Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Alibaba punya program SDM, Indonesia jadi negara pertama

Alibaba punya program SDM, Indonesia jadi negara pertama Jack Ma. © Techinasia.com

Merdeka.com - International Financial Corporation (IFC), anggota dari Grup Bank Dunia, dan Ant Financial Services Group (Ant Financial), perusahaan teknologi terdepan dunia dan operator dari Alipay, bersama-sama mengumumkan program “10x1.000 Tech for Inclusion” pada Pertemuan Tahunan International Monetary Fund dan Grup Bank Dunia 2018.

Inisiatif ini memiliki program yang lengkap dengan mengutamakan kegiatan yang interaktif dan pertukaran ide untuk melatih 10.000 ahli teknologi dari negara-negara berkembang, baik dari sektor publik dan swasta dalam 10 tahun ke depan.

Pendiri dan Executive Chairman Alibaba Group, Jack Ma mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk membangun platform yang interaktif dan terbuka dalam meningkatkan dukungan bagi para pemimpin di bidang teknologi dan individu terampil; mereka yang bergerak pada upaya mengurangi angka kemiskinan serta membuat layanan dasar keuangan untuk masyarakat di negara-negara berkembang. Indonesia adalah negara pertama yang dilibatkan di program ini.

"Saya percaya berinvestasi pada masyarakat berarti berinvestasi untuk masa depan. Membangun talenta merupakan salah satu tindakan penting yang dapat dilakukan oleh ekosistem Alibaba. Saya berharap negara-negara berkembang dapat mengambil manfaat dari talenta-talenta yang dilatih dalam program “10x1.000 Tech for Inclusion” dan mampu menggapai masa depan yang lebih cerah melalui ekonomi digital," ujar Jack Ma melalui keterangan resminya, Jumat (19/10).

Program 10x1.000 Tech for Inclusion ini akan bekerja sama dengan mitra lokal dari sektor publik dan swasta di negara-negara berkembang. Serangkaian lokakarya yang berhubungan teknologi finansial akan dilaksanakan di Tiongkok dan berbagai negara. Lokakarya ini bertujuan untuk menginspirasi para pemimpin dan orang-orang berbakat di bidang teknologi untuk menjadi “Agen Perubahan” di era digital, serta mendorong penerapan teknologi dan keberlangsungan global.

"Teknologi memberikan keuntungan terbesar di era digital dengan membawa kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama untuk sistem keuangan yang inklusif," kata Eric Jing, Executive Chairman dan Chief Executive Officer Ant Financial.

"Orang-orang yang memiliki bakat di bidang teknologi adalah agen perubahan yang dapat menginspirasi berbagai inovasi untuk masa depan yang lebih baik bagi banyak orang. Ini adalah kesempatan bagi Alipay untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang layanan keuangan untuk memperluas komunitas dan ekosistem teknologi di negara berkembang," tambahnya.

IFC dan Ant Financial sebelumnya telah bekerja sama dalam beberapa inisiatif untuk memperluas kredit mikro untuk usaha kecil dan usaha yang dirintis oleh perempuan di Tiongkok. Dalam beberapa tahun, inisiatif ini telah mendorong kolaborasi finansial dengan basis digital yang inklusif, ramah lingkungan, dan perbaikan di lingkungan usaha.

Pada tahun 2016, Ant Financial menandatangani perjanjian Akses Finansial Universal Bank Dunia 2020 dan berkomitmen untuk meningkatkan akses layanan finansial untuk 100 juta orang yang belum memiliki akses ke layanan finansial.

CEO IFC Philippe Le Houérou mengatakan, "Sistem finansial berbasis digital telah mengubah lanskap finansial, membentuk pasar-pasar baru, memberdayakan konsumen, dan untuk pertama kali membuat kegiatan perbankan dapat dilakukan oleh jutaan orang di dunia yang belum terjangkau sebelumnya. Program ini akan memberikan pengetahuan yang lebih mendalam dan menciptakan kesempatan-kesempatan baru bagi layanan finansial berbasis digital untuk memperluas akses finansial dan meningkatkan kualitas hidup." (mdk/faz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP