Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kepala BMKG Ungkap Dahsyatnya dan Keanehan Siklon Tropis Seroja yang Masuk ke Daratan

Kepala BMKG Ungkap Dahsyatnya dan Keanehan Siklon Tropis Seroja yang Masuk ke Daratan Banjir bandang di Flores Timur. ©AFP/JOY CHRISTIAN

Merdeka.com - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan siklon tropis seroja pada 2021 paling parah. Sebab kata dia sampai memasuki daratan.

"Siklon Seroja ini baru yang pertama kali benar-benar cukup dahsyat, karena masuk sampai ke daratan Ini yang tidak lazim," kata Dwikorita usai usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo melalui virtual, Selasa (6/4).

Dia membeberkan di Indonesia telah tercatat pada 2008 terdapat 10 siklon tropis. Kemudian pada 2010 hanya terjadi sekali, lalu kembali terjadi pada 2014.

"Jadi sekitar 2-4 tahun sekali, tetapi sejak 2017 itu setiap tahun selalu terjadi, setiap tahun," ungkapnya.

Sebab itu, hal tersebut kata dia perlu adanya evaluasi dari penyebab terjadinya siklon tropis yang terjadi pada 2021. Sebab dari hasil kesimpulan awal terdapat kaitannya antara kondisi tersebut dengan pemanasan global.

"Karena penyebabnya adalah, semakin panasnya suhu muka air laut yang tentunya laut itu tempat mengabsorpsi CO2 dan itu adalah dampak dari gas rumah kaca, bisa dirunut ke sana. Ini baru hipotesis ya. Tapi ada korelasi dengan peningkatan suhu muka air laut yang dipengaruhi juga oleh global warming," bebernya.

Sebab itu dia mengatakan mitigasi perlu dilakukan akibat adanya global warming. Jika tidak kata dia kondisi siklon akan terus terjadi setiap tahun.

"Jadi itulah yang perlu kita sadari bersama, global warming memang benar-benar harus dimitigasi. Kalau tidak, kondisi siklon ini akan menjadi kejadian rutin setiap tahun, menjadi hal yang normal. Ini yang harus kita antisipasi bersama," ungkapnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP