Dari anak Ahmad Dhani sampai anak Ahok kena fitnah di medsos
Dari anak Ahmad Dhani sampai anak Ahok kena fitnah di medsos. Al Ghazali mengaku kaget atas beredarnya foto editan yang ditunggangi muatan politis tersebut. Dia juga mengaku lupa foto aslinya dibuat kapan. Sebab banyak orang sering memintanya foto dengan pose tersebut.
Semakin berkembangnya teknologi membuat orang mudah mengakses internet kapan pun dan di mana pun. Namun, masyarakat harus cerdas dalam memilih bacaan apakah berita atau artikel tersebut asli apa kabar bohong alias hoax.
Di era saat ini banyak pihak tak bertanggungjawab menyebar kebohongan atau fitnah di media sosial demi mencari keuntungan. Bahkan, anak politikus juga menjadi korban fitnah di media sosial. Pada Maret 2016, Flfoto putra sulung Ahmad Dhani, Al Ghazali yang tengah memegang secarik kertas diedit oleh tangan jahil seseorang. Di atas kertas tersebut yang semula bertuliskan 'Happy 11th B'Day Kapanlagi.com WYATB' diedit menjadi 'Saya anak Ahmad Dhani saya pilih AHOK'. Sontak, Ahmad Dhani yang saat itu gencar ingin menjadi gunbernur DKI itu pun geram. Ia tak terima jika para pembencinya menyerang lewat buah hatinya bersama Maia Estianty tersebut. Pengacara Ahmad Dhani, Ramdan Alamsyah mengatakan pihaknya mendapati foto hoax tersebut dalam sebuah akun Facebook Gubernur Ahok Pilihanku. "Pastinya kami dapatkan dalam sebuah akun group di Facebook Gubernur Ahok Pilihanku di sini disebutkan seolah Al Ghazali memberi statement memilih Ahok dan bapaknya sinting. Gambar yang sudah diedit bernuansa fitnah dan menjatuhkan martabat keluarga," kata Ramdan di Jakarta. Al Ghazali mengaku kaget atas beredarnya foto editan yang ditunggangi muatan politis tersebut. Dia juga mengaku lupa foto aslinya dibuat kapan. Sebab banyak orang sering memintanya foto dengan pose tersebut. "Aku merasa kecewa banget kenapa bisa editan seperti ini bawa-bawa nama ayah itu mencela nama ayah. Aku sendiri juga enggak mungkin memilih Ahok. Kecewa banget kampanye hitam seolah mengadu domba ayah dan anak," ungkap Al Ghazali. Selain itu, anak calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga menjadi sasaran fitnah di media sosial. Foto putra sulung Ahok, Nicholas Sean diedit dan berisi imbauan agar warga Jakarta tak memilih ayahnya dalam Pilkada DKI tahun 2017. "Saya Nicholas Sean Putra, anak Cahya Purnama (Ahok). Kami sayang papa, kami ingin selamatkan papa agar tidak masuk penjara. Jadi tolong jangan pilih papa kami lagi jadi gubernur DKI. Kami sekeluarga serius. Kami lebih senang papa damai bersama kami di rumah. Sekali lagi kami mohon jangan pilih papa kami jadi gubernur DKI Jakarta. Terima kasih." Demikian tulisan yang beredar di foto anak Ahok itu. Nocolas pun dengan tegas membantahnya. "Saya tidak pernah mengatakan hal seperti itu," kata Nicholas. Nicholas menegaskan dirinya mendukung ayahnya untuk kembali menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Dia bahkan mengatakan siap berjuang untuk Ahok dan Djarot agar kembali berkiprah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. "Ayah saya adalah orang yang baik. Dan saya selalu memberikan dukungan untuknya. Perjuangan belum selesai," ujarnya.(mdk/rhm)