Ciri-Ciri Mata Minus pada Anak yang Penting Diwaspadai Orang Tua

Merdeka.com - Sebagian besar penyakit dan masalah terkait kesehatan cukup mudah dideteksi pada anak-anak karena mereka menunjukkan ketidaknyamanan yang terlihat dan mengeluhkan rasa sakit atau gejala lainnya. Tetapi jika menyangkut mata mereka, itu bisa menjadi rumit.
Masalah penglihatan atau mata sering terjadi pada anak usia sekolah. Penglihatan anak mengalami perubahan seiring waktu. Sebagai bayi, anak anak mungkin memiliki penglihatan kabur dan melihat dunia sebagai terang dan gelap, dan saat anak tumbuh, penglihatannya akan menajam.
Penglihatan yang buruk dapat mengganggu kemampuan anak untuk belajar dan bermain di sekolah. Anak mungkin merasa sulit untuk berkonsentrasi dan membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami berbagai hal. Penglihatan yang buruk di masa kanak-kanak dapat menyebabkan anak harus memakai kacamata.
Ingatlah bahwa masalah penglihatan, jika terdeteksi lebih awal dapat diobati. Berikut ciri-ciri mata minus pada anak yang penting diwaspadai orang tua:
Ciri-Ciri Mata Minus pada Anak
1. Ketidakmampuan Membaca Papan Tulis di Sekolah
Ciri-ciri mata minus pada anak yaitu ketidakmampuan membaca sesuatu di papan tulis sekolah dari jarak normal. Jika guru anak mengeluh tidak bisa membaca papan tulis dari jarak jauh atau dari bangku terakhir di kelas, Anda perlu menanggapinya dengan serius.
Cara lain untuk mengetahuinya adalah dengan memeriksa apakah anak Anda tiba-tiba mencatat ejaan dan kalimat yang salah dari papan tulis, yang seharusnya tidak mungkin terjadi.
2. Duduk Terlalu Dekat dengan TV
Ciri-ciri mata minus pada anak selanjutnya yaitu duduk terlalu dekat dengan TV. Jika anak Anda lebih suka duduk terlalu dekat dengan televisi, mungkin itu pertanda dia tidak bisa menontonnya dengan jelas dari kejauhan. Anda juga harus memperhatikan apakah mereka meremas mata untuk mendapatkan pandangan yang lebih baik saat duduk jauh dari televisi.
Jika melihat anak Anda menyipitkan mata (melihat seseorang atau sesuatu dengan satu atau kedua mata tertutup sebagian dalam upaya untuk melihat lebih jelas) atau memiringkan kepala untuk melihat lebih baik, Anda mungkin ingin memeriksakan diri ke dokter.
©2018 Pixabay.com
3. Sering Mengucek Matanya
Ciri-ciri mata minus pada anak berikutnya yaitu sering mengucek matanya. Jika anak memiliki mata yang lemah, maka ia mungkin kesulitan untuk melihat dengan jelas dari kejauhan dan terlalu menekan matanya. Mata anak Anda mungkin terasa lelah, menyebabkan iritasi dan sering menggosok mata oleh anak Anda.
4. Menggunakan Jari-jarinya untuk Membaca
Jika anak Anda menggunakan jari-jarinya untuk menuntun dia membaca, dia mungkin memiliki masalah penglihatan yang membuatnya tidak dapat menyinkronkan teks secara otomatis. Selain itu, jika anak Anda kehilangan tempatnya saat membaca dan sulit menemukan kata terakhir, itu bisa menjadi indikasi masalah penglihatan.
5. Mengeluh Sering Sakit Kepala
Sakit kepala tidak umum terjadi pada anak-anak tetapi jika anak Anda mengeluhkannya, lagi dan lagi, ia mungkin harus melakukan sesuatu dengan matanya.
Jika Anda ragu, bawalah anak Anda ke dokter anak terlebih dahulu, dan bila dianjurkan (atau jika Anda melihat tanda-tanda lain), bawalah anak Anda ke dokter spesialis mata (spesialis yang menangani studi dan pengobatan penyakit mata).
Beberapa ciri-ciri mata minus pada anak yang harus diperhatikan adalah jika anak:
Mengabaikan masalah yang berhubungan dengan mata dapat menyebabkan memburuknya dengan cepat.
Pengobatan Miopia di Masa Kecil
Setelah mengetahui ciri-ciri mata minus pada anak, periksakan ke dokter mata. Miopia tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat diobati. Tujuan pengobatan adalah untuk meningkatkan penglihatan anak dan mencegahnya menjadi lebih buruk. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan mata mereka di kemudian hari, meskipun masih membutuhkan kacamata atau lensa kontak.
Kacamata
Kacamata untuk miopia dapat digunakan setiap saat atau hanya saat dibutuhkan agar anak Anda dapat melihat jauh. Sangat penting untuk memilih bingkai yang pas dan cocok untuk usia dan aktivitas anak.
Misalnya, jika memiliki anak kecil, membeli kacamata dengan tali dapat membantu agar lebih mudah dipakai. Atau jika anak Anda berolahraga, mendapatkan kacamata olahraga akan membuat kacamata biasa mereka tidak rusak. Seorang ahli kacamata dapat membantu Anda mengetahui apa yang mungkin dibutuhkan anak.
Lensa Kontak
Untuk mengatasi ciri-ciri mata minus pada anak selanjutnya ialah dengan lensa kontak. Lensa kontak adalah pilihan jika anak Anda lebih menyukainya dibanding kacamata. Mereka juga dapat membantu untuk aktivitas tertentu, terutama olahraga. Meskipun tidak ada batasan usia untuk kontak, anak Anda harus dapat menolerir obat tetes mata dengan baik dan mempraktikkan kebersihan yang baik. Kontak perlu dirawat setiap hari untuk mencegah infeksi mata.
Penting untuk selalu memiliki kacamata sebagai cadangan, bahkan jika anak Anda sering memakai lensa kontak. Jika mata anak Anda sakit atau kemerahan saat memakai lensa kontak, segera hubungi dokter mata. (mdk/amd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya