Pernah dibanggakan Sandi, OK OCE mart kini sepi ditinggal pembeli
Harga yang lebih mahal dari minimarket lainnya, membuat OK OCE mart ditinggal pembeli.
Jarum jam di tangan menunjuk tepat pukul 09.00. Namun, belum ada aktivitas yang terlihat di gerai OK OCE mart Jalan Warung Jati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan.
Area parkir masih sepi kendaraan. Pun pintu gerai masih terkunci rapat. Meski terkunci, gerai tidak ditutup rolling door layaknya toko-toko lainnya. Selain tak ditutup rolling door, kaca gerai nampak transparan dan terlihat jelas barang-barang yang ada di dalamnya.
-
Apa yang dibahas Anies Baswedan dan Sandiaga Uno? Menarik ya karena waktu kami sempat bermitra didukung partai Gerindra dan PKS saat itu, kita pernah berdiskusi tentang mendirikan partai,
-
Di mana Sandiaga Uno kuliah dulu? Beginilah potret lawas Sandiaga Uno saat masih mengenyam pendidikan di Amerika.
-
Siapa yang dibantu Sandiaga Uno di Pancoran? Sandiaga menyasar warga dan juga sekaligus merangkul lansia untuk budidaya lele.
-
Bagaimana Sandiaga Uno membantu warga Pancoran? Sandiaga langsung memberikan bantuan untuk mengembangkan potensi yang sudah ada. "Kita beri bantuan tambahan tiga kolam bioflok dengan diameter 200 cm, 2.250 bibit ikan lele dan pakan ikan hingga panen. Tentu juga kita beri pendampingan dan pelatihan budidaya ikan lele," sambung Sandiaga.
-
Apa yang dilakukan Sandiaga Uno di Pancoran? Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menggelar program 'Wirausaha Praktis Juragan Lele Lalap' (Julela) di Pancoran, Jakarta Selatan pada Sabtu (26/8/23).
-
Siapa yang menurut Sandiaga Uno paling berperan dalam menciptakan lapangan kerja di Jakarta? Menurut dia hal itu perlu disiapkan karena Jakarta sudah tidak lagi menjadi ibu kota. "Dan itu harusnya adalah pemberdayaan UMKM. Karena UMKM itu menciptakan 97 persen lapangan kerja kita," katanya, seperti dilansir dari Antara.
Baik sekuriti maupun tukang parkir tidak ada yang berjaga di sana. Padahal, posisi gerai yang menjorok ke dalam dan hampir luput dari pandangan pengendara maupun pejalan kaki yang melintas menjadikannya sasaran empuk bagi mereka yang berotak kriminil.
Merdeka.com memutuskan untuk menunggu hingga gerai dibuka. Berharap ada satu dua karyawan yang bisa dikonfirmasi soal nasib OK OCE mart kini.
Hingga jarum jam di tangan menunjuk ke pukul 11.00, gerai kebanggan bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno itu tak kunjung dibuka. Jangankan dibuka, satupun karyawan tidak menunjukkan batang hidungnya.
Akhirnya, merdeka.com memutuskan untuk bertanya ke warga sekitar.
Salah satu warga bernama Toni mengamini jika gerai tersebut sudah jarang beroperasi alias lebih sering tutup. Awalnya, OK OCE mart itu buka pukul 08.00 dan paling telat pukul 09.00 kemudian tutup hingga pukul 21.00.
Tak hanya itu, karyawan yang biasa melayani pembeli berjumlah dua orang. Sayang, aktivitas itu semakin lama makin menurun.
"Biasanya buka sekitar jam 8 atau jam 9 bukanya itu sampe Ashar, sekitar jam 4-an. Yang jaga ini juga satu orang, cuma yang jaga pertama dua orang sampe jam 9 malem jadi aplusan. Nah sekarang satu orang," kata Toni saat berbincang dengan merdeka.com di lokasi, Rabu (5/9).
Omongan yang santer beredar, kata Toni, yakni harga barang dagangan di OK OCE mart yang lebih mahal daripada minimarket lainnya, seperti Alfamart dan Indomaret. Faktor itulah yang membuat OK OCE mart perlahan ditinggal pembelinya.
OK OCE Mart Kalibata ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
Ia pun menyebut, selisih harga antara barang yang ada di OK OCE mart dengan tempat lain bisa mencapai Rp 500-Rp 1000. Salah satu yang pernah ia beli yakni seperti tissue dan juga kecap.
"Kalau tisu itu di pasar harga Rp 8.000-Rp 9.000 itu di situ (OK OCE mart) bisa Rp 12.000 atau Rp 11.000, pokoknya selisihnya itu bisa Rp 1000. Di situlah yang enggak diminati konsumen karena mahal," sebutnya.
Toni pun ingin agar seluruh harga yang ada di OK OCE mart bisa dapat lebih murah dari swalayan atau toko lainnya. Menurutnya, masyarakat memang sangat membutuhkan harga yang lebih murah.
"Seharusnya jual lebih miring, di bawah harga Alfamart kalau bisa. Gimana caranya, itu tergantung menejemen situ. Namanya pembeli kan mintanya pasti murah, ya enggak murah yang penting standar lah. Dulu aja ada chiki, yang di warung-warung harga Rp 1000, di sini Rp 1500. Gimana orang mau beli, orang beli sekali doang, mending beli ke warung (biasa) deket," bebernya.
"Kalau seandainya harganya itu rada miring kaya Alfamart selisih gope (Rp 500) saya rasa lari ke sini. Karena tetep nyari yang lebih murah," sambungnya.
Lantaran ditinggal pembeli, OK OCE yang biasa dijaga dua orang kini tinggal satu karyawan.
"Sekitar tiga bulanan ini lah yang jaga satu orang. Mungkin karena emang enggak nguber atau kurang gaji ya enggak tahu, rada sepian emang," ujarnya.
Selain harga yang tidak lebih murah dari minimarket lainnya, stok barang yang tidak komplit dan lokasi menjorok ke dalam menjadi faktor OK OCE mart di Kalibata ditinggal pembelinya.
"Ini juga sepi, ya mungkin agak ke dalem juga tempatnya sama harganya juga kurang miring lah, kurang murah yang jelas. Lagian juga kurang komplit," katanya.
Padahal, lanjut Toni, di masa kejayaannya, keadaan 180 derajat terjadi di OK OCE mart. Stok barang komplit, pembeli hilir mudik tiap harinya.
"Tadinya emang penuh awal pertama buka itu penuh. Beras ada, pokoknya penuhlah komplit. Nah mungkin orang itu pada dateng pertama ingin nyoba harga. Nah setelah dikalkulasi, oh ternyata harganya, akhirnya enggak dateng lagi, besoknya orang baru lagi. Jadi meretelin sendiri satu-satu gitu."
Setelah sepi pembeli, pedagang yang menitipkan jualannya pun perlahan menarik barang dagangannya. "Semenjak goyah, empat bulanan lalu lha, yang taruh dagangan udah mulai ditarik-tarikin," bebernya.
One Kecamatan One Center of Entrepreneurship atau biasa disebut OK OCE sendiri merupakan program andalan Sandiaga Salahuddin Uno ketika bertarung di Pilgub DKI berpasangan dengan Anies Baswedan. Sandiaga meyakini OK OCE mampu merangsang kaum menengah ke bawah bisa mandiri dengan membuka usaha baru.
Salah satu implementasinya yakni OK OCE mart. Pada masa keemasannya, OK OCE mart digadang-gadang Sandiaga bukti keberhasilan program pembinaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Hingga kini, sudah ada beberapa OK OCE mart yang dibangun di sejumlah titik Jakarta.
Baca juga:
Menengok kondisi OK OCE Mart Kalibata yang hampir bangkrut
Ini PR dan janji Sandiaga Uno di DKI yang belum terlaksana
Sandiaga resmikan toko daging OK OCE, per kilo dijual Rp 80 ribu
Klaim program OK OCE diminati warga, Sandi bakal tambah jumlah pendamping
Luncurkan program Smart Pasar, Sandi ingin OK OCE dan Pasar Jaya bersinergi
Launcing program OK OCE, Sandiaga bagikan 2.000 Alquran di Balai Kota