Apa Saja Aplikasi Boros Baterai? Rata-Rata Jadi 'Kebutuhan Utama'
Temukan aplikasi-aplikasi yang sering dilaporkan menguras baterai ponsel Anda dengan cepat, dari media sosial hingga streaming.

Di era digital saat ini, penggunaan smartphone menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, banyak pengguna yang mengeluhkan borosnya baterai ponsel mereka, terutama saat menggunakan aplikasi tertentu. Menurut berbagai sumber, ada beberapa aplikasi yang dikenal sangat mempengaruhi daya tahan baterai perangkat.
Aplikasi media sosial menjadi salah satu penyebab utama pengurasan baterai. Sebagai contoh, Facebook dan Instagram memiliki banyak fitur yang aktif di latar belakang dan dapat menguras daya dengan cepat. Facebook Messenger juga tidak jauh berbeda, dengan banyak notifikasi dan penggunaan yang intensif.
Selain media sosial, aplikasi lain seperti YouTube dan Netflix juga dikenal boros baterai. Streaming video berkualitas tinggi membutuhkan daya yang cukup besar, sehingga menjadi salah satu penyebab utama pengurasan baterai. Dengan memahami aplikasi mana yang paling boros, pengguna dapat mengambil langkah-langkah untuk menghemat daya ponsel mereka.
Aplikasi Media Sosial Penyebab Utama Pengurasan Baterai

Media sosial adalah salah satu penyebab utama borosnya baterai ponsel. Aplikasi seperti Facebook, Instagram, dan Snapchat memiliki banyak fitur yang berjalan di latar belakang, yang menyebabkan konsumsi daya meningkat. Misalnya, Facebook memiliki fitur seperti Reels, Feed, Marketplace, dan Memories yang secara aktif menggunakan daya saat aplikasi berjalan.
Instagram, yang juga merupakan bagian dari keluarga Facebook, memiliki karakteristik serupa. Penggunaan fitur Stories dan notifikasi yang terus-menerus dapat menguras baterai dengan cepat. Selain itu, Twitter (X) dengan sinkronisasi dan notifikasi konstan juga berkontribusi pada pengurangan daya baterai.
WhatsApp, meskipun lebih hemat dibandingkan aplikasi lain, tetap dapat menguras baterai jika digunakan secara intensif. LinkedIn juga tidak luput dari pengurasan daya, dengan fitur yang aktif di latar belakang. Dengan demikian, pengguna perlu memperhatikan penggunaan aplikasi media sosial untuk menjaga daya baterai.
Aplikasi Streaming dan Video Conference yang Boros Daya

Aplikasi streaming seperti YouTube dan Netflix dikenal sangat boros baterai. Streaming video berkualitas tinggi memerlukan daya yang signifikan, yang dapat menyebabkan ponsel cepat kehabisan baterai. Menurut data, menonton video di YouTube dapat menguras hingga 20-30% baterai dalam waktu singkat.
Zoom menjadi aplikasi lain yang juga menguras daya, terutama saat melakukan panggilan video dengan banyak peserta. Kualitas video yang tinggi dan penggunaan fitur-fitur tambahan seperti berbagi layar juga berkontribusi pada pengurasan daya. Pengguna sebaiknya mempertimbangkan untuk menggunakan Wi-Fi saat melakukan panggilan video untuk mengurangi penggunaan data dan daya.
Selain itu, aplikasi seperti Spotify yang memutar musik secara terus-menerus juga dapat menghabiskan baterai dengan cepat. Dengan kualitas tinggi yang diinginkan oleh pengguna, daya yang dibutuhkan pun semakin besar. Oleh karena itu, pengguna perlu bijak dalam memilih aplikasi yang digunakan untuk streaming.
Aplikasi Navigasi dan Berbasis Lokasi yang Menguras Daya

Aplikasi seperti Google Maps sangat bergantung pada GPS dan memerlukan daya yang besar. Penggunaan peta interaktif dan pembaruan lalu lintas real-time membuat aplikasi ini menjadi salah satu yang paling boros baterai. Saat menggunakan Google Maps, daya baterai dapat berkurang hingga 15% dalam satu jam penggunaan.
Aplikasi berbasis lokasi lainnya, seperti Uber dan aplikasi pelacak kebugaran, juga dapat menguras daya dengan cepat. Penggunaan GPS secara intensif dalam aplikasi-aplikasi tersebut menjadi faktor utama pengurasan baterai. Oleh karena itu, disarankan untuk mematikan GPS saat tidak diperlukan.
Pengguna juga perlu memperhatikan aplikasi lain yang sering disebutkan dalam konteks pengurasan baterai, seperti Fitbit, Airbnb, dan Skype. Meskipun aplikasi-aplikasi ini memiliki fungsi yang berbeda, mereka tetap dapat berkontribusi pada pengurangan daya baterai secara keseluruhan. Memeriksa pengaturan baterai di perangkat dapat membantu pengguna mengidentifikasi aplikasi mana yang paling boros.
Aplikasi Google yang Perlu Diperhatikan

Aplikasi Google, seperti Chrome dan Gmail, juga dikenal sebagai penyebab borosnya baterai. Chrome, dengan banyak tab terbuka dan konten web berat, dapat menguras daya secara signifikan. Pengguna yang sering menggunakan banyak tab harus waspada terhadap konsumsi daya yang tinggi.
Gmail, meskipun terlihat sederhana, juga dapat menguras baterai karena sinkronisasi email yang terjadi di latar belakang. Pengguna yang menerima banyak email setiap hari mungkin akan merasakan dampak lebih besar pada daya baterai. Oleh karena itu, membatasi sinkronisasi dan mematikan notifikasi dapat membantu menghemat baterai.
Dengan banyaknya aplikasi yang berpotensi menguras baterai, penting bagi pengguna untuk memahami cara mengelola penggunaan aplikasi tersebut. Memeriksa pengaturan baterai di perangkat dapat memberikan informasi rinci tentang penggunaan daya per aplikasi, sehingga pengguna dapat mengambil langkah-langkah untuk mengoptimalkan daya baterai ponsel mereka.