dendam perihal tawuran pelajar. Akibatnya 13 orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit.
Tak hanya itu, perbuatan yang sama juga dilakukan oleh Riki Halim Levin (23). Dia tega menyiramkan air keras ke mantan kekasihnya, Lynia Davega (19). Akibatnya korban mengalami luka di bagian wajah, dada sebelah kanan, kedua tangan, paha kanan, dan tungkai kaki kanan.
Menurut Dosen Universitas Indonesia (UI) Fakultas Kedokteran, Aryo Tedjo, air raksa merupakan bahan kimia yang sangat membahayakan bagi manusia. Terlebih jika terkena langsung kulit, efeknya bermacam-macam. Dari yang hanya membuat kulit gatal-gatal hingga menghancurkan daging manusia.
"Yang paling bahaya dan parah sebetulnya sih (air keras) bisa membuat kulit terbakar. Bahkan kalau asam sulfat itu bisa sampai membolongi besi, bayangin aja kalau kena kulit seperti apa," kata Aryo saat ditemui merdeka.com di UI, Fakultas Kedokteran, Jakarta Pusat, Selasa (8/10).
Menurut pria yang juga ahli kimia ini, air keras dikategorikan menjadi tiga jenis. Dia pun menilai jika air keras yang kerap digunakan untuk menyiram adalah air keras yang berjenis asam sulfat. Aryo pun mengaku sudah lupa nama-nama jenis air keras itu apa saja. Menurutnya jenis air keras ada banyak macamnya.
"Kalau misal dikategorikan berarti air keras itu yang paling keras bisa membolongkan logam atau besi. Yang menengah itu bisa membikin terbakar kulit karena airnya tertarik, sedangkan yang paling rendah itu paling gatal-gatal, panas lalu iritasi kulitnya," ujarnya.
Menurut Aryo, pertolongan pertama jika kulit terkena air keras adalah dengan cara diberikan air biasa dengan jumlah yang banyak.
"Dibasuh dengan air yang banyak. Tapi misalkan memang sudah terkena yang paling keras, asam sulfat, yang bagus dilap dulu pelan-pelan misalnya pakai kapas baru kita basuh dengan air yang banyak. Air biasa aja," imbuhnya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya