Iran
Berita Utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Berita Utama Lainnya
-
-
-
berita update Di Balik Kesepakatan Damai Iran-AS: Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir, Bahkan Membelinya
-
amerika serikat Iran Ungkap Kesepakatan Damai Berlangsung 60 Hari, Ancam Ambil Tindakan Jika AS Langgar Perjanjian
-
-
berita update Bikin Heboh, Mayat Membusuk Ditemukan di Bagasi Mobil Dekat Markas Latihan Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
-
-
amerika serikat Trump Klaim Kesepakatan AS-Iran Akan Ditandatangani Hari Ini, Selat Hormuz Siap Kembali Dibuka
-
abbas araghchi Menteri Luar Negeri Iran Ungkap Upaya Gagalkan Kesepakatan Teheran-Washington, Israel Jadi Dalang
Iran melakukan serangan terhadap tiga negara, yaitu Yordania, Bahrain, dan Kuwait.
Menurut Iran, AS melancarkan operasi pengelabuan (false flag) ke bandara Kuwait untuk kepentingan menjual senjata sistem pertahan udara.
Hal itu diungkapkan Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia melalui akun X resmi. Dalam akun tersebut terungkap alasannya.
Serangan terbaru dapat mengancam keberlangsungan gencatan senjata yang telah disepakati antara Amerika Serikat dan Iran sejak bulan April yang lalu.
Trump mengeluarkan peringatan tersebut untuk meredakan ketegangan yang terjadi dengan Iran.
Kemenangan ini diumumkan oleh Trump melalui sebuah telekonferensi.
Iran mengingatkan bahwa mereka akan memberikan respons yang lebih tegas jika Israel melanjutkan serangan mereka.
Laporan itu bertolak belakang dengan klaim sebelumnya dari seorang pejabat militer Israel.
Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi tiba di Teheran untuk melanjutkan upaya mediasi antara Iran dan Amerika Serikat, membawa proposal baru untuk memecah kebuntuan. Apa isinya?
Amerika Serikat dikabarkan akan memanfaatkan aset-aset Iran guna mendukung rekonstruksi dan kompensasi bagi sekutunya di Teluk Persia, memicu pertanyaan tentang kelanjutan konflik di Timur Tengah.