Mario nekat sembunyi di ruang roda pesawat cuma ingin temui Jokowi

Namun polisi belum yakin dengan pengakuan Mario.

Mitra Ramadhan
Oleh Mitra Ramadhan - Reporter
Mario nekat sembunyi di ruang roda pesawat cuma ingin temui Jokowi
Mario penumpang gelap Garuda Indonesia. ©2015 Merdeka.com

Mario Steven Ambarita, seorang penumpang gelap nekat bersembunyi di ruang roda pesawat Garuda Indonesia (GA-177) jenis Boeing 737-800 mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta usai terbang dari Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, Selasa (8/4), ternyata punya tujuan khusus. Dia mengaku nekat melakukan hal itu karena ingin bertemu Presiden Jokowi.Saat turun di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Mario sempoyongan dan terjatuh. Dia langsung dievakuasi oleh petugas bandara setempat menuju ke Kantor Kesehatan Pelabuhan di Terminal 2F untuk mendapati perawatan secara intensif.Hal itu dilakukan, lantaran Mario mengalami pendarahan hebat pada kuping sebelah kiri. Setelah mendapat perawatan, Mario berangsur pulih dan langsung dibawa buat dimintai keterangan di Otoritas Bandara Soekarno-Hatta. Usai ke kantor Otoritas Bandara, Mario sempat dibawa ke Polres Bandara, tapi dikembalikan lagi ke kantor Otoritas Bandara lantaran mengaku masih pusing.Mario berusia 21 tahun itu nekat masuk melalui celah rongga yang ada di bagian roda pesawat Garuda Indonesia. Kepada polisi, Mario mengaku ingin datang ke Jakarta hanya buat bertemu Presiden Joko Widodo."Iya, menurut pengakuan sementara pelaku (Mario) dia nekat seperti itu untuk bertemu Presiden Jokowi," kata Humas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, AKP Sutrisna.Namun, Sutrisna mengaku akan terus menggali keterangan dari Mario jika kondisinya sudah membaik. "Akan terus kita gali keterangannya," ujar Sutrisna.

Rekomendasi