Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menhub Budi bantah pembangunan LRT Palembang lebih mahal dari pada negara lain

Menhub Budi bantah pembangunan LRT Palembang lebih mahal dari pada negara lain LRT Palembang di atas Sungai Musi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan menepis tudingan ‎politisi Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang menyebut biaya pembangunan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Palembang lebih mahal dibanding negara lain.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dalam menghitung besaran biaya pembangunan LRT instansinya sangat berhati-hati, bahkan melibatkan konsu‎ltan internasional dan instansi terkait agar biaya proyek efisien. Dia pun membatah tudingan Prabowo yang menyebut biaya pembangunan LRT lebih mahal ketimbang negara lain.

"Menurut hemat saya sinyalir yang disampaikan tidak benar," kata Menhub Budi, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Sabtu (23/6).

Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan M Popik Montanasyah menambahkan, dalam proses pembangunan LRT Palembang sudah sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dan perhitungan yang cukup cermat, bahkan hitungan biayanya jauh lebih hemat.

"Dari usulan semua angka kontraktor kosultan terjadi penghematan penurunan, sisi konstruksi LRT ini pengerjaannya beragam. Pertama konstruksi sistem yang dipakai, kedua kondisi geografis lahan yang digunakan," paparnya.

Terkait dengan perbedaan perhitungan harus dilakukan berdasarkan acuannya dan dibandingkan negara lain yang membangun moda transportasi sejenis. "Berkaitan perbedaan harga kita ambil acuaan semua biaya, tergantung kondisi, kita bandingkan dengan sejenis lebih murah," ucapnya.

‎Pembangunan LRT Palembang sepanjangan kurang lebih 23 kilometer (km) memakan biaya Rp 10,9 triliun. Moda transportasi tersebut dilengkapi dengan 13 stasiun, 1 depo dan 9 gardu listrik dengan menggunakan lebar jalur rel 1067 mm dan third rail electricity 750 VDC.

Sebelumnya, Probowo menyatakan, untuk pembangunan LRT di Eropa membutuhkan biaya USD 8 juta per meter‎, sedangkan di Palembang USD 40 juta per meter dengan begitu ada selisi USD 32 juta.

Sebagai informasi dalam pelaksanaan pembangunan LRT, PT. Waskita Karya (Persero) dibantu oleh konsultan pengawas (supervisi) yang berkualifikasi internasional yakni SMEC Internasional asal Australia. Perusahaan tersebut telah mempunyai pengalaman yang cukup luas di beberapa negara di kawasan Asia, Australia, dan Afrika, Eropa, serta Amerika.

Kementerian Perhubungan optimis LRT Sumatera Selatan akan selesai dan dioperasikan pertengahan Juli 2018 yang berguna mendukung perhelatan akbar Asian Games 2018.

"Kami memastikan tingkat keamanan dan keselamatan dalam pengoperasiannya nanti. Terkait hal tersebut, Kementerian Perhubungan telah melakukan serangkaian pengujian sarana dan prasarana LRT pada bulan Mei 2018 dan uji coba dinamis telah dilakukan pada Kamis (21/6) dari stasiun Jakabaring menuju stasiun Palembang Icon," kata Menhub seperti dikutip Antara.

Pembangunan LRT Sumatera Selatan merupakan amanah dari Perpres Nomor 116 Tahun 2015 dan Perpres 55 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit di Provinsi Sumatera Selatan, yang menugaskan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, sebagai pelaksana Pembangunan Prasarana Kereta Api Ringan/LRT di Sumatera Selatan serta PT.KAI (Persero) sebagai operator LRT Sumatera Selatan.

Pekerjaan pembangunan LRT Sumsel sepanjang sekitar 23 kilometer dilengkapi dengan 13 stasiun, satu depo dan sembilan gardu listrik dengan menggunakan lebar jalur rel 1067 milimeter dan "third rail electricity" 750 VDC telah dimulai sejak Oktober tahun 2015 dengan pembiayaan APBN.

LRT Sumsel ini akan menghubungkan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin menuju kawasan Kota Olahraga Jakabaring. Selain digunakan sebagai sarana transportasi yang dapat mengurangi beban jalan raya dan penggunaan kendaraan pribadi, juga akan digunakan sebagai venue untuk perhelatan Asian Games tahun 2018.

Sumber : Liputan6

Reporter : Pebrianto Eko Wicaksono

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP