Jadi Duta Pariwisata di AS, Ini Kisah Sarah Pandjaitan Putri Indonesia dari Sumut

Merdeka.com - Provinsi Sumatra Utara tak hanya memiliki potensi alam dan wisata yang luar biasa. Tetapi juga sumber daya manusianya yang mampu mengharumkan nama daerah bahkan negara Indonesia sekalipun.
Salah satunya adalah Sarah Pia Desideria Pandjaitan, yang mewakili Provinsi Sumatra Utara dalam ajang bergengsi Putri Indonesia tahun 2022 lalu. Wanita kelahiran tahun 1997 itu tumbuh dan besar di Kota Medan, Sumatra Utara.
Berkat kegigihan dan kecerdasannya, Sarah berhasil terpilih menjadi Duta Pariwisata di Amerika Serikat. Kegiatannya di Amerika nantinya mendapat dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara tersebut.
Penasaran dengan profil Sarah Pia Desideria Pandjaitan? Simak rangkumannya yang dihimpun dari beberapa sumber berikut ini.
Lulusan Universitas Sumatra Utara
Dalam video profil yang diunggah melalui kanal Youtube milik Official Puteri Indonesia, Sarah rupanya merupakan mahasiswa lulusan Sarjana Hukum Universitas Sumatra Utara (USU).
Semasa kuliah, Sarah cukup aktif dalam kegiatan kemahasiswaan. Salah satunya yaitu berkontribusi dalam organisasi kepemudaan. Semasa kepengurusan organisasi, Sarah rupanya tertarik pada isu-isu terkait masalah lingkungan dan pendidikan.
Tak heran jika Sarah sejak kecil sudah begitu peduli dengan permasalahan lingkungan. Seperti halnya pada tahun 2004 silam, dirinya ikut berpartisipasi dalam misi kemanusiaan bencana Tsunami di Provinsi Aceh. Selain itu, Sarah juga aktif dalam mengikuti kegiatan sosial di beberapa daerah di Indonesia.
Sempat Mengikuti Putri Indonesia Tahun 2016
Instagram.com/sarahpdp ©2023 Merdeka.com
Pada tahun 2016, Sarah mengikuti pemilihan Puteri Sumatra Utara dan berhasil meraih Runner-up 1.
Pada tahun 2022, Sarah berhasil memenangkan Puteri Indonesia Sumatra Utara. Berkat prestasinya itu membuat sejarah baru dan mengharumkan nama Provinsi Sumatra Utara khususnya Kota Medan.
Fokus Masalah Lingkungan
Instagram.com/sarahpdp ©2023 Merdeka.com
Selama mengikuti ajang Puteri Indonesia, Sarah fokus pada penanganan limbah medis agar dapat dikurangi dan didaur ulang.
Selama pandemi, Sarah sangat serius menyoroti permasalahan sampah medis yang terus meningkat dari hari ke hari. Hal ini memicu Sarah untuk melakukan kampanye dan melahirkan gerakan yang bernama Bangkit Bersama.
Dalam ajang bergengsi tersebut, Sarah terus menggaungkan suaranya dalam menangani permasalahan lingkungan terutama limbah medis yang ada di Indonesia.
Raih Penghargaan Internasional
Instagram.com/sarahpdp ©2023 Merdeka.com
Berkat kepedulian Sarah terhadap permasalahan lingkungan di Indonesia bahkan dunia, ia pernah menyabet penghargaan internasional Dr. Manumukt Manav Distinguished Service Award, atas kontribusinya dalam menangani lingkungan dan masyarakat di Indonesia.
Melihat kontribusi dan pengalamannya yang begitu luar biasa, hal ini menjadi buah inspirasi bagi wanita di Indonesia bahwa pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dan wanita bukanlah menjadi halangan untuk meraih prestasi yang gemilang.
Selain itu, Sarah membuktikan jika menjadi Puteri Indonesia tidak hanya mengandalkan tampilan semata tetapi juga hati yang penuh rasa.
Promosikan Pariwisata
Instagram.com/sarahpdp ©2023 Merdeka.com
Melansir dari Liputan6.com, Sarah Pandjaitan terpilih menjadi Duta Pariwisata di Amerika Serikat. Dirinya mengingat pesan almarhum ayahnya yang mengutip dari Presiden John F.Kennedy, "Jangan tanyakan apa yang negaramu bisa lakukan untukmu, tetapi apa yang bisa kamu lakukan untuk negaramu".
Dari pesan itu, Sarah kemudian menjalankan misinya sebagai Putri Indonesia Provinsi Sumatra Utara dengan mempromosikan sektor pariwisata kampung halamannya khususnya di Amerika Serikat.
Tak hanya mempromosikan pariwisata Indonesia, Sarah juga tampil di New York Fashion Week untuk memperagakan busana dari produk Indonesia yang masuk ke dalam ITPC atau International Trade Partners Conference.
"Saya memakai gaun hasil tenunan dari para penenun di Toba, tepatnya di Tarutung. Dan itu menggunakan bahan pewarna alami. Ulos yang saya pakai ini ditenun oleh penenun yang selama pandemi tidak dapat pemasukan sama sekali," ungkap Sarah dilansir Liputan6.com (27/3). (mdk/adj)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya