Kebiasaan Parkir Ini Dapat Merusak Transmisi Mobil, Simak Tips untuk Mencegahnya
Berikut adalah beberapa kebiasaan yang harus dihindari untuk menjaga kinerja transmisi mobil tetap optimal saat parkir
Mobil yang dilengkapi dengan transmisi otomatis, atau yang sering disebut matic, kini menjadi pilihan favorit bagi banyak pengemudi di area perkotaan. Walaupun mobil matic menawarkan kemudahan dalam berkendara karena tidak memerlukan penggantian gigi secara manual, ada beberapa kebiasaan saat parkir yang bisa merusak sistem transmisi kendaraan.
Berikut adalah beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari untuk memastikan kinerja transmisi mobil tetap optimal saat diparkir, yang dirangkum dari berbagai sumber pada Selasa (27/8/2024).
-
Kenapa mobil matic bisa kepanasan? Gesekan antara komponen roda gigi transmisi otomatis dan sirkulasi yang terus menerus dapat menyebabkan panas berlebih di dalam girboks jika tidak ada waktu untuk mendingin. Akibatnya, komponen transmisi bisa mengalami overheat atau kepanasan.
-
Apa makna dari kata "mobil" ? Kata "mobil" memiliki dua arti, yakni kendaraan dan kemampuan untuk bergerak dengan mudah.
-
Kenapa mobil matic susah dinyalakan? Biasanya, penyebab mobil yang sulit untuk distarter adalah karena aki yang soak, masalah pada sistem bahan bakar, atau kerusakan pada komponen starter.
-
Kapan mobil matic harus dipanaskan? Meskipun mobil matic tidak aktif dan sedang tidak digunakan, disarankan untuk tetap menjalankan pemanasan secara teratur.
1. Memindahkan Tuas Transmisi ke Posisi 'P' Tanpa Rem Parkir
Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan adalah mengalihkan tuas transmisi ke posisi 'P' tanpa terlebih dahulu menarik rem parkir. Metode parkir yang benar seharusnya dimulai dengan menarik rem parkir, lalu menggeser tuas transmisi ke posisi 'N' (netral), dan terakhir ke posisi 'P'.
Langkah ini penting untuk mencegah kerusakan pada komponen gearbox, karena bagian-bagian di dalamnya sangat rentan dan kita tidak ingin mengalami kerusakan akibat kesalahan dalam pengoperasian transmisi otomatis.
2. Menggunakan Posisi 'N' Saat Mesin Mati
Hal lain yang sebaiknya dihindari adalah menempatkan transmisi pada posisi 'N' ketika mesin dalam keadaan mati. Posisi 'N' seharusnya hanya digunakan saat mesin sedang menyala, sementara saat parkir, transmisi harus tetap berada di posisi 'P'.
Menempatkan transmisi pada posisi 'N' saat mesin mati dapat berisiko merusak transmisi, karena output shaft yang terhubung dengan as kopel tidak terkunci.
3. Menginjak Gas Saat Posisi Netral
Menekan pedal gas ketika mobil berada dalam posisi netral adalah kebiasaan yang sebaiknya dihindari. Tindakan ini dapat menyebabkan transmisi menjadi panas dan berpotensi merusak komponen gearbox.
Ketika terpaksa berhenti di jalan menanjak akibat kemacetan, hindari menekan pedal gas untuk menahan kendaraan, karena hal tersebut dapat menyebabkan transmisi panas. Sebaiknya, gunakan rem parkir dan geser tuas transmisi ke posisi 'N', lalu ke 'P' untuk menjaga agar transmisi tetap aman.
Tips Parkir yang Aman
Untuk menghindari kerusakan pada sistem transmisi kendaraan, berikut adalah beberapa saran untuk parkir dengan aman:
1. Cari Lokasi Parkir yang Aman
Pilihlah lokasi parkir yang stabil, tidak berada di area yang menurun atau menanjak. Ini bertujuan untuk mencegah mobil bergerak mundur atau meluncur ke bawah.
2. Posisikan Kemudi Lurus
Periksa agar kemudi tetap dalam posisi lurus untuk mencegah ketidakseimbangan pada kendaraan yang dapat membebani salah satu bagian. Menjaga posisi ban tetap lurus juga membantu dalam mengoptimalkan ruang parkir yang ada.
3. Aktifkan Rem Parkir Sebelum yang Lain
Pastikan untuk menarik rem parkir sebelum menggeser tuas transmisi ke posisi 'N' dan selanjutnya ke 'P'. Ini penting untuk mencegah kerusakan pada gearbox.