Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ribuan Karangan Bunga Banjiri Peresmian Graha Pena 98

Ribuan Karangan Bunga Banjiri Peresmian Graha Pena 98 Karangan Bunga Warnai PeresmianGraha PENA 98. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Ribuan karangan bunga membanjiri peresmian Graha PENA 98 di Jl Cokroaminoto 115 Menteng Jakarta Pusat, Minggu (19/2). Karangan bunga yang berisi ucapan selamat itu berjejer di sepanjang jalan Cokroaminoto hingga Rasuna Said.

Karangan bunga tersebut dikirim oleh Presiden, Wakil Presiden, Ketua Umum PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, menteri menteri, puluhan anggota DPR RI/ D lintas partai hingga Tommy Winata. Tidak kurang dari 120 kepala daerah baik Gubernur maupun Bupati juga tampak karangan bunganya.

Selain para pejabat, menteri dan tokoh politik ada juga karangan bunga dari perusahaan perusahaan swasta, BUMN seperti dari Dirut Pertamina, Komut BUMN PP, pribadi pribadi hingga kepala desa.

PENA 98 atau Persatuan Nasional Aktivis 98 didirikan tahun 2014 dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) salah seorang aktivis 98 yang saat ini menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Adian Napitupulu.

Adian mengatakan, bunga-bunga itu sesungguhnya bukan hanya untuk PENA 98 tetapi juga merupakan penghormatan pada seluruh aktivis mahasiswa yang dibunuh dan diculik serta seluruh mahasiswa dan rakyat yang bahu membahu berjuang pada proses Reformasi 25 tahun yang lalu.

"Bunga-bunga tersebut menjadi simbol harapan yang indah bagi Indonesia ke depan, Indonesia yang damai dan saling menghormati di tengah keberagaman dan tetap satu dalam banyak perbedaan," kata dia kepada wartawan, Minggu (19/2).

Dia menambahkan, banyaknya karangan bunga menyiratkan harapan banyak orang terhadap para aktivis PENA 98 untuk terus berjuang melanjutkan cita-cita dan semangat Reformasi. Ia pun mengucapkan terima kasih terhadap semua pihak yang telah mengirimkan karangan bunga tersebut.

(mdk/tin)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP