Penyebab Gangguan Elektrolit dalam Tubuh, Bisa Sebabkan Kejang dan Serangan Jantung

Merdeka.com - Elektrolit adalah unsur dan senyawa yang terjadi secara alami di dalam tubuh. Mereka mengontrol fungsi fisiologis yang penting. Contoh elektrolit yang ada di dalam tubuh antara lain kalsium, khlorida, magnesium, fosfat, kalium, dan sodium.
Zat-zat ini hadir di dalam darah, cairan tubuh, dan urin. Mereka juga terdapat dalam makanan, minuman, dan suplemen yang dikonsumsi.
Gangguan elektrolit terjadi ketika kadar elektrolit dalam tubuh tidak seimbang, terlalu tinggi atau terlalu rendah. Keseimbangan elektrolit perlu dijaga tetap merata agar tubuh berfungsi dengan baik. Jika tidak, sistem tubuh vital dapat terpengaruh.
Ketidakseimbangan elektrolit dapat menyebabkan banyak masalah medis yang berbeda. Jika kondisinya parah, ketidakseimbangan elektrolit ini dapat menyebabkan beberapa masalah serius seperti koma, kejang, dan serangan jantung.
Mengetahui penyebab gangguan elektrolit akan membantu Anda untuk mencegah kondisi ini. Selain itu Anda juga perlu mengetahui apa saja gejala-gejala yang muncul ketika elektrolit dalam tubuh tidak seimbang.
Penyebab Gangguan Elektrolit
Berbagai faktor yang berbeda dapat menjadi penyebab gangguan elektrolit. Dilansir dari verywellhealth.com, setiap kali Anda kehilangan banyak cairan tubuh, Anda berisiko mengalami ketidakseimbangan elektrolit tertentu. Misalnya, saat berolahraga dalam waktu lama dengan banyak keringat dapat menjadi penyebab gangguan elektrolit. Muntah, diare, dan luka bakar parah juga dapat membuat cairan tubuh banyak berkurang, sehingga menyebabkan elektrolit jadi tidak seimbang.
Kondisi yang menyebabkan kelebihan air juga menjadi penyebab gangguan elektrolit lainnya. Misalnya, seseorang dengan gagal jantung kongestif lebih berisiko tinggi. Sebagai contoh lain, terkadang orang juga bisa mengalami ketidakseimbangan elektrolit saat mereka minum air dalam jumlah yang sangat banyak.
Penyebab gangguan elektrolit lainnya termasuk:
Masalah dengan hormon tertentu, seperti hormon antidiuretik (ADH), hormon paratiroid (PTH), atau aldosteron juga dapat menjadi penyebab gangguan elektrolit. Ini bisa dikarenakan adanya masalah di kelenjar pembuat hormon atau di bagian otak yang mengatur hormon.
Dalam beberapa kasus, asupan elektrolit yang buruk dari makanan dapat menyebabkan seseorang mengalami ketidakseimbangan elektrolit. Terkadang, tidak ada penyebab gangguan elektrolit spesifik yang dapat diidentifikasi untuk kondisi elektrolit yang tidak seimbang.
Gejala Gangguan Elektrolit
Setelah mengetahui penyebab gangguan elektrolit, ada baiknya kita mewaspadai gejalanya. Gejala gangguan elektrolit cukup variasi berdasarkan elektrolit yang terlibat, serta tingkat keparahan ketidakseimbangan. Bergantung pada situasinya, beberapa gejala potensial bisa berupa:
Namun terkadang, gangguan elektrolit tidak menunjukkan gejala yang terlihat sama sekali. Ini mungkin terjadi karena kondisinya ringan atau gangguan ini terjadi secara bertahap.
Tapi, ketidakseimbangan elektrolit juga dapat meningkatkan risiko komplikasi dan kematian pada orang yang sudah memiliki kondisi medis yang serius.
Cara Mencegah Gangguan Elektrolit
Sebelum melakukan pencegahan, mengetahui penyebab gangguan elektrolit perlu diperhatikan. Jika seseorang kehilangan banyak cairan, memberikan minuman yang mengandung elektrolit ekstra mungkin akan membantu. Misalnya, seorang anak yang kehilangan banyak cairan karena muntah atau diare bisa mendapat manfaat dari minuman elektrolit untuk membantu mencegah dehidrasi.
health.clevelandclinic.org
Anda mungkin juga mengenal minuman elektrolit yang sering diiklankan. Meskipun produk ini dapat menggantikan beberapa elektrolit dan cairan yang hilang saat berkeringat, banyak di antaranya juga mengandung gula yang cukup tinggi. Minuman ini mungkin akan berguna untuk bagi beberapa atlet ketika menjalani aktivitas dalam waktu lama.
Namun, air tetap menjadi satu-satunya hal yang dibutuhkan. Menghidrasi tubuh sebelum Anda memulai latihan adalah cara yang baik untuk mencegah gangguan elektrolit. Penting juga untuk dicatat bahwa minum terlalu banyak cairan — baik air atau minuman elektrolit komersial — juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit juga.
Mengonsumsi obat seperti yang telah diresepkan juga dapat membantu Anda mengurangi risiko gangguan elektrolit juga. Secara umum, mengambil langkah-langkah untuk mengontrol kondisi kesehatan yang mendasari dapat menurunkan risiko ketidakseimbangan elektrolit di masa yang akan datang. (mdk/ank)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya