Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Edema Otak dan Penyebabnya, Pembengkakan Otak karena Penumpukan Cairan

Mengenal Edema Otak dan Penyebabnya, Pembengkakan Otak karena Penumpukan Cairan Ilustrasi otak. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Edema otak, atau edema serebral, juga dikenal sebagai pembengkakan otak. Edema otak adalah kondisi yang mengancam jiwa dan dapat menyebabkan cairan menumpuk di otak.

Pembengkakan atau edema respons alami tubuh terhadap cedera. Edema mengacu pada pembengkakan karena cairan yang terperangkap, dan itu bisa terjadi di bagian tubuh mana saja. Namun, jika edema terjadi di otak, dapat menyebabkan komplikasi yang parah.

Edema otak dapat membatasi suplai darah ke otak. Darah membawa oksigen ke otak, yang dibutuhkan agar otak dapat berfungsi. Kekurangan oksigen di otak dapat merusak sel-sel otak atau menyebabkan kematian.

Edema otak bisa sangat sulit diobati. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kerusakan permanen. Pembengkakan dapat terjadi di seluruh otak atau di area tertentu saja. Jika tidak diobati, edema otak bisa berakibat fatal.

Penyebab Edema Otak

ilustrasi otak

dementiatalk.net

Mengutip dari laman Healthline, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan edem otak, antara lain:

  • Cedera otak traumatis. Traumatic brain injury, atau TBI, dapat menyebabkan kerusakan pada otak. Kontak fisik dan jatuh dapat menyebabkan otak membengkak. Pada kasus yang lebih parah, TBI dapat memecahkan tengkorak dan potongan tengkorak dapat memecahkan pembuluh darah di otak sehingga menyebabkan pembengkakan.
  • Stroke. Beberapa kasus stroke dapat menyebabkan pembengkakan otak, khususnya stroke iskemik. Stroke iskemik terjadi ketika ada gumpalan darah di dekat otak, yang mencegah otak menerima darah dan oksigen. Hal ini dapat menyebabkan sel-sel otak mati dan otak membengkak sebagai respons terhadap cedera.
  • Infeksi. Beberapa bakteri dapat menyebabkan penyakit dan gangguan yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan otak, terutama jika tidak diobati.
  • Tumor. Tumor otak dapat menambah tekanan pada area otak, menyebabkan otak di sekitarnya membengkak.
  • Penyebab lain dari edema otak meliputi:

  • penggunaan obat yang tidak sehat
  • infeksi virus
  • keracunan karbon monoksida
  • gigitan dari hewan beracun, reptil, dan beberapa hewan laut
  • Gejala Edema Otak

    Edema otak bisa sulit didiagnosis oleh dokter jika tanpa tes yang tepat dan evaluasi menyeluruh. Ada beberapa gejala yang harus diperhatikan setelah cedera atau infeksi yang dapat mengindikasikan munculnya edema. Beberapa indikasi edema otak antara lain:

  • sakit kepala
  • pusing
  • mual
  • kurang koordinasi tubuh
  • mati rasa
  • Dalam kasus edema serebral yang lebih parah, Anda mungkin mengalami gejala seperti:

  • perubahan suasana hati
  • hilang ingatan
  • kesulitan berbicara
  • inkontinensia
  • perubahan kesadaran
  • kejang
  • kelemahan
  • Cara Pengobatan

    Pembengkakan otak bisa menjadi kondisi yang mengancam jiwa, oleh karena itu harus segera diobati. Pilihan pengobatan dimaksudkan untuk mengembalikan aliran darah dan oksigen ke otak sekaligus mengurangi pembengkakan.

    Penting juga untuk mengobati penyebab yang mendasarinya untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Ada enam pilihan pengobatan umum untuk kondisi ini, yaitu:

    1. Obat-obatan

    Tergantung pada tingkat keparahan kondisi Anda dan penyebab yang mendasarinya, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk membantu mengurangi pembengkakan dan mencegah pembekuan darah.

    2. Osmoterapi

    Ketika otak membengkak, terdapat cairan yang menumpuk. Osmoterapi adalah teknik yang dimaksudkan untuk mengeluarkan cairan dari otak. Ini dilakukan dengan menggunakan agen osmotik seperti manitol, atau bahan yang tinggi garam. Terapi osmotik juga membantu meningkatkan sirkulasi darah. Ini akan membantu mengurangi pembengkakan dan ICP di tengkorak.

    3. Hiperventilasi

    Beberapa dokter mungkin melakukan hiperventilasi terkontrol untuk membantu menurunkan ICP Anda. Hiperventilasi menyebabkan Anda menghembuskan napas lebih banyak daripada yang Anda hirup, sehingga dapat menurunkan jumlah karbon dioksida dalam aliran darah. Aliran darah yang tepat di otak bergantung pada karbon dioksida. Mengontrol proses ini akan menurunkan aliran darah di otak dan mengurangi ICP.

    4. Hipotermia

    Metode pengobatan lain adalah dengan menginduksi hipotermia. Menurunkan suhu tubuh akan menurunkan metabolisme di otak dan juga dapat mengurangi pembengkakan. Namun, hipotermia terkontrol ini masih diteliti.

    5. Ventrikulostomi

    Ini adalah prosedur yang lebih invasif yang melibatkan pengeringan cairan dari otak. Dokter akan membuat sayatan kecil di tengkorak dan memasukkan tabung sebagai saluran pembuangan. Metode ini akan mengurangi tekanan ICP.

    6. Pembedahan

    Dalam kasus edema serebral yang lebih parah, Anda mungkin memerlukan pembedahan untuk meredakan ICP. Operasi ini bisa berarti menghilangkan bagian dari tengkorak atau menghilangkan sumber pembengkakan, seperti dalam kasus tumor. (mdk/ank)

    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP