Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CIMB Niaga kucurkan Rp 2 triliun untuk bangun LRT

CIMB Niaga kucurkan Rp 2 triliun untuk bangun LRT CIMB Niaga. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan CIMB Niaga telah siap mengucurkan dana untuk proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Dana yang akan digelontorkan sebesar Rp 2 triliun.

"Itu ada dari CIMB Niaga mau masuk. Tadi sudah bilang. Ada Rp 2 triliun," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/8).

Selain CIMB Niaga, Luhut sebelumnya telah memastikan investor asal Singapura telah pula memastikan akan mengucurkan dana sebesar Rp 2 triliun. CIMB Niaga sendiri merupakan perusahaan merger Bank Lippo dan CIMB Grup Holding dari Malaysia.

"(Yang Singapura) Iya, Rp 2 triliun," ujarnya.

Sebelumnya, Menko Luhut menyebutkan ada investor asal Singapura berminat mendanai pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Belum ada kesepakatan resmi, dia mengatakan investor tersebut telah mengajukan penawaran pendanaan sebesar Rp 2 triliun.

Jumlah ini otomatis akan membuat pendanaan dari perbankan dalam negeri akan berkurang. Adapun dana perbankan yang rencananya dibutuhkan dalam pembiayaan pembangunan LRT Jabodebek mencapai Rp 18-19 triliun.

"Jadi dengan itu, penyertaan modal dari bank lokal akan turun. Itu akan mancing swasta untuk masuk. Jadi porsi bank lokal nanti jadi berkurang Rp 2 triliun itu," kata Menko Luhut di Gedung Kemenko Maritim, Jakarta, Senin (28/8).

Namun demikian, Menko Luhut masih enggan menyebutkan nama investor asal Singapura tersebut.

"Bahas masih detail-detail karena ini pertama kali bikin LRT. Jadi peraturan pendukungnya banyak yang belum ada. Jadi mesti dibuat supaya lancar. Karena ini akan jadi copy paste untuk LRT lainnya," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP