3 in 1 dihapus, jarak tempuh Slipi-Semanggi butuh 40 menit

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba penghapusan 3 in 1 sejak Selasa (4/4) kemarin. Baru sehari uji coba ini dilakukan, ternyata langsung menimbulkan dampak kemacetan yang cukup signifikan di beberapa jalan protokol di Ibu kota.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengungkapkan, kemacetan tersebut berimbas memakan jarak tempuh 30 menit lebih lama dari biasanya.
"Lebih makan waktu 30 menit. Hasil pantauan sore hari di beberapa ruas jalan terjadi kepadatan, seperti TL Slipi ke Semanggi, waktu tempuh 40 menit, ini lebih lama," kata Budiyanto saat dikonfirmasi, Rabu (7/5).
Budiyanto mengungkapkan, dari Slipi ke Semanggi biasanya dalam situasi normal yakni saat diberlakukan 3 in 1 hanya menempuh waktu 5 menit hingga 10 menit.
"Situasi Sudirman-Thamrin juga relatif padat, karena saat 3 in 1 selama ini arus terpecah ke jalan lain, nah kemarin terkonsentrasi di Jalan Sudirman-Thamrin karena 3 in 1 tidak diberlakukan," jelasnya.
Selain jalur Slipi-Semanggi, lanjutnya, beberapa ruas jalan mengalami peningkatan volume arus yang mengakibatkan kemacetan imbas penghapusan 3 in 1, yakni Pancoran mengarah Semanggi, Jalan Antasari-Patimura-Sudirman-Thamrin, arah Tanah Abang mengarah Thamrin, serta Pakubuwono mengarah Pattimura.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya