Seputar Informasi Pencairan KIP Kuliah 2025, Dapat Diakses Lewat Situs Resmi.
Temukan informasi mengenai jadwal pencairan, syarat pendaftaran, dan langkah-langkah pendaftarannya di sini, beserta tautan ke situs resmi!

Sejumlah mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu kini tengah menunggu pencairan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk tahun 2025. Pencairan KIP Kuliah ini dinantikan tidak hanya oleh mahasiswa baru, tetapi juga oleh mereka yang telah terdaftar sebagai penerima sebelumnya. Pada tahun ini, KIP Kuliah akan dicairkan dalam dua gelombang, dengan masing-masing gelombang memiliki jadwal dan jumlah bantuan yang bervariasi tergantung pada lokasi kampus. KIP Kuliah merupakan bagian dari Program Indonesia Pintar (PIP) Pendidikan Tinggi yang bertujuan untuk membantu mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Program ini memberikan bantuan yang mencakup biaya kuliah serta biaya hidup selama masa studi mahasiswa.
Perlu dicatat bahwa KIP Kuliah 2025 memiliki jadwal seleksi yang berbeda dari jadwal seleksi masuk perguruan tinggi seperti SNBP dan SNBT. Berdasarkan informasi resmi, pencairan dana bantuan KIP Kuliah dijadwalkan mulai Maret 2025 untuk mahasiswa lama, sementara untuk gelombang berikutnya akan dilakukan pada Agustus. Pertanyaannya, kapan tepatnya pencairan tersebut akan dilakukan? Untuk informasi lebih lanjut, simak penjelasannya berikut ini.
Jadwal pencairan KIP Kuliah 2025 bagi mahasiswa angkatan sebelumnya
Mengacu pada informasi dari RRI, mahasiswa yang sebelumnya telah menerima KIP Kuliah akan mendapatkan bantuan ini dalam dua tahap yang berbeda sepanjang tahun 2025, sesuai dengan semester akademik yang sedang berlangsung. "Gelombang pertama pencairan dana KIP Kuliah dijadwalkan pada bulan Maret - April 2025 dan mencakup semester genap Tahun Ajaran 2024/2025 (mahasiswa aktif)."
Sementara itu, "gelombang kedua pencairan KIP Kuliah 2025 direncanakan berlangsung pada bulan Agustus hingga September 2025, bertepatan dengan dimulainya semester ganjil Tahun Ajaran 2025/2026." Dengan demikian, mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk menerima bantuan tersebut sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Jadwal pencairan dana untuk mahasiswa baru tahun 2025
Mahasiswa baru yang mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) harus memperhatikan jadwal pendaftaran dan seleksi agar dapat terdaftar sebagai penerima KIP Kuliah. Berikut adalah jadwal yang perlu diperhatikan:
- Jadwal Seleksi SNBP 202513 Januari hingga 18 Februari 2025: Registrasi akun SNBP untuk siswa.
- 4-18 Februari 2025: Pendaftaran SNBP.
- 18 Maret 2025: Pengumuman hasil SNBP.
- 4 Februari hingga 30 April 2025: Masa unduh Kartu Peserta SNBP.
- Jadwal Seleksi SNBT 202513 Januari hingga 27 Maret 2025: Registrasi akun SNPMB untuk siswa.
- 11-27 Maret 2025: Pendaftaran UTBK-SNBT.
- 11-28 Maret 2025: Pembayaran biaya UTBK.
- 23 April hingga 3 Mei 2025: Pelaksanaan UTBK.
- 28 Mei 2025: Pengumuman hasil SNBT.
- 3 Juni hingga 31 Juli 2025: Masa unduh Sertifikat UTBK.
- Jadwal Proses KIP Kuliah 20253 Februari hingga 31 Oktober 2025: Registrasi atau pendaftaran akun KIP-K.
- 1 Juli hingga 31 Oktober 2025: Seleksi KIP-K di perguruan tinggi.
- 1 Juli hingga 31 Oktober 2025: Penetapan penerima baru.
Mahasiswa baru yang berhasil lolos dalam seleksi dan terdaftar sebagai penerima KIP Kuliah akan mendapatkan pencairan sesuai dengan jadwal akademik masing-masing kampus. Biasanya, pencairan ini mengikuti semester ganjil yang dimulai pada Agustus 2025.
Bantuan KIP Kuliah 2025 ditentukan berdasarkan wilayah
Bantuan biaya hidup KIP Kuliah 2025 memiliki variasi jumlah yang berbeda, tergantung pada indeks harga lokal di wilayah masing-masing perguruan tinggi. Bantuan ini dibagi menjadi lima klaster yang ditentukan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
- Untuk klaster pertama, mahasiswa akan menerima bantuan sebesar Rp800.000 per bulan.
- Mahasiswa di klaster kedua akan mendapatkan Rp950.000.
- Sementara itu, klaster ketiga menerima bantuan sebesar Rp1.100.000.
- Klaster keempat mendapatkan Rp1.250.000.
- Terakhir, klaster kelima yang merupakan klaster tertinggi memperoleh bantuan sebesar Rp1.400.000.
Dana bantuan ini akan disalurkan langsung ke rekening mahasiswa dan diterima setiap semester. Jumlah yang diterima adalah hasil perkalian dari nominal yang ditentukan untuk periode enam bulan sebagai standar pencairan.
Untuk mengetahui status penerima KIP Kuliah 2025, silakan kunjungi situs resmi
Para mahasiswa yang telah melakukan pendaftaran dapat memeriksa status mereka sebagai penerima KIP Kuliah melalui situs resmi KIP Kuliah yang dikelola oleh Kemdiktisaintek RI. Situs ini menyediakan fitur untuk mencari informasi penerima dengan mudah.
- Langkah pertama dalam pengecekan adalah mengunjungi laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id.
- Setelah itu, mahasiswa perlu memilih menu "Cek Penerima" dan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebelum menekan tombol cari.
- Apabila mahasiswa terdaftar sebagai penerima, informasi mengenai dirinya akan ditampilkan. Sebaliknya, jika tidak terdaftar atau belum ada, akan muncul notifikasi yang menyatakan penolakan atau informasi bahwa proses seleksi masih berlangsung.
Syarat Pendaftaran
Syarat umum untuk mendaftar KIP Kuliah meliputi beberapa kriteria penting. Pertama, calon pendaftar harus merupakan lulusan SMA/SMK atau sederajat dari tahun 2023, 2024, atau 2025 yang telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang sudah terakreditasi. Selain itu, calon juga harus memiliki potensi akademik yang baik serta berasal dari keluarga yang tidak mampu. Kriteria ekonomi yang diperlukan mencakup kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari jenjang pendidikan sebelumnya, terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Program Penanganan Keluarga Ekonomi (PPKE) Desil 3, berasal dari panti sosial atau panti asuhan, atau memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari pemerintah setempat.
Untuk proses pendaftaran, berikut adalah langkah-langkah yang harus diikuti. Pertama, siswa perlu mengunjungi laman resmi KIP Kuliah. Setelah itu, masukkan NIK, NISN, dan NPSN, kemudian sistem akan melakukan validasi data sebelum memberikan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses yang diperlukan untuk menyelesaikan pendaftaran. Selanjutnya, pastikan untuk mencocokkan data yang telah Anda masukkan dengan informasi yang diberikan agar tidak terjadi kesalahan.
FAQ
1. Kapan KIP Kuliah 2025 akan dicairkan untuk mahasiswa yang sudah terdaftar? Pencairan dana KIP Kuliah dilakukan dua kali dalam setahun, yaitu pada periode Maret-April dan Agustus-September 2025.
2. Berapa jumlah bantuan yang akan diterima melalui KIP Kuliah 2025? Besaran bantuan yang diberikan berkisar antara Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulan, tergantung pada lokasi kampus masing-masing.
3. Bagaimana cara untuk memeriksa apakah saya termasuk penerima KIP Kuliah? Anda dapat melakukan pengecekan melalui situs kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan menggunakan NIK pada fitur "Cek Penerima".
4. Apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk memperoleh KIP Kuliah 2025? Syarat yang diperlukan meliputi latar belakang keluarga yang tidak mampu, dokumen resmi sebagai bukti, serta harus lolos dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
5. Kapan waktu pendaftaran untuk KIP Kuliah 2025 dibuka dan ditutup? Pendaftaran KIP Kuliah 2025 akan dibuka mulai tanggal 3 Februari hingga 31 Oktober 2025 melalui laman resmi KIP Kuliah.