Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Anak Sering Menangis di Malam Hari dan Cara Mengatasinya, Perlu Diketahui

Penyebab Anak Sering Menangis di Malam Hari dan Cara Mengatasinya, Perlu Diketahui Ilustrasi anak menangis. ©shutterstock.com/Darren Brode

Merdeka.com - Penyebab anak sering menangis di malam hari penting diketahui setiap orang tua. Biasanya, ketika buah hati susah tidur acap kali rewel dan menangis dalam jangka waktu yang lama. Ada banyak penyebab anak sering menangis di malam hari yang perlu diperhatikan para orang tua.

Melansir dari Healthline, menangis adalah bentuk komunikasi bagi anak-anak. Jika tidak memiliki riwayat penyakit tertentu, menangis saat tidur merupakan kondisi normal yang umum dialami setiap anak atau balita. Maka dari itu, pastikan Anda tidak panik kerana bisa meningkatkan volume tangisan sang anak.

Penyebab anak sering menangis di malam hari bisa dipengaruhi beberapa faktor, seperti kamar tidur yang kurang bersih hingga adanya masalah kesehatan pada anak. Selain itu, ada sejumlah penyebab anak sering menangis di malam hari yang perlu diketahui para orang tua. Berikut penyebab anak sering menangis di malam hari yang merdeka.com lansir dari Healthline:

Penyebab Anak Sering Menangis di Malam Hari

ilustrasi anak menangis

©Shutterstock.com/ pavla

Anak yang sering menangis di malam hari acap kali membuat orang tua panik. Tidak hanya menangis, kadang Si Buah Hati juga rewel dan kerap membuat orang tua kebingungan karena tidak tahu keinginan anak. Berikut penyebab anak sering menangis di malam hari yang perlu diketahui orang tua, antara lain:

Anak Mengalami Kelelahan

Terlalu banyak melakukan aktivitas dapat membuat anak merasa sangat kelelahan. Kondisi ini biasanya memicu si buah hati kurang nyaman ketika harus beristirahat. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa memberikan pijatan ringan agar bisa menghilangkan rasa pegal yang dialami anak.

Digigit Serangga

Penyebab anak sering menangis di malam hari selanjutnya, yaitu digigit serangga. Nyamuk atau serangga lainnya bisa saja memasuki kamar tempat bayi tidur dan bahkan menggigitnya. Rasa sakit akibat gigitan serangga ini, bisa menjadi salah satu penyebab anak sering menangis di malam hari.

Kurang Sehat

Penyebab anak sering menangis di malam hari lainnya, yaitu merasakan sakit di salah satu bagian tubuhnya. Tangisan histeris secara tiba-tiba ini sangat mengganggu tidur si kecil. Oleh sebab itu, Anda perlu menenangkannya dengan cara memberikan pelukan dan usap-usap tubuhnya agar bisa tidur kembali.

Lingkungan Tidak Kondusif

Tak hanya sakit di bagian tubuhnya, lingkungan sekitar rumah yang tidak kondusif juga bisa menjadi penyebab anak sering menangis di malam hari. Pasalnya, anak-anak cukup sensitif dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Suhu ruangan yang panas, pengap, dan tidak nyaman dapat membuat si buah hati menangis histeris pada malam hari.

Untuk mengatasi keadaan tersebut, sebaiknya orang tua memastikan bahwa ruangan atau tempat tidur si buah hati benar-benar aman dan nyaman. Apabila sudah dipastikan baik, anak tidak akan terbangun dan menangis di tengah malam.

Mimpi Buruk

Salah satu penyebab anak sering menangis di malam hari yang paling umum adalah mimpi buruk. Saat mimpi buruk, anak-anak biasanya akan terbangun dari mimpinya karena takut. Hal inilah yang membuat anak sering menangis tengah malam dan merasa ketakutan.

Dalam kondisi tertentu, mimpi buruk yang dialami anak ini bisa memicu trauma, terlebih saat ia melihat sesuatu yang menakutkan sewaktu mimpi. Biasanya, kondisi ini terjadi ketika anak mengalami rasa lelah atau saat sedang sakit panas.

Cara Mengatasi Anak Sering Menangis di Malam Hari

ilustrasi anak menangis

©shutterstock.com/Darren Brode

Setelah mengetahui penyebab anak menangis di malam hari, orang tua juga perlu mengetahui cara penanganannya. Cara mengatasi anak menangis tengah malam tergantung dengan penyebabnya. Secara umum, berikut beberapa cara mengatasi anak menangis tengah malam yang dilansir dari Medical News Today:

1. Jangan biarkan anak terlalu lelah dan tetapkan waktu tidur rutin. Pastikan buah hati Anda mendapatkan jumlah tidur yang ia butuhkan.

2. Saat siang, ajak anak banyak bermain dan berbicara, kondisikan lingkungan agar terang dan tidak bising. Selain itu, beri makan yang teratur namun jangan makan terlalu malam.

3. Lakukan rutinitas yang menyenangkan dan menenangkan sekitar satu jam sebelum tidur. Beberapa aktivitas yang membuat anak merasa tenang antara lain mendengarkan musik, membaca, atau memandikannya dengan air hangat.

4. Memijat dan mengusap tubuh anak dengan lembut. Dengan begitu, anak akan merasa lebih nyaman dan tenang.

5. Memandikan anak dengan air hangat juga bisa membuat anak merasa lebih nyaman dan tenang.

6. Jangan sembarangan memberi anak obat tanpa saran dari dokter.

7. Sediakan kamar tidur yang nyaman bagi anak. Pastikan tidur di tempat yang bersih, tidak silau, gerah, atau juga dingin. (mdk/jen)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP