Punya Harta Rp1 Triliun, Deretan Bisnis Raffi Ahmad yang Bangkrut dari Kuliner Hingga Fesyen
Raffi Ahmad dilaporkan mengalami kesulitan dalam beberapa bisnisnya, namun informasi ini perlu diverifikasi lebih lanjut.

Raffi Ahmad, salah satu selebritas terkemuka di Indonesia, kini menghadapi tantangan dalam dunia bisnisnya. Berbagai sumber berita mengklaim bahwa beberapa usaha yang dijalankannya telah tutup atau bahkan mengalami kebangkrutan. Namun, penting untuk diingat bahwa informasi ini berasal dari banyak sumber dan belum tentu sepenuhnya akurat atau komprehensif.
Saat ini, Raffi Ahmad belum memberikan pernyataan resmi yang mendetail mengenai situasi bisnisnya. Meskipun ada laporan tentang penutupan beberapa usaha, hal ini tidak serta merta mencerminkan keseluruhan kondisi keuangan Raffi. Beberapa bisnis yang disebutkan dalam laporan tersebut termasuk usaha kuliner, fashion, dan mebel.
Di sektor kuliner, beberapa merek yang dijalankan Raffi Ahmad, seperti Mango Bomb, Gigieat Cake, Nagitoz, Bakmi RN, dan King Kong Snack, dilaporkan telah tutup. Bisnis-bisnis ini sebelumnya sempat populer, namun kini menghilang dari pasaran. Persaingan yang ketat dan perubahan tren kuliner yang cepat diduga menjadi penyebab utama penutupan tersebut.
Bisnis Kuliner Raffi Ahmad: Tantangan dan Penutupan
Bisnis kuliner yang dijalankan Raffi Ahmad memang pernah mencuri perhatian publik. Namun, seiring berjalannya waktu, beberapa dari usaha tersebut mengalami kesulitan. Merek seperti Mango Bomb dan Gigieat Cake, yang sempat menjadi favorit di kalangan pecinta kuliner, kini tidak lagi beroperasi.
Meski begitu, hingga saat ini Raffi Ahmad masih memiliki beberapa usaha kuliner lainnya yang tetap berjalan. Ini menunjukkan bahwa meskipun beberapa bisnisnya mengalami kesulitan, ia tetap memiliki potensi untuk bangkit kembali.
Bisnis Fashion dan Mebel yang Menghadapi Kesulitan
Selain di sektor kuliner, Raffi Ahmad juga terjun ke dunia fashion dengan merek RA Jeans. Sayangnya, bisnis fashion ini juga dilaporkan telah tutup, dengan penutupan beberapa gerai yang menandakan berakhirnya usaha tersebut. Penutupan ini menambah daftar bisnis yang mengalami kesulitan di bawah naungan Raffi.
Di sektor mebel, RANS Nusantara, yang merupakan salah satu usaha Raffi, kabarnya juga menghadapi masalah. Kerjasama dalam bisnis ini dikabarkan berakhir karena adanya perselisihan atau pecah kongsi. Situasi ini menambah tantangan bagi Raffi dalam mengelola portofolio bisnisnya.