Hakcer Anonymous adalah Kelompok Hacktivis Internasional, Ini Tujuannya

Merdeka.com - Dalam beberapa waktu terakhir, isu tentang keamanan data menjadi topik yang banyak diperbincangkan. Bukan tanpa alasan, masalah ini kian hari semakin banyak terjadi dan dialami masyarakat. Bahkan, tidak hanya soal peretasan laman media sosial milik perseorangan, tetapi juga peretasan yang melibatkan bocornya cakupan data pribadi yang lebih banyak dan luas.
Tentu ini menimbulkan keresahan tersendiri di masyarakat. Meskipun ramai dibahas dalam beberapa waktu terakhir, namun sebenarnya masalah peretasan bukan suatu hal yang baru. Isu ini sudah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu, salah satunya yang populer adalah peretasan yang dilakukan oleh kelompok Anonymous pada tahun 2008.
Hacker Anonymous adalah sekelompok orang yang dapat mencakup siapa saja, melakukan tindakan peretasan untuk tujuan tertentu. Setelah peristiwa peretasan situs Web Church of Scientology pada 2008, kelompok ini semakin mendapatkan perhatian. Beberapa orang banyak memuji Anonymous karena melakukan tindakan yang melawan keadilan.
Namun di sisi lain, kegiatan tersebut termasuk melawan hukum dan banyak dari mereka menghadapi tuntutan atas apa yang dilakukan. Sebagai isu umum yang semakin sering terjadi, maka penting bagi masyarakat untuk mengetahui siapa hacker anonymous, apa tujuan dibalik serangan yang dilakukan, dan bagaimana mereka melakukan peretasan.
Dari beberapa sumber, kami merangkum pengertian, tujuan, dan informasi lain tentang hacker Anonymous adalah sebagai berikut.
Siapa Hacker Anonymous?
Hacker Anonymous adalah sebutan untuk kelompok yang terdiri dari orang, bisa mencakup siapa saja, yang melakukan kegiatan peretasan untuk tujuan tertentu. Dengan kata lain, kelompok Anonymous ini tidak terbentuk secara jelas, sebab siapa saja bisa mengadopsi identitas Anonymous, selama melakukan peretasan secara rahasia.
Dalam perkembangannya, ada juga manifestasi dunia nyata dari gerakan Anonymous yang diwakili demonstrasi di seluruh dunia oleh pengunjuk rasa yang menggunakan topeng Guy Fawke. Tak heran, jika topeng ini sekarang menjadi ikon yang menutupi identitas para peretas Anonymous.
Orang-orang yang mengasosiasikan diri mereka dengan Anonymous menjalankan berbagai tindakan peretasan yang diinginkan. Mulai dari meretas suatu web, meretas data-data pribadi, hingga pemerintahan dan politik. Anggota kelompok ini bisa siapa saja, termasuk wanita, pria, Demokrat, Republik, muda, tua, dan orang-orang dari berbagai ras dan kebangsaan, di seluruh dunia.
Tujuan Hacker Anonymous
Setelah mengetahui bahwa hacker Anonymous adalah kelompok jaringan internasional yang melakukan peretasan, tentu muncul pertanyaan sebenarnya tujuan apa yang diinginkan oleh para Anonymous. Dalam hal ini, belum diketahui secara pasti tujuan khusus dari masing-masing peretas.
Namun secara umum, terdapat beberapa keinginan umum yang kerap menjadi dasar, seperti ingin memerangi sensor atau membuka suatu hal yang selama ini disembunyikan, mempromosikan kebebasan berbicara, hingga melawan kontrol pemerintah dan orang-orang kolektif dalam tindakan khusus yang merugikan rakyat.
Seorang aktivis internet menyebut bahwa satu prinsip dasar yang mungkin diangkat oleh para Anonymous, adalah “anti-penindasan”.
Dengan kata lain, masing-masing Anonymous mungkin memiliki tujuan atau alasan yang beragam dari tindakan peretasan yang dilakukan. Namun sebagian tindakan yang dilakukan sering kali atas dasar ingin mencari keadilan dan membela kaum-kaum yang lemah. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan aksi peretasan tersebut bisa didasari oleh alasan lain di luar itu.
Karena kelompok ini tidak memiliki bentuk dan struktur yang jelas, maka siapa saja yang ingin melakukan aksi peretasan biasanya diorganisir melalui dua jalur utama. Baik melalui koneksi atau siapa saja yang memiliki ide dapat memanggil orang lain untuk masuk ke grup obrolan dan mendiskusikan ide peretasan tersebut lebih lanjut.
Namun, ini bukan berarti setiap ide disetujui. Bahwa semua orang yang terkait dengan grup menyetujui setiap tindakan yang diambil dengan mengatasnamakan Anonymous. .
Bagaimana Mereka Melakukan Peretasan?
Setelah mengetahui bahwa hacker Anonymous memiliki tujuan yang beragam, terakhir akan dijelaskan bagaimana cara mereka melakukan aksi peretasan. Perlu diketahui, bahwa Anonymous dikenal giat dalam mengejar targetnya. Ini telah dikaitkan dengan beberapa peristiwa yang telah terjadi, seperti mogoknya server web, perusakan situs web, hingga terjadinya kebocoran informasi.
Misalnya, kelompok tersebut diduga menargetkan perusahaan keamanan komputer HPGary dan CEO-nya, mengklaim bahwa perusahaan tersebut akan mengungkapkan rincian anggota Anonymous kepada FBI. Pada saat itu, Anonymous diduga meretas situs web perusahaan, memposting pesan di situs webnya, mengunduh ribuan email dan mengambil alih akun Twitter CEO.
Pada tahun 2013, Anonymous menjadi terkenal ketika programmer berusia 26 tahun, Deric Lostutter, bekerja untuk mengungkap kasus pemerkosaan Steubenville. Pesan video awalnya menyerukan tindakan, mendorong pengambilalihan situs Web dan mengungkap email pribadi yang dilaporkan Rolling Stone dalam profil panjang insiden tersebut.
Grup ini juga menggunakan kemampuan tech-savvy untuk mempromosikan tujuan yang didukungnya.Anonymous bekerja dengan kelompok lain untuk membantu pemberontakan Musim Semi Arab, khususnya di Tunisia dan Mesir, untuk menjaga akses ke Internet terbuka untuk penyelenggara di lapangan. (mdk/ayi)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya