Prabowo Sindir Pejabat Studi Banding Kemiskinan ke Australia: Itu Salah Satu Negara Terkaya di Dunia
Tak hanya soal kemiskinan, kata Prabowo, ada juga pejabat studi banding Pramuka keluar negeri.

Presiden Prabowo Subianto menyindir pejabat yang kerap melakukan studi banding keluar negeri. Salah satunya, studi banding soal kemiskinan.
Lucunya, studi banding kemiskinan itu dilakukan di salah satu negara terkaya di dunia seperti Australia.
“Studi banding, studi banding, mau belajar bagaimana mengentaskan kemiskinan studi bandingnya ke Australia, Australia salah satu 10 negara terkaya di dunia. Kok belajar ke Australia?” kata Prabowo saat membuka Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2).
Tak hanya soal kemiskinan, ada juga pejabat studi banding Pramuka keluar negeri.
“Studi banding belajar Pramuka. Ada apa belajar Pramuka?” ucap Prabowo.
Setelah studi banding, lanjut Prabowo, pejabat tersebut biasanya memanfaatkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk menyerang dirinya.
“Nggak apa-apa, saya lebih takut emak-emak daripada takut mereka-mereka itu,” tegas Prabowo.
Ada Pejabat Lawan Prabowo
Prabowo kembali menegaskan soal efisiensi anggaran demi menjalankan sejumlah program prioritasnya. Salah satunya, program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, kata Prabowo, kebijakan ini mendapatkan perlawanan.
Prabowo enggan menyebut siapa sosok yang tidak mendukung kebijakan efisiensi anggaran tersebut.
“Ada yang melawan saya, ada,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, sosok itu merasa sudah kebal hukum. Merasa memiliki kuasa untuk menolak kebijakan Kepala Negara.
“Dalam birokrasi merasa sudah kebal hukum, merasa sudah menjadi raja kecil, ada,” ucap Prabowo.
Tujuan Efisiensi Anggaran
Prabowo menegaskan, tujuan dirinya melakukan efisiensi anggaran adalah untuk memberikan makan gratis kepada anak-anak Indonesia. Sehingga seluruh anggaran perjalanan dinas keluar negeri kementerian dan lembaga dipangkas.
“Saya mau menghemat uang-uang itu untuk rakyat, untuk memberi makan untuk anak-anak rakyat,” tegasnya.
Prabowo menyebut, penghematan anggaran itu juga untuk memperbaiki 330.000 sekolah di Tanah Air. Menurutnya, anggaran pendidikan yang dialokasikan saat ini hanya cukup memperbaiki 20.000 sekolah.
“Berapa tahun kita mau selesaikan 330.000 sekolah? Karena itu, perjalanan dinas, perjalanan ke luar negeri dikurangi. Kau boleh melawan Prabowo tapi nanti kau lawan emak-emak itu semua itu. Bandel, nablek,” ujar Prabowo.
“Nggak usah ke luar negeri, 5 tahun nggak usah ke luar negeri kalau perlu. Yang perlu keluar negeri yang tugas. Tugas ke luar negeri tugas belajar boleh, tugas untuk atas nama negara boleh. Jangan tugas yang dicari-cari untuk jalan-jalan. Kalau mau jalan-jalan pakai uang sendiri,” sambung Prabowo.