10 Hewan Terpintar dan Cerdas di Dunia, Data Terkini 2024
Hewan terpintar dengan kecerdasan di atas rata-rata.

Hewan terpintar dengan kecerdasan di atas rata-rata.

10 Hewan Terpintar dan Cerdas di Dunia, Data Terkini 2024
Sering kali, manusia meremehkan kecerdasan alami hewan dan mengabaikan kapasitas otak mereka. Namun, hewan memiliki kemampuan intelektual unik yang esensial bagi kelangsungan hidup mereka di alam liar. Tanpa kecerdasan ini, hewan tidak mungkin mampu bertahan hidup. Misalnya, kemampuan mereka untuk mengingat rute dan penanda di habitat mereka memungkinkan navigasi yang aman dan pencarian makanan yang efektif.
Berkat kecerdasan mereka, hewan juga bisa mengembangkan strategi untuk menghindari dan mengelabui predator agar tidak tertangkap. Bahkan, beberapa hewan berikut ini menunjukkan kecerdasan emosional yang luar biasa.
Berikut adalah daftar hewan paling cerdas di dunia berdasarkan data terbaru pada 2024.

Burung Merpati
Merpati memiliki kemampuan menakjubkan dalam mengenali diri sendiri, mengidentifikasi orang dan tempat dalam periode waktu yang panjang, serta memahami huruf-huruf abjad Inggris dan membedakan antara individu dalam gambar.


Tikus
Meskipun otaknya kecil dan belum sepenuhnya berkembang, tikus memiliki pikiran dan struktur otak yang mirip dengan manusia. Mereka mampu menyelesaikan labirin, mengingat rute, dan menangani tugas-tugas kompleks dengan baik.


Burung Gagak
Gagak menunjukkan kemampuan taktik kelompok yang kompleks dalam pertempuran, termasuk manuver taktis dan kemampuan belajar berbicara serta memiliki ingatan yang kuat.

Gurita yang dipelihara menunjukkan tingkat kecerdasan yang luar biasa dengan kemampuan merencanakan pelarian dan memanipulasi objek di sekitarnya.
Mereka juga bisa melempar batu dan membuka wadah tertutup. Di alam liar, gurita bahkan dapat menyamar sebagai batu untuk bergerak tanpa terdeteksi oleh predator.

Babi
Babi memiliki 20 jenis suara komunikasi dan induk babi sering bernyanyi saat memberi makan anak-anaknya. Mereka menunjukkan respons terhadap emosi dan mengekspresikan empati, sebuah fitur yang langka di dunia hewan.


African Grey Parrots
Burung beo abu-abu Afrika mampu mempelajari ucapan manusia dan menguasai ratusan kata. Selain itu, mereka memahami konsep penalaran spasial, mengenali bentuk dan warna, serta mempelajari hubungan antara berbagai objek dan posisi relatif mereka.


Simpanse
Simpanse
Simpanse, yang memiliki 98% kesamaan DNA dengan manusia, berasal dari Afrika sub-Sahara. Mereka ahli dalam menggunakan dan mengimprovisasi alat dari bahan yang ada.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa simpanse dewasa mengajarkan bahasa isyarat kepada anak-anak mereka, yang merupakan fenomena menarik.

Gajah
Gajah
Gajah memiliki struktur sosial yang kompleks dan sering terlibat dalam ritual pemakaman serta merasakan duka jika kehilangan anggota keluarga.

Gajah juga menunjukkan perilaku altruistik, terkadang mengorbankan diri demi keselamatan kawanan atau anak-anak mereka.

Orangutan
Orangutan memiliki kemampuan menggunakan alat, mempelajari bahasa isyarat, dan menunjukkan struktur sosial yang kompleks dengan adanya ritual.

Di penangkaran, orangutan mampu menggunakan alat dan membangun struktur sederhana.

Lumba-lumba Hidung Botol
Lumba-lumba hidung botol tidak hanya mudah dilatih, tetapi juga memiliki kemampuan mengenali diri mereka di cermin, memahami tanda pada tubuh mereka, dan mengenali gambar di televisi.

Lumba-lumba menggunakan bahasa khusus untuk komunikasi internal dan dapat beralih ke "bahasa umum" ketika bertemu dengan lumba-lumba lain, serta berkolaborasi dengan manusia dan paus pembunuh palsu dalam perburuan.