Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sektor Pertanian Bisa Jadi Bantalan Dukung Pemulihan Ekonomi

Sektor Pertanian Bisa Jadi Bantalan Dukung Pemulihan Ekonomi Ilustrasi sawah. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Peneliti Center of Food, Energy and Sustainable Development, Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rusli Abdullah mendorong pemerintah untuk terus menggenjot kontribusi sektor pertanian terhadap PDB di tengah pandemi Covid-19. Mengingat sektor ini masih tumbuh positif dan mampu menyerap banyak tenaga kerja.

"Kita ketahui, sektor pertanian masih tumbuh positif dan mampu menyumbang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Data BPS mencatat PDB pertanian tumbuh 16,24 persen pada triwulan-II 2020 (q to q), sementara secara year on year tumbuh 2,19 persen dan menyerap banyak tenaga kerja. Harusnya dapat dimaksimalkan," kata dia melalui webinar bertajuk Respon Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2020, Kamis (6/8).

Rusli mengatakan, sektor pertanian berpotensi besar untuk terus tumbuh positif selama dan pasca pandemi Covid-19 berlangsung. Sebab penerapan kebijakan karantina wilayah atau lockdown di banyak negara memaksa terhentinya aktivitas pertanian.

Sementara itu, Indonesia justru memiliki potensi sumber daya pertanian yang mempunyai nilai ekonomi tinggi yang belum dioptimalkan. Sehingga pertanian dapat menjadi bantalan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dan penyerapan tenaga kerja yang terdampak pandemi ini.

Apalagi, berdasarkan lapangan usahanya secara year on year terlihat bahwa pertumbuhan sektor-sektor yang memiliki kontribusi besar bagi PDB yaitu sektor industri dan sektor perdagangan juga mengalami perlambatan yang cukup dalam. Sektor industri dari pertumbuhan 3,54 persen yoy pada triwulan II tahun lalu menjadi -6,19 persen yoy pada triwulan II 2020.

Sektor Perdagangan

Hal yang sama juga terjadi pada sektor perdagangan dari tumbuh 4,63 persen yoy pada triwulan II 2019 sekarang -7,57 persen yoy di triwulan II 2020. "Artinya saatnya sektor pertanian untuk lebih dimaksimalkan lagi, agar bisa berkontribusi lebih besar lagi," ujarnya

"Ini peluang bagi kita, karena pasar ekspor akan semakin terbuka dan membutuhkan aneka produk pertanian berkaitan dengan pangan. Juga akan menambah tingkat penyerapan bagi tenaga kerja kita," imbuh dia. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP