Kontrak Thom Haye di Klub Hampir Habis, Akankah Pengaruhi Performanya di Tim Garuda saat Hadapi China?
Kontrak Thom Haye dengan Almere City akan berakhir pada 30 Juni tahun ini.

Thom Haye mengalami situasi yang kurang menyenangkan saat Timnas Indonesia bertanding melawan Arab Saudi dan Australia pada awal putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang berlangsung pada September tahun lalu. Diketahui bahwa penampilannya tidak optimal, mungkin disebabkan oleh ketidakpastian mengenai masa depannya di klub baru.
Saat itu, Thom Haye telah ditinggalkan oleh Heerenveen, sementara negosiasi dengan Almere City belum membuahkan hasil. Meskipun Timnas Indonesia, yang saat itu dilatih oleh Shin Tae-yong, berhasil meraih hasil positif dengan imbang 1-1 melawan Arab Saudi dan 0-0 melawan Australia, Haye tidak bermain penuh di kedua pertandingan tersebut.
Ketika Timnas Indonesia bertandang ke Arab Saudi di King Abdullah Sports City pada 6 September 2024, Thom Haye hanya bermain selama 59 menit sebelum digantikan oleh Marselino Ferdinan. Empat hari kemudian, saat Tim Garuda menjamu Timnas Australia di SUGBK Jakarta, gelandang berbakat ini masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Ivar Jenner pada menit ke-70. Kontrak Thom Haye dengan Almere City akan berakhir pada 30 Juni tahun ini. Nah, ia akan menghadapi situasi serupa menjelang pertandingan antara Timnas Indonesia dan Timnas China di SUGBK Jakarta pada 5 Juni mendatang.
Apakah Masa Depan di Klub Dapat Memengaruhi Performa?

Apakah kondisi psikologis pemain berusia 30 tahun tersebut akan terpengaruh saat matchday kesembilan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026? "Tahun lalu, kita tak tahu alasan Shin Tae-yong tidak menurunkan Thom Haye secara penuh melawan Arab Saudi dan Australia. Saya sebagai mantan agen, masa depan di klub baru sangat penting bagi pemain. Status yang belum mendapatkan klub dapat berpengaruh atau tidak berpengaruh," ungkap Edy Syah. Dari informasi yang ada, sebenarnya Thom Haye telah melakukan negosiasi dengan beberapa klub baru, tetapi belum mencapai kesepakatan dalam proses tawar-menawar.
"Biasanya, dua hingga tiga bulan sebelum kompetisi berakhir, pasti ada negosiasi antara pemain dengan klub lama atau baru. Namun, kali ini kita tidak mengetahui apakah agen Thom Haye sudah membuka negosiasi dengan Almere City atau klub lainnya," jelasnya.
Terlepas dari kemungkinan pelabuhan baru yang akan datang, Edy Syah berharap kondisi psikologis Thom Haye tidak terganggu saat pertandingan Timnas Indonesia melawan China.
"Thom Haye adalah pemain profesional. Dia mampu menempatkan diri untuk kepentingan pribadi dan Timnas Indonesia. Saya yakin dia akan tetap fokus untuk memenangkan Timnas Indonesia, karena ini adalah pertandingan yang sangat penting untuk lolos ke Piala Dunia 2026," tuturnya.