Analisis Teknologi e3 Platform yang Digunakan dalam Mobil Listrik Premium Denza
Platform e3 yang digunakan pada mobil listrik Denza merupakan inovasi yang signifikan untuk meningkatkan efisiensi, performa tinggi.

Platform e3 merupakan inovasi terbaru yang dikembangkan oleh Build Your Dreams (BYD) dan diterapkan pada sub-brand premiumnya, Denza. Terobosan ini diperkenalkan pada kuartal keempat tahun 2024 dan diadopsi oleh Denza Z9 serta Denza Z9GT. Dikatakan bahwa e3 Platform adalah langkah maju dalam meningkatkan efisiensi, performa tinggi, serta memberikan pengalaman berkendara yang lebih modern dan canggih.
"Dengan teknologi ini, kami menghadirkan performa tinggi, efisiensi energi, serta sistem kontrol kendaraan yang lebih canggih untuk pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman," ungkap Luther T. Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia di IIMS 2025. e3 Platform menggunakan sistem penggerak tiga motor independen, terdiri dari satu motor listrik di depan dan dua motor di belakang. Masing-masing motor dilengkapi dengan unit kontrol yang beroperasi secara mandiri untuk memberikan torsi optimal dalam berbagai kondisi berkendara.
Dengan arsitektur ini, kendaraan dapat menghadirkan akselerasi yang responsif dan presisi, serta meningkatkan stabilitas saat melaju di berbagai jenis medan. Teknologi ini juga terintegrasi dengan CTB (Cell-to-Body) yang menyatukan motor listrik dalam e-platform dengan Blade Battery, sehingga menjadi satu kesatuan pada struktur bodi mobil. Hal ini memungkinkan kendaraan memiliki rigiditas yang lebih tinggi serta efisiensi energi dan ruang yang lebih baik.
Pada model Z9GT, sistem ini dipadukan dengan Vehicle Motion Control (VMC) yang memberikan kendali penuh terhadap distribusi tenaga dan stabilitas kendaraan di berbagai kondisi jalan. Selain itu, kendaraan berbasis e3 Platform juga dilengkapi dengan centralized computing platform, yang memungkinkan pengendalian yang lebih pintar terhadap tiga motor listrik, steering belakang aktif, serta penyesuaian torsi dan sudut kemudi belakang secara independen. Semua data kendaraan terus diperbarui melalui OTA (Over-the-Air) updates, sehingga setiap fitur selalu dalam kondisi terbaru.
Dengan adanya dan integrasi e3 Platform, Denza memperkenalkan fitur e3 Parking yang memudahkan proses parkir di berbagai kondisi, baik di ruang parkir yang normal maupun sempit, dengan lebih cepat dan efisien. Ketika mode parkir diaktifkan, roda depan terkunci untuk menjaga stabilitas, sementara roda belakang bergerak secara mandiri ke arah luar. Mekanisme ini memungkinkan kendaraan untuk masuk ke slot parkir dalam satu gerakan tanpa perlu melakukan manuver maju atau mundur berulang kali untuk mendapatkan posisi parkir yang optimal.
Teknologi e3 Platform juga membantu pengemudi dalam mengontrol kendaraannya di jalanan licin. Teknologi ini telah diuji dalam low-adhesion road test, di mana kendaraan diuji di permukaan jalan dengan adhesion coefficient rendah yang berisiko menyebabkan kehilangan stabilitas. Dalam pengujian dengan radius putar 15 meter, Z9GT berhasil melaju stabil tanpa perlu melakukan koreksi arah berlebihan. Uji coba serupa dilakukan pada permukaan jalan dengan radius 66 meter dan variasi adhesion coefficient, dengan rasio terendah 0.35 hingga tertinggi 0.85.
Pada pengujian ini, Z9GT terbukti dapat berjalan dengan aman dan terkendali tanpa risiko oversteer atau understeer. Denza Z9GT juga telah menjalani uji Moose Test (uji maneuver darurat) dan memperoleh sertifikat resmi dari China Automotive Engineering Research Institute (CAERI), lembaga yang berwenang dalam penilaian standar keselamatan, kinerja, dan efisiensi kendaraan di China. Tes ini menunjukkan bahwa e3 Platform memungkinkan kendaraan untuk bermanuver dengan presisi tinggi di jalur sempit, di mana DENZA Z9GT mampu melaju stabil dan mencapai kecepatan maksimum 93.6 km/jam.
Salah satu keunggulan utama dari e3 Platform adalah kemampuannya untuk menjaga stabilitas kendaraan bahkan dalam kondisi ekstrem, seperti saat ban pecah pada kecepatan tinggi hingga 140 km/jam. Hal ini dimungkinkan berkat kombinasi teknologi Intelligent Driving System, DiSus Intelligent Body Control System, dan Vehicle Motion Control (VMC), sehingga kendaraan tetap dalam kondisi aman, terkendali, dan mampu mencari jalur pemberhentian yang optimal.
Teknologi modern lainnya
Selain e3 Platform, Denza juga terus berinovasi dengan mengembangkan teknologi canggih lainnya, yaitu Denza Pilot Divine Eye. Teknologi ini dirancang untuk diterapkan secara luas pada produk-produk mereka di masa depan. Denza Pilot Divine Eye dilengkapi dengan sistem yang mengintegrasikan 33 sensor pengemudian cerdas, termasuk dua sensor LiDAR, yang menghasilkan berbagai sinyal untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara. Kombinasi dari kamera berkualitas tinggi, radar gelombang milimeter, radar ultrasonik, dan sensor LiDAR memberikan pemahaman yang menyeluruh tentang situasi di sekitar kendaraan, sehingga meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi dalam berkendara.
Kamera berfungsi untuk menangkap gambar secara real-time, memungkinkan pengenalan rambu lalu lintas, kendaraan lain, pejalan kaki, dan berbagai rintangan. Radar gelombang milimeter dapat mendeteksi objek pada jarak jauh, sementara radar ultrasonik berfokus pada area terdekat. Terdapat dua unit sensor LiDAR yang ditempatkan di bagian depan Z9GT, yang memastikan deteksi objek lebih akurat dengan pemetaan yang lebih baik. Penempatan strategis sensor ini tidak hanya mengurangi koefisien drag, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam membaca kondisi sekitar kendaraan.
Denza Divine Eye juga dilengkapi dengan fitur Auto Highway Lane Change, Urban Autonomous Driving, dan Obstacle Avoidance. Fitur Auto Highway Lane Change memungkinkan pengemudi untuk menentukan kecepatan yang diinginkan dan berpindah jalur saat menghadapi kendaraan yang melaju lebih lambat. Di sisi lain, Urban Autonomous Driving memberikan pengalaman berkendara yang lebih pintar di perkotaan, membantu kendaraan berpindah jalur atau menghindar secara otomatis ketika mendeteksi kendaraan di depannya bergerak tidak sesuai jalurnya, sehingga mengurangi potensi kecelakaan.
Fitur Obstacle Avoidance memungkinkan kendaraan untuk mendeteksi rintangan seperti konstruksi jalan atau kendaraan yang tiba-tiba berhenti, serta menghindarinya dengan mengambil jalur alternatif yang lebih aman dan lancar. Selain itu, terdapat fitur tambahan seperti Remote Parking Assistant, Intelligent Navigation atau Navigate on Autopilot (NOA), Driving Monitoring System (DMS), dan Memory Parking, yang semakin meningkatkan pengalaman berkendara.