5 Cara Atasi Motor Oleng, Gampang-gampang Susah
Sebenarnya cara mengatasi motor oleng cukup mudah. Simak yuk!

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan motor menjadi oleng. Yuk, simak!

Menghadapi Motor Oleng, Tidak Semudah yang Dikira
Mengetahui cara mengatasi motor oleng saat berkendara merupakan hal yang sangat penting bagi setiap pengendara sepeda motor. Tidak stabilnya motor bukan hanya membahayakan pengendara, tetapi juga pengguna jalan lainnya.Motor yang tidak stabil dapat terjadi karena berbagai faktor seperti kondisi ban yang kurang baik, suspensi yang tidak seimbang, atau beban muatan yang tidak terdistribusi dengan baik.
Berikut ini adalah beberapa cara efektif untuk mengatasi motor oleng yang telah berhasil dirangkum dari berbagai sumber pada Minggu (14/7/2024).
Motor oleng disebabkan oleh faktor-faktor tertentu
1. Kerusakan Velg
Jika velg motor mengalami kerusakan seperti penyok atau bengkok, motor juga bisa terasa oleng saat dikendarai.
2. Kerusakan Komstir
Jika komstir rusak atau aus, motor dapat mengalami goyangan. Solusinya adalah menggantinya dengan komstir yang baru.

3. Peredam Kejut mengalami kerusakan
Untuk menghindari motor oleng, disarankan untuk mengganti minyak dan mengurasnya setiap 15.000 km perjalanan, karena kondisi peredam kejut yang terlalu empuk dapat menyebabkan masalah.
4. Mur-Mur mengalami kerusakan
Untuk mencegah motor goyang, penting untuk secara teratur memeriksa dan mengencangkan baut atau mur-mur yang kendur.
Bagaimana cara menyelesaikan masalah motor yang oleng?
1. Memperbaiki Velg
- Jika velg mengalami kerusakan, silakan menggantinya dengan yang baru.
- Jika kerusakannya tidak terlalu parah, lakukan penekanan pada bagian yang bengkok.
2. Memeriksa dan Mengencangkan Mur-Mur
- Lakukan pemeriksaan rutin pada kondisi stang, bearing roda depan dan belakang.
- Pastikan untuk mengencangkan baut atau mur-mur yang kendur menggunakan obeng.
Lakukan pemeriksaan pada Komstir
Apabila komstir mengalami kerusakan, gantilah dengan yang baru. Jika kerusakannya tidak terlalu parah, lakukanlah perbaikan kembali.
Lakukan pemeriksaan terhadap peredam kejut
- Jika terlalu empuk, minyak peredam kejut harus dikurangi atau diganti.
- Lakukan perawatan berkala setiap menempuh jarak 15.000 km.
- Untuk perbaikan yang lebih spesifik dan profesional, bawa motor ke bengkel yang tepercaya.