Berani Berubah: Bos Pariwisata Alih Profesi Jual Susu Kambing
Merdeka.com - Usaha susu kambing milik Made Raka maju pesat di masa pandemi. Mantan pemilik travel di Bali ini yakin usahanya akan terus maju dari waktu ke waktu, karena Made Raka melihat peluang susu kambing yang sangat besar, khususnya di Bali.
Berbekal belajar dari temannya, Made Raka kini fokus berjualan susu kambing. Made Raka sengaja memilih usaha susu kambing, karena menurutnya memelihara dan menjual susu kambing punya banyak manfaat.
istimewa
"Pertama karena belum ada di Bali, kedua karena unik, ketiga karena banyak manfaat dari susu kambing itu untuk kesehatan. Dan dari kotoran padat dan cairnya bisa dipakai pupuk," kata Made Raka.
Ada 20 ekor kambing yang dipelihara. Tak sendiri, Made Raka juga mengajak karyawannya memelihara kambing. Dengan begitu, mereka bisa mendapat penghasilan tambahan, meski pariwisata sedang sepi di Bali.
Penjualan susu kambing di Bali mendapat sambutan baik di mata masyarakat. Para pembeli mengaku susu kambing punya banyak manfaat. Meski awalnya sempat ragu, kini para pembeli merasa ketagihan dengan rasa susu kambing.
istimewa
"Awalnya cuma penasaran aja karena banyak saya denger orang-orang beli susu kambing, susu kambing tuh khasiatnya seperti apa. Terus saya coba pertama tak kirain amis tuh, ternyata nggak, seger enak, terus saya tahu manfaatnya banyak untuk asam urat, untuk maag, banyaklah khasiatnya. Akhirnya saya coba terus, kesukaan jadinya," kata Komang, pembeli susu kambing.
Made Raka menjual satu botol susu seharga Rp 25.000 sampai Rp40.000. Penghasilan terbesarnya kini dari hasil penjualan susu kambing.
"Saya sangat bersyukur dan saya berharap pada teman-teman yang terdampak agar kita mulai bangkit, jangan 100 persen tergantung pada pariwisata. Kita orang Bali bisa hidup dan bisa berbuat yang kecil selain pariwisata," kata Made Raka.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya